Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Alun-Alun Sangkala Buana, Dari Tempat Eksekusi yang Menakutkan Menjadi Destinasi Favorit

R
Rian AlfianEditor: Rian Alfian
|19:39 WIB
Bagikan:
Alun-Alun Sangkala Buana, Dari Tempat Eksekusi yang Menakutkan Menjadi Destinasi Favorit
Destinasi Favorit Alun-alun Sangkala Buana

PASUNDAN EKSPRES - Alun-Alun Sangkala Buana, yang terletak di depan Keraton Kasepuhan Cirebon, kini menjadi destinasi favorit warga Cirebon untuk menghabiskan waktu luang. Namun, di balik ramainya alun-alun ini, terdapat sejarah kelam yang pernah membuatnya menjadi tempat yang sangat ditakuti.

Pada zaman kolonial Hindia Belanda, Alun-Alun Sangkala Buana, yang saat itu dikenal sebagai Alun-Alun Kasepuhan, digunakan sebagai tempat eksekusi para narapidana. Hal ini terungkap dalam berita yang dimuat dalam koran Belanda De Avondpost edisi 5 Juni 1926.

Berita tersebut menceritakan tentang eksekusi mati seorang pria bernama Soetrisno, yang dihukum karena membunuh seorang opsir polisi. Eksekusi dilakukan di hadapan publik di Alun-Alun Kasepuhan, dan disaksikan oleh ribuan orang.

Suasana eksekusi digambarkan sangat mengerikan. Soetrisno dibawa ke alun-alun dengan kereta kuda, dan diikat pada tiang pancang. Algojo kemudian menembaknya dengan senapan, dan Soetrisno pun tewas seketika.

Eksekusi di Alun-Alun Kasepuhan bukan hanya terjadi sekali. Banyak narapidana lain yang dieksekusi di tempat ini, termasuk para pejuang kemerdekaan Indonesia.

Bagi masyarakat Cirebon pada masa itu, Alun-Alun Kasepuhan menjadi tempat yang sangat ditakuti. Mereka enggan untuk melewati alun-alun ini, terutama pada malam hari, karena takut bertemu dengan arwah para terhukum yang dieksekusi.

Namun, seiring dengan berjalannya waktu, Alun-Alun Kasepuhan mengalami transformasi. Pada tahun 2022, alun-alun ini direnovasi dan dipercantik. Kini, Alun-Alun Sangkala Buana menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh warga Cirebon dan wisatawan.

Di setiap sisi alun-alun terdapat gapura dengan susunan bata merah yang indah. Terdapat banyak pedagang dan permainan yang bisa dinikmati oleh pengunjung. Hampir setiap waktu, Alun-Alun Sangkala Buana tidak pernah sepi pengunjung.

Kisah kelam Alun-Alun Sangkala Buana kini menjadi bagian dari sejarah. Alun-alun ini telah berubah menjadi tempat yang menyenangkan dan penuh dengan keceriaan.

Meskipun begitu, sejarah kelam Alun-Alun Sangkala Buana tetap menjadi pengingat bagi kita semua tentang perjuangan para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia.

Berita Terbaru

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Jumat Bersih di Komplek CHR, Camat Ciater Dorong Kepedulian Lingkungan

Subang28 menit lalu
Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Pojokan 326: “Ini Duniaku”

Opini36 menit lalu
Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat2 jam lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline3 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional4 jam lalu
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline5 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga5 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline6 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline6 jam lalu