Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Pj Bupati Imran 'Pelototi' Serapan Anggaran Pemda Subang, Evaluasi Rutin Tiap Minggu

H
HubaEditor: Huba
|08:27 WIB
Bagikan:
Pj Bupati Imran 'Pelototi' Serapan Anggaran Pemda Subang, Evaluasi Rutin Tiap Minggu
RUTIN EVALUASI: Pj Bupati Subang, Dr. Imran secara rutin melakukan evaluasi mingguan terkait kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Subang. CINDY DESITA PUTRI/PASUNDAN EKSPRES

SUBANG-Penjabat (Pj) Bupati Subang, Dr. Imran secara rutin melakukan evaluasi mingguan terkait kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Subang. Langkah ini diambil guna memastikan percepatan serapan anggaran yang optimal.

"Setiap minggu kita evaluasi terkait dengan kinerja OPD. Artinya, jika kita harus melakukan pendampingan untuk percepatan, kita akan lakukan benar-benar untuk percepatan," ujarnya.

Menurutnya, evaluasi tersebut bertujuan untuk menemukan titik masalah yang menghambat serapan anggaran, serta menghindari tindakan saling lempar tanggung jawab. 

"Saya tidak mau saling lempar tanggung jawab. Yang satu menyalahkan ULP, kemudian yang satu menyalahkan bahwa belum ada usulan," tegasnya.

Imran menyatakan, bahwa mulai ada pergerakan dalam proses penyerapan anggaran dan berharap minggu ini akan ada perkembangan positif. 

"Kemarin itu saya pikir sudah mulai bergerak, sedang berproses dan mudah-mudahan minggu ini ada perkembangan," terangnya saat diwawancarai Pasundan Ekspres.

Tak hanya itu, Imran juga memberikan apresiasi kepada OPD dengan serapan anggaran tertinggi. 

"Kita akan beri apresiasi kepada OPD-OPD yang realisasinya bagus, yang dalam pemeriksaan BPK tidak banyak ditemukan temuan, dan yang indikator kinerjanya baik," jelasnya.

Dia menyebut, apresiasi tersebut akan diwujudkan dalam bentuk program atau tambahan anggaran pada tahun anggaran mendatang. 

"Tentunya pada tahun anggaran mendatang kita akan beri apresiasi mungkin dalam bentuk program atau tambahan anggaran," ungkapnya.

Dia mengatakan, setiap tahun sudah ada roadmap terkait dengan penyerapan anggaran. Namun, ia menekankan bahwa roadmap tersebut harus menjadi bagian dari keseharian Pemda Subang dalam eksekusi kegiatan maupun anggaran. 

"Saya pikir roadmap seperti ini sudah harus menjadi bagian keseharian Pemda Subang dalam eksekusi kegiatan maupun eksekusi anggaran. Ini yang saya lihat belum komit kepada apa yang sudah dibuat, makanya setiap minggu itu saya pantau terus terkait realisasi anggaran," pungkasnya.

Diketahui, hingga 15 Juli 2024, serapan anggaran di Kabupaten Subang baru mencapai 44,29% dari total anggaran yang dialokasikan. 

Tiga OPD dengan serapan anggaran terendah adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan persentase 11,1 persen, disusul oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan dengan serapan anggaran sebesar 22,7 persen, serta Dinas Pertanian dengan serapan anggaran sebesar 34,07 persen.

Sementara itu, untuk serapan anggaran tertinggi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menduduki peringkat pertama dengan persentase 95,2 persen, diikuti oleh Kecamatan Serangpanjang dengan 56,99 persen, dan Dinas Lingkungan Hidup sebesar 56,90 persen.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lowongan Kerja di Subang Oktober 2026: PT Handsomekovi Indonesia Buka Posisi Ini

Lifestyle18 menit lalu
Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Indonesia Jadi Negara dengan Pertumbuhan Orang Superkaya Tertinggi di Dunia, Ini Dia Daftar Negara Lainnya!

Lifestyle1 jam lalu
Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Wamen ATR/Waka BPN: Integrasi Data Hak, Tata Ruang, dan Nilai Tanah Jadi Kunci Tata Kelola Pertanahan

Nasional1 jam lalu
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Ramai Seruan Netizen Malaysia Boikot Produk Indonesia, Sejarah Lagu "Negaraku" Ikut Diungkit

Lifestyle1 jam lalu
Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Muncul Wacana Siswa Tak Otomatis Naik Kelas Mulai 2027, Ini Kata Mendikdasmen

Nasional1 jam lalu
Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Polres Subang Bedah Rumah Mak Datem di Cibogo

Headline1 jam lalu
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Subang Batch 6 Dibuka, Ada 3 Program Gratis!

Subang2 jam lalu
Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Agenda Internal jadi Alasan

Nasional2 jam lalu
7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

7 Pria Diduga Bawa Kabur Mesin ATM di India, Uangnya Rp90 Jutaan

Headline2 jam lalu