Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Fakta demi Fakta Terungkap Saat Dedi Mulyadi Temui Tersangka Pengeroyokan Terduga Maling di Subang

R
Rian AlfianEditor: Dobi Maulana
|13:10 WIB
Bagikan:
Fakta demi Fakta Terungkap Saat Dedi Mulyadi Temui Tersangka Pengeroyokan Terduga Maling di Subang
Fakta demi Fakta Terungkap Saat Dedi Mulyadi Temui Tersangka Pengeroyokan Terduga Maling di Subang

SUBANG – Fakta demi fakta terungkap saat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bertemu langsung dengan sejumlah warga yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap terduga pencurian sepeda motor hingga meninggal dunia di Kabupaten Subang.

Pertemuan tersebut membuka tabir kronologi kejadian yang selama ini hanya beredar dari cerita ke cerita. Di hadapan Dedi yang akrab disapa Kang Dedi Mulyadi (KDM) para tersangka mengakui secara terbuka peran masing-masing saat amukan massa tak terkendali.

Dalam dialog itu, KDM secara langsung menanyakan tindakan apa saja yang dilakukan para warga ketika emosi memuncak. Tanpa berkelit, mereka mengakui ikut melakukan kekerasan terhadap korban.

“Ada yang mukul wajah, ada yang menendang,” ujar Dedi menirukan pengakuan para tersangka, Minggu (8/2/2026).

Fakta paling ironis terungkap ketika diketahui bahwa salah satu tersangka merupakan pemilik sepeda motor yang dicuri. Rasa marah dan emosi sesaat membuatnya ikut terlibat dalam pemukulan terhadap terduga pelaku pencurian, yang pada akhirnya berujung pada kematian korban.

Kasus ini kemudian bergulir ke ranah hukum. Polisi menetapkan para warga tersebut sebagai tersangka penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Meski tidak dilakukan penahanan, status hukum mereka tetap melekat dan para tersangka diwajibkan menjalani wajib lapor.

Dedi Mulyadi menilai peristiwa ini sebagai pelajaran pahit bagi masyarakat, tentang bahaya tindakan main hakim sendiri. Menurutnya, kemarahan yang tidak dikendalikan dalam hitungan menit dapat berubah menjadi masalah hukum yang membayangi seumur hidup.

Ia menegaskan bahwa penegakan hukum harus diserahkan sepenuhnya kepada aparat, agar keadilan tidak berubah menjadi tragedi baru yang merugikan banyak pihak

Berita Terbaru

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Etika Bercanda di Media Sosial: Lucu Boleh, Tapi Jangan Sampai Menyakiti

Lifestyle4 menit lalu
PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

PBSI Beri Bonus untuk Tim Asian Games 2026, Leo/Daniel Diguyur Rp 1 Miliar

Olahraga13 menit lalu
Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Cara Cek Penerima PIP Oktober 2026 Pakai NISN, Ini Besaran Dananya

Nasional1 jam lalu
Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta2 jam lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional3 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat4 jam lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat4 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang4 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional5 jam lalu