Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Kata Habib Jafar dan Yusril Fahriza Soal Perbedaan Pandangan Islam Menurut Muhammadiyah dan NU

I
Inessia Nabila MEditor: Inessia Nabila M
|14:28 WIB
Bagikan:
Ini Kata Habib Jafar dan Yusril Fahriza Soal Perbedaan Pandangan Islam Menurut Muhammadiyah dan NU
Habib Jafar dan Yusril Fahriza mengungkap soal beberapa perbedaan pandangan Islam menurut Muhammadiyah dan NU. (screenshot YouTube Deddy Corbuzier)

PASUNDAN EKSPRES - Habib Jafar dan Yusril Fahriza mengungkap soal beberapa perbedaan pandangan Islam menurut Muhammadiyah dan NU dalam sebuah podcast.

Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU) merupakan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia yang sangat berperan penting dalam sejarah Indonesia di masa lalu.

Namun, kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia itu kerap dibenturkan sebab terdapat beberapa perbedaan dalam mengamalkan ibadah serta kebudayaan yang dibawakan.

Hal ini pun menjadi pembahasan menarik dalam acara LOGIN bersama Habib Jafar dan Onadio Leonardo di channel YouTube Deddy Corbuzier dengan mengundang bintang tamu Yusril Fahriza yang merupakan komika yang juga bergabung dalam keanggotaan Muhammadiyah.

Habib Jafar mengungkap bahwa Muhammadiyah merupakan organisasi Islam yang pertama muncul di Indonesia pada tahun 1912 yang didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan, kemudian NU lahir pada tahun 1926.

Pendirian Muhammadiyah ini merujuk pada Surat Al-Ma'un dan berdasarkan pada filantropi dan amal usaha.

"Jadi, kalo Muhammadiyah itu awalnya lebih berfokus kepada kegiatan-kegiatan filantropi (sosial) dan pendidikan, intinya amal usaha," terang Habib Jafar.

Yusril sebagai anggota Muhammadiyah itu menjelaskan apa saja kegiatan-kegiatan yang dikembangkan Muhammadiyah sampai saat ini yang memiliki banyak manfaat bagi umat Muslim.

"Misal, kaya mendirikan rumah sakit, terus kampus, sekolah-sekolah itu kan Muhammadiyah banyak tuh. Kalo kampus ada sekitar 171, kalo rumah sakit 119," ucap Yusril.

Habib Jafar pun menceritakan bahwa dirinya pernah bertemu dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang dan mengaku sangat takjub bagaimana Muhammadiyah dapat membangun fasilitas umum seperti sekolah, kampus, hingga rumah sakit di berbagai wilayah Indonesia.

Lebih lanjut, Yusril Fahriza membeberkan juga perbedaan kebudayaan dalam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW antara Muhammadiyah dan NU.

"Karna kita love languagenya beda ya, jadi pemaknaan Maulid kalo di NU itu biasanya seremonial, kalo di Muhammadiyah cukup dengan menghadirkan apa yang menjadi amalan Rasul selama ini. Jadi, meneladani Rasul gitu, merayakannya itu dengan kita diingatkan kembali bahwa teladan kita ini adalah Rasulullah SAW," jelasnya.

Selain itu, Yusril juga menyampaikan ada perbedaan Muhammadiyah dan NU dalam hal budaya bersalaman dengan orang lain.

Hal ini membuat Onadio Leonardo sempat mempertanyakan kenapa ada perbedaan budaya salam antara kedua organisasi Islam terbesar di Indonesia itu.

"Karna kalau di Muhammadiyah itu dikenalnya dengan tidak mengkultuskan individu, jadi tidak ada individu yang dispesialkan, kalo di Muhammadiyah ya," katanya.

"Jadi, kalo konsep kyai, ustad dengan ustad ya salam-salaman biasa aja. Kalo di Habib (di NU) itu biasanya menghormati ustad itu karena ada keberkahan ilmu di dalamnya, makanya harus ada dihormati," sambungnya.

Namun, meski ada beberapa perbedaan pengamalan ibadah dan kebudayaan antara Muhammadiyah dan NU, Habib Jafar menegaskan bahwa kini mereka sudah terbiasa dengan perbedaan itu.

"Kalo Muhammadiyah dan NU sudah sangat terbiasa dengan perbedaan sehingga mereka sekarang sudah sangat terbiasa mengurai, bahkan sampai di tingkat bawah, di masyarakat awamnya pun, sudah terbiasa dengan perbedaan itu, walaupun ada masa-masa dimana perbedaan itu sempat jadi masalah bagi sebagian orang pengikut Muhammadiyah dan NU," tandasnya. (inm)

Berita Terbaru

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional31 menit lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional1 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle1 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat2 jam lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang2 jam lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle3 jam lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga3 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional4 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta5 jam lalu