Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Angka Inflasi di Subang Capai 2,11 Persen, Jojo: Ekonomi Daerah Masih Stabil

M
Muhammad FaisalEditor: Dede SM
|05:00 WIB
Bagikan:
Angka Inflasi di Subang Capai 2,11 Persen, Jojo: Ekonomi Daerah Masih Stabil
Aktivitas perdagangan bahan pangan di salah satu pasar tradisional Kabupaten Subang yang menjadi indikator pergerakan inflasi daerah, Desember 2025.(Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Subang mencatat inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) sebesar 2,11 persen pada Desember 2025, mencerminkan stabilitas ekonomi daerah di akhir tahun.

Angka tersebut ditunjukkan oleh kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 109,07 pada Desember 2024 menjadi 111,37 pada Desember 2025.

Kenaikan harga terjadi di hampir seluruh kelompok pengeluaran. Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya mencatat inflasi tahunan tertinggi sebesar 8,47 persen. Sementara itu, Makanan, Minuman, dan Tembakau menjadi kelompok dengan andil inflasi terbesar, yakni 1,15 persen.

Sejumlah komoditas utama mendominasi andil inflasi y-on-y, antara lain emas perhiasan (0,30 persen), daging ayam ras (0,17 persen), telur ayam ras (0,14 persen), dan kopi bubuk (0,11 persen).

Sebaliknya, beberapa komoditas justru memberikan andil deflasi tahunan, seperti bawang putih, tomat, minyak goreng, dan beras.

Untuk inflasi bulanan (month-to-month), Kabupaten Subang mengalami kenaikan 0,69 persen pada Desember 2025 dibandingkan November 2025. Komoditas yang paling berpengaruh terhadap inflasi bulanan antara lain daging ayam ras, cabai rawit, telur ayam ras, dan emas perhiasan.

Secara kelompok pengeluaran, inflasi tahunan tercatat pada Rekreasi, Olahraga, dan Budaya sebesar 3,20 persen, Pakaian dan Alas Kaki 3,13 persen, Makanan, Minuman, dan Tembakau 2,98 persen, Kesehatan 1,09 persen, Transportasi 0,91 persen, serta Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga 0,68 persen.

Adapun Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan mencatat inflasi terendah, hanya 0,06 persen, dan dinilai tidak memberikan andil signifikan terhadap inflasi daerah.

Akademisi Ekonomi STIESA Subang, Dr. Jojo, S.Pt., M.M., CAEF., C.MTr, menilai capaian inflasi Subang masih berada dalam batas wajar dan mencerminkan kondisi ekonomi yang terjaga.

“Inflasi Subang tahun 2025 tergolong sehat dan tidak bersifat struktural berbahaya,” ujar Dr. Jojo, Akademisi Ekonomi STIESA Subang.

Menurutnya, tekanan inflasi lebih banyak berasal dari sektor pangan dan jasa, bukan dari energi maupun transportasi.

“Tekanan utama inflasi berasal dari pangan dan jasa, dipengaruhi faktor permintaan dan musiman,” ujarnya kepada Pasundan Ekspres.

Meski kondisi makroekonomi relatif aman, Dr. Jojo mengingatkan adanya potensi dampak terhadap kesejahteraan kelompok rentan.

“Secara makro kita aman, namun dampak kenaikan harga pangan perlu diwaspadai, terutama bagi rumah tangga miskin,” tambahnya.

Ia mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam menjaga stok dan distribusi pangan, serta merekomendasikan agar kebijakan pengendalian tersebut terus dipertahankan guna menghadapi tantangan ekonomi 2026.(fsh/ded)

Berita Terbaru

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Update Timeline Program Maganghub Batch 3 Angkatan II 2026, Jangan Sampai Ketinggalan!

Nasional42 menit lalu
TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

TAUD Data 13 Massa Aksi yang Ditangkap Usai Demo Indonesia Sadar, Satu di Antaranya Anak di Bawah Umur

Nasional1 jam lalu
FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

FIF Fun Run Subang 2026 Digelar 7 November, Catat Agendanya!

Lifestyle2 jam lalu
Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Download Kalender 2027 Resmi Kemenag, Dilengkapi Libur Nasional dan Cuti Bersama

Lifestyle2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Perkiraan Jam Tanding Wakil Indonesia di Hylo Open 2026

Olahraga2 jam lalu
5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

5 Warna Cat Interior Rumah yang Hangat, Bikin Hunian Lebih Nyaman dan Estetik

Lifestyle3 jam lalu
Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Gandeng AGAVI Institute, Bapperida Buka Program Subang Youth Preneur 2026 Untuk Pelaku UMKM

Subang3 jam lalu
PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

PPN Pembalut Wanita Masih Dipungut, Wacana Pembebasan Belum Masuk Kajian

Nasional4 jam lalu
Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Penjelasan BPJS Kesehatan Soal Isu Penonaktifan PBI JK Untuk Desil Tertentu

Nasional4 jam lalu
Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Pidana Kerja Sosial Subang 2026 Mulai Diterapkan, Terpidana Jalani Hukuman di Panti Asuhan

Subang5 jam lalu