Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Yayasan Yasri Purwakarta Bentuk Generasi Qurani

H
HubaEditor: Huba
|08:32 WIB
Bagikan:
Yayasan Yasri Purwakarta Bentuk Generasi Qurani
WISUDA TAHFIZ: Ke-68 siswa yang mengikuti Wisuda Tahfiz Angkatan Ke-VII SDIT Cendekia saat berfoto bersama. ADAM SUMARTO/PASUNDAN EKSPRES

PURWAKARTA-Sebanyak 68 siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Cendekia Purwakarta mengikuti Wisuda Tahfiz Angkatan Ke-VII yang digelar di Bale Sawala Yudhistira Kompleks Pemkab Purwakarta, Sabtu (18/5).

Wisuda Tahfiz yang mengusung tema "Menggapai Ridho Allah dengan Menghafal Alquran" ini dibuka oleh Kepala Seksi Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta Asep Rahmatudin, M.Ag. "Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta memiliki misi bagaimana anak-anak Purwakarta memiliki wawasan yang luas terkait ilmu pengetahuan, memiliki skill dan karakter yang dibarengi kecerdasan spiritual sehingga menghasilkan generasi Qurani," kata Asep Rahmatudin.

Dirinya mewakili Dinas Pendidikan Purwakarta menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Yasri Purwakarta dan SDIT Cendekia Purwakarta yang fokus terhadap pendidikan Alquran bagi para peserta didiknya. "Mudah-mudahan para siswa yang mengikuti Wisuda Tahfiz Angkatan Ke-VII ini bisa menjadi pelita bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Purwakarta dan tumbuh sebagai anak yang berkarakter Alquran yang terbina iman, ilmu dan amalnya," ujarnya.

Senada disampaikan Ketua Dewan Pembina Yayasan Yasri Purwakarta DR. H. Agus Muharam, M.Pd. Disebutkannya, program tahfiz merupakan program unggulan yang diusung oleh SDIT Cendekia. "Kami mewajibkan setiap lulusan SDIT Cendekia minimal hafal satu juz, yaitu juz 30, dan target ini selalu terpenuhi. Ke depan, siswa juga diwajibkan menghafal minimal 100 hadist," ucap Agus Muharam kepada wartawan.

Dirinya pun mengapresiasi Kepala SDIT Cendekia beserta jajaran guru dan pembimbing tahfiz yang konsisten mampu menjalankan program Tahfiz dengan hasil yang sangat baik. "Siswa dengan hafalan terbaik mendapatkan reward berupa beasiswa," kata dia.

Ditemui di sela kegiatan, Kepala SDIT Cendekia Ade Syarifudin, S.Pd., menyebutkan, program tahfiz di sekolahnya itu sudah menjadi pembinaan setiap harinya. "Hafalan siswa setiap pekan diuji oleh ustaz atau ustazah yang menjadi pembimbingnya. Setiap pekan pula hafalannya terus bertambah hingga apabila sudah mencapai target, berhak mengikuti munaqosah yang digelar setahun dua kali," ujar Ade.

Munaqosah ini, lanjutnya, semacam uji publik untuk mengukur sudah sejauh mana hafalan siswa. Pengujinya pun dari lembaga quran atau bahkan dari MUI. "Nah, Wisuda Tahfiz ini adalah akumulasi dari dua munaqosah tersebut," ucapnya.

Ade juga menyebutkan pentingnya dukungan orang tua terhadap hafalan siswa. Jika di sekolah siswa menyetor hafalannya kepada ustaz atau ustazahnya, maka di rumah setor hafalannya kepada orang tuanya. "Sehingga pembinaan ini dilakukan dua arah, yakni di sekolah dan di rumah secara simultan. Adapun Wisuda Tahfiz ini bukanlah tahap akhir, melainkan gerbang awal menuju hafalan selanjutnya. Insyaallah, siswa tak hanya hafal Alquran tapi juga turut mengamalkannya," kata Ade.

Sementara itu, Ketua Panitia Wisuda Tahfiz, Ustaz Aman Wijaya, S.Pd., merinci ke-68 siswa tersebut terdiri atas satu siswa hafal juz 1, dua siswa hafal juz 26, 10 siswa hafal juz 29 dan 55 siswa hafal juz 30. "Adapun penghafal terbaik adalah Shafira Adya Pasha siswi kelas 4 yang sudah hafal 6 juz, yakni terdiri atas juz 30, 29, 28, 27, 26 dan juz 1. Kemudian, Patih Pratama Jamil dan Azka Muhammad Rayyan keduanya siswa kelas 6 dan keduanya sudah hafal juz 30, 29, 28, 27 dan juz 26," ujar Aman.

Lebih lanjut Aman mengatakan, para siswa tak sekadar menghafal tapi tahsinnya juga harus bagus. Setiap siswa juga memiliki "Buku Anak Soleh" yang harus diisi setiap hari untuk memonitor hafalan dan juga ibadah lainnya seperti salat wajib dan salat sunat. "Adapun untuk ustaz dan ustazah jumlahnya ada 10 orang dan itu sudah mencukupi untuk setiap tingkatan kelas. Bahkan salah seorangnya, yakni Ustazah Unaisah Haiqel Balweel merupakan hafizah 30 juz," ucap Aman.(add/sep)

Berita Terbaru

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Rekomendasi Wisata Subang untuk Wisatawan Asing, Yuk Eksplor!

Lifestyle22 menit lalu
Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline11 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle12 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional14 jam lalu
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional15 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle16 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional17 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline17 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline19 jam lalu