Disparpora Kabupaten Subang Cetak Pemuda Pelopor

PASUNDANEKSPRES.ID - Disparpora Kabupaten Subang menggelar kegiatan Koordinasi, Sinkronisasi, dan Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Tingkat Kabupaten/Kota selama dua hari, 1–2 Juli 2026, di Subang Creative Center. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat karakter, kepemimpinan, dan peran aktif generasi muda sebagai pelopor pembangunan di Kabupaten Subang.
Pada hari pertama pelaksanaan, Rabu (1/7/2026), kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Disparpora Kabupaten Subang, Dra. Nenden Setiawati. Dalam kesempatan tersebut, Nenden mengatakan kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman generasi muda terhadap potensi besar yang dimiliki Kabupaten Subang sekaligus menyiapkan mereka menjadi bagian dari pembangunan daerah yang berkualitas.
Kegiatan ini diikuti puluhan pemuda dari berbagai organisasi kepemudaan, di antaranya Forum OSIS sekolah, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Subang, Paskibra, Pramuka, Mojang Jajaka (MOKA), hingga Generasi Berencana (Genre). Keberagaman peserta diharapkan mampu memperluas jejaring serta memperkuat sinergi antarkomunitas pemuda di Kabupaten Subang.
Disparpora Kabupaten Subang: Kegiatan Merupakan Bagian Layanan Bidang Kepemudaan
Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan Disparpora Kabupaten Subang, Iin Inderawati, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari layanan bidang kepemudaan yang bertujuan membentuk karakter dan kepemimpinan generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Menurutnya, selama dua hari pelaksanaan kegiatan para peserta mendapatkan berbagai materi penyadaran, salah satunya Sosialisasi Bahaya Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Materi tersebut diberikan agar para pemuda memahami dampak penyalahgunaan NAPZA terhadap kesehatan, kehidupan sosial, hingga konsekuensi hukum yang dapat ditimbulkan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh materi dari tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Sukarahayu bersama jajaran Polres Subang. Para narasumber memberikan edukasi mengenai berbagai jenis NAPZA, ciri-ciri penyalahgunaannya, dampak buruk yang ditimbulkan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan oleh pelajar, mahasiswa, maupun organisasi kepemudaan.
Selain mengenalkan berbagai bentuk NAPZA, peserta juga dibekali pengetahuan mengenai tanda-tanda awal penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar. Dengan bekal tersebut, para pemuda diharapkan mampu menjadi agen pencegahan sekaligus membantu mengarahkan teman atau rekan yang mulai terjerumus agar memperoleh penanganan yang tepat.
"Maka dengan bekal tersebut, para pemuda diharapkan mampu menjadi agen pencegahan sekaligus membantu mengarahkan teman atau rekan yang mulai terjerumus agar memperoleh penanganan yang tepat," ujar Iin kepada Pasundan Ekspres usai kegiatan, Kamis (2/7/2026).
Ia menjelaskan, peserta yang hadir sengaja dipilih dari berbagai organisasi kepemudaan agar dapat menjadi agent of change yang menyebarluaskan informasi dan edukasi kepada pemuda lainnya di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan itu, Disparpora juga memperkenalkan berbagai layanan bidang kepemudaan, termasuk layanan digital melalui website sebagai wadah komunikasi antara pemerintah dan generasi muda.
"Pemuda merupakan pelaku pembangunan sekaligus pelopor di lingkungan sekitarnya. Karena itu kami ingin mereka aktif berkolaborasi dengan pemerintah, memberikan masukan, serta menyampaikan informasi dan kebutuhan yang mereka hadapi. Melalui kolaborasi tersebut, Disparpora berharap lahir generasi muda Subang yang berkarakter, berdaya saing, serta mampu menjadi motor penggerak pembangunan di daerah," pungkasnya.(znl/sep)
