Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Derita Penyakit Syaraf Menahun, dr. Maxi Bantu Pengobatan Warga Tidak Mampu di Subang

D
Dadan RamdanEditor: Dede SM
|05:00 WIB
Bagikan:
Derita Penyakit Syaraf Menahun, dr. Maxi Bantu Pengobatan Warga Tidak Mampu di Subang
Yati warga Desa Binong Kecamatan Binong Kabupaten Subang nampak terkulai di atas kasur ditemani anaknya laki-laki, berutung Yati mendapat bantuan pengobatan dari pemilik Klinim Heapy Healty.(Dadan Ramdan/Pasundan EKspres)

PASUNDANEKSPRES.ID - Sakit tulang saraf kejepit sudah menahun, warga Desa Binong Kecamatan Binong dibantu pengobatanya oleh Ketua IDI Kabupaten Subang dr. Maxi.

Keluarga tersebut tinggal di rumah semi permanen tak Layak huni berdinding Papan GRC (Glassfiber Reinforced Cement), berukuran 4x5 meter di Desa Binong Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pasangan suami istri Ahmad dan Yati Hayati terlihat pasrah, dengan kondisi sakit yang dideritanya sejak setahun yang lalu.

Kondisi Yati Hayati dalam keadaan sakit sudah setahun itu, tak kuat berjalan hanya tergolek lemas di kasur ditemani anak laki laki semata wayangnya yang masih duduk di kelas 2 SMP.

Selain itu kehidupannya juga memperihatinkan, suaminya Ahmad hanya berjualan warung kecil yang modalnya tak seberapa, untuk menyambung hidup istri dan anak sekolah anaknya.

Kondisi penglihatan Ahmad pun yang terganggu membuat dirinya tak bisa bekerja dan tak bisa meninggalkan istrinya yang sudah tak bisa berjalan hanya terkulai lemas di kasur.

Ahmad menuturkan Istrinya sudah setahun sakit penyempitan saraf tulang belakang atau saraf kejepit itu, yang membuat istrinya tak bisa berjalan.

"Dulu pernah saat masih bisa jalan pernah menjalani pengobatan di RS PMC Pamanukan, namun belum ada tindakan medis hanya dikasih obat tahan nyeri saja," katanya kepada Pasundan Ekspres.

Menurut Ahmad, saat ini, sejak beberapa bulan ke belakang istrinya sudah tak menjalani pengobatan lagi ke Rumah Sakit akibat tak bisa berdiri dan jalan.

"Pengobatan di hentikan karena istri tak bisa jalan, kondisi penglihatan saya juga kurang normal jadi tak ada yang ngantar ke rumah sakit," tuturnya.

Rencananya, dalam waktu dekat istrinya akan kembali menjalani perawatan di Klinik Happy Healthy yang akan dibantu sepenuhnya oleh seorang dokter.

"Pak dokter Maxi akan membawa dan menjemput istri saya dengan ambulans untuk menjalani pengobatan.lebih lanjut," ucapnya.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Subang tersebut merasa tergugah ingin memberikan bantuan kepada perempuan berusia 45 tahun ini karena sakit saraf kejepit sehingga sulit berjalan, dan keseharian Yati hanya di atas kasur.

ASN yang menjabat sebagai Staf Ahli Bupati Subang Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut mengatakan, dari keterangan yang didapatnya, setahun Yati mengalami kesulitan berjalan.

"Ibu Yati mengalami sakit tulang belakang saraf kejepit, sehingga susah berjalan," ucap pemilik Apotek Happy Healthy Farma dan Klinik Happy Healthy, tersebut.

Yati sudah pernah berobat di Rumah Sakit Pamanukan Medical Center (PMC), namun karena sulit berjalan, sehingga akses untuk berobat terhenti. Untuk itu, diharapkan ke depannya bisa berlanjut untuk berobat.

"Peluang sembuh masih besar. Untuk itu, kita berharap ibu Yati melanjutkan pengobatan supaya bisa sembuh," tukasnya.(dan/ded)

Berita Terbaru

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta18 menit lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat33 menit lalu
Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Kecelakaan Tanjakan Abah Subang, Tronton Mundur dan Tabrak Mobil di Belakang

Subang1 jam lalu
Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle1 jam lalu
ADVERTISEMENT
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga1 jam lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional2 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta3 jam lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta3 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional4 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat5 jam lalu