Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Awas! Modus Baru Pertalite di Sulap Jadi Pertamax.

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|20:10 WIB
Bagikan:
Awas! Modus Baru Pertalite di Sulap Jadi Pertamax.
Awas! Modus Baru Pertalite di Sulap Jadi Pertamax. (Sumber Foto Aliansi.co)

PASUNDAN EKSPRES- Kasus penyimpangan dan penipuan dalam pengadaan bahan bakar minyak (BBM) telah menjadi sorotan utama sejak Januari 2024.

DIT TIPIDTER Bareskrim Porli mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah ada 17 kasus yang berhasil diungkap.

Kasus-kasus ini menyoroti praktik penipuan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di beberapa wilayah, termasuk Karang Tengah Tangerang, Pinang Tangerang, Kebon Jeruk Jakarta Barat, dan Cimanggis Depok.

Modus operandi yang digunakan para pelaku penipuan ini cukup serupa. Mereka mengubah warna BBM jenis Pertalight agar menyerupai BBM jenis Pertamax.

Dengan melakukan ini, mereka dapat menjual BBM tersebut dengan harga yang lebih tinggi. Beberapa tersangka yang telah ditetapkan termasuk operator, manajer, hingga pengelola SPBU.

Penyimpangan ini terjadi dengan mencampurkan bahan berupa minyak subsidi Pertalight dengan pewarna hijau yang mirip dengan Pertamax.

Dengan demikian, komposisi BBM yang dihasilkan menjadi tidak sesuai dengan standar yang seharusnya. Misalnya, komposisi menjadi 1000 liter Pertalight dibandingkan dengan 10.000 liter Pertamax per pemesanan atau per Purchase Order (PO).

Hal ini menimbulkan kerugian yang cukup besar, tidak hanya bagi konsumen yang membeli BBM tersebut dengan harga yang seharusnya lebih murah.

Tetapi juga bagi negara karena mengakibatkan kerugian subsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi BBM bersubsidi.

Pihak terkait, baik dari kepolisian maupun dari pemerintah, diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap SPBU agar kasus-kasus penipuan semacam ini dapat dicegah.

Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara membedakan BBM asli dan palsu juga perlu ditingkatkan.

Dengan demikian, diharapkan ke depannya kasus-kasus penipuan dan penyimpangan BBM semacam ini dapat diminimalisir.

Sehingga masyarakat dapat melakukan transaksi pembelian BBM dengan lebih aman dan terhindar dari kerugian yang tidak diinginkan.

Berita Terbaru

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Polisi Razia Saritem Bandung, 21 Orang Terindikasi Positif Metamfetamin

Jawa Barat37 menit lalu
Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Bupati Reynaldy Resmikan Jalan Rancasari–Mariuk, Panjang 740 Meter

Headline1 jam lalu
Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Kanwil KemenHAM Jabar Sebut Prosedur Pendirian Gereja di Purwakarta Telah Sesuai Aturan

Headline1 jam lalu
Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Anggota Watimpres Rocky Gerung Sarankan Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ini Alasannya

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline3 jam lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga3 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline4 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline4 jam lalu
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle4 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle5 jam lalu