Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Yuk! Lihat Gimana Cara Belanda Nguras Air Laut dengan Canggih!

H
Heru RamdaniEditor: Heru Ramdani
|13:34 WIB
Bagikan:
Yuk! Lihat Gimana Cara Belanda Nguras Air Laut dengan Canggih!
Yuk! Lihat Gimana Cara Belanda Nguras Air Laut dengan Canggih!

PASUNDAN EKSPRES- Belanda punya kisah unik soal geografinya yang bikin geleng-geleng kepala!

Bayangin, 27% wilayahnya ada di bawah permukaan laut, bahkan ada yang mencapai 6,7 meter lebih rendah.

Meski begitu, mereka nggak menyerah sama tantangan alam.

Malah, mereka berhasil melawan banjir dengan solusi inovatif yang bisa banget jadi inspirasi buat negara lain.

Kilas balik ke 1927, Belanda meluncurkan proyek besar bernama Afsluitdijk.

Bendungan super panjang ini dirancang untuk memisahkan Laut Wadden dari IJsselmeer, sambil menahan lautan yang terus mengancam wilayah Friesland.

Proyek ini jadi salah satu yang terbesar di dunia saat itu, dengan biaya yang nggak main-main.

Namun, semua itu demi keamanan rakyatnya. Keren banget, kan?

Buat membangun bendungan sepanjang ini, Belanda mendatangkan 27 kapal keruk yang kerja keras ngangkut material dari laut.

Terus ditumpahkan buat bikin permukaan bendungan stabil.

Setelah bertahun-tahun, akhirnya di tahun 1932, bendungan raksasa ini rampung.

Lautan yang tadinya mengancam berubah jadi danau, dan Belanda sukses mengamankan wilayahnya dari banjir tapi ceritanya nggak selesai di situ.

Belanda terus berinovasi. Mereka pakai kincir angin legendaris buat nguras air dari lahan-lahan basah.

Kincir-kincir ini bekerja tanpa henti buat memastikan air nggak kembali menenggelamkan tanah mereka.

Gak heran, Belanda dikenal juga sebagai negeri kincir angin.

Namun, bencana nggak bisa dihindari. Tahun 1953, banjir besar dari Laut Utara kembali menyerang, merendam 9% wilayah Belanda.

Tragedi ini bikin Belanda makin serius ngelindungin negaranya. Muncullah proyek Delta Works, sistem bendungan dan penghalang air yang canggih.

Salah satu yang paling terkenal adalah Bendungan Oosterscheldekering. Bendungan ini punya 62 pintu air yang bisa dibuka-tutup otomatis saat permukaan laut naik.

Pintu-pintu raksasa ini kuat banget, bahkan sebanding dengan berat Menara Eiffel!

Dengan teknologi yang mereka punya, Belanda terus memperbaiki sistem pengendalian banjirnya.

Mereka nggak cuma fokus bangun bendungan, tapi juga bikin stasiun pompa untuk ngontrol aliran air yang melewati pintu-pintu bendungan.

Sampai hari ini, Belanda berhasil mempertahankan wilayahnya dari ancaman banjir dan menjadi salah satu negara yang paling maju dalam urusan manajemen air.

Belanda benar-benar ngasih pelajaran penting buat kita dengan inovasi dan kerja keras, tantangan alam sebesar apa pun bisa diatasi!

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini1 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat3 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta3 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta3 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang4 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline4 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline5 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline5 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle7 jam lalu