MAROS – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan yang terjaga bagi masyarakat terpencil dan rentan, Baitulmaal Muamalat melakukan distribusi rendang kaleng untuk warga di Dusun Cindakko, Desa Bonto Sumba, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Dusun Cindakko merupakan kampung adat yang berjarak tempuh 2 jam dari Kabupaten Maros menjadi wilayah tertinggal, terpencil, dan terluar di Sulawesi Selatan. Untuk menuju kesana, hanya bisa dilalui oleh sepeda motor trail atau motor bebek yang melewati jalanan berbatu, tanjakan terjal, serta medan yang semakin licin dan berlumpur jika musim penghujan tiba.
Lewat puluhan tahun, Dusun Cindakko masih jauh dari kata berkembang karena kondisi dan jarak tempuh yang sulit untuk dilalui. Hal ini berdampak pada sulitnya warga untuk mengakses pekerjaan yang layak untuk memenuhi kebutuhan gizi harian.
Menyadari permasalahan tersebut, Baitulmaal Muamalat melalui program “Pangan Untuk Dhuafa” telah menyatakan komitmennya untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat miskin dan rentan di pelosok Indonesia.
Berkolaborasi dengan Bank Muamalat, Baitulmaal Muamalat melakukan distribusi rendang kaleng untuk masyarakat Dusun Cindakko yang mayoritas berprofesi sebagai petani saat musim penghujan dan beralih profesi menjadi pencari madu serta produksi gula aren pada musim kemarau.
"Terima kasih kepada Baitulmaal Muamalat dan Bank Muamalat atas bantuannya. Alhamdulillah, akhirnya kami bisa merasakan nikmatnya rendang," ujar Daeng Ruma, salah satu tetua adat Cindakko.
Bantuan ini bukan sekadar makanan, tetapi juga wujud kepedulian terhadap masyarakat pelosok yang masih menghadapi keterbatasan akses dan sumber daya. Semoga program ini menjadi berkah dan membuka lebih banyak kesempatan untuk membantu masyarakat di pelosok Indonesia yang membutuhkan.
Tentang Baitulmaal Muamalat
Baitulmaal Muamalat merupakan Lembaga Amil Zakat yang secara resmi ditunjuk oleh Kementerian Agama untuk menghimpun dan menyalurkan ZISWAF. Dengan ini, Baitulmaal Muamalat terus berkomitmen untuk menjadi kepanjangan tangan bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan kebaikan.(*)