BUMDes Munjul Sejahtera di Subang Tanam Jagung Hibrida, Program Ketahanan Pangan di Area Seluas 5 Hektar

PASUNDANEKSPRES.ID - Program Ketahanan Pangan BUMDes Munjul Sejahtera Kecamatan Pagaden Barat mencoba menanam jagung hibrida di area seluas 5 ha. Dan hari ini mulai tanam perdana bersama petani penggarap setempat, Selasa (2/12/2025).
Menurut Ketua BUMDes Munjul Sejahtera Mahdi bahwa jenis yang ditanam kali ini adalah jagung hibrida jenis MACHO BISI 235, yang ditanam di lahan milik petani yang bekerjasama dengan BUMDes seluas hektar yang berlokasi di Sawangan.
Mengenai biaya produksi program tanam jagung ini, pihaknya belum bisa merinci karena baru memulai tanam perdana. Namun untuk hasil produksi nanti diprediksi dari luas tanam 5 ha tersebut akan menghasilkan sekitar 7 hingga 12 ton jagung.
"Biaya produksi nanti bisa dirinci jika sudah mendekati panen, sekitar tiga bulan kedepan, tapi kalau prediksi panen 7 sampai 12 ton," ujarnya kepada Pasundan Ekspres.
Selanjutnya, terkait harga jual jagung hibrida ini, berdasarkan standart pemerintah dikisaran angka Rp 5.400/kg pipil kering dengan kadar air sekitar 14 persen.
"Itu prediksi harga nanti ya, kalau harga hari ini di angka Rp 6400/kg kadar air 14 persen. Ya mudah mudahan saja nanti harganya naik," katanya.
Selanjutnya market penjualan jagung itu, pihak BUMDes sudah bekerjasama dengan perusahaan satu grup dengam Pokpan Bisi yang juga memproduksi benih jagung ini.
"Soal market kita sudah ada MuO dengan Pokpan Bisi, saat panen langsung diangkut," tuturnya.
Kepala Desa Munjul Unay mengapresiasi program Ketahanan Pangan BUMDes Munjul Sejahtera yang telah tanam perdana jagung hibrida, dan berharap hasilnya bagus serta menguntungkan BUMDes.
"Kalau BUMDes untung desa juga kan dapat PADes tambahan dari BUMDes," pungkasnya.(dan/ded)
