Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Naik Sejak Maret 2025, Pemkab Subang Lakukan Kolaborasi Antar Daerah untuk Tekan Inflasi

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|11:46 WIB
Bagikan:
Naik Sejak Maret 2025, Pemkab Subang Lakukan Kolaborasi Antar Daerah untuk Tekan Inflasi
Foto bersama jajaran Pemkab Subang saat kolaborasi antar daerah tekan inflasi

SUBANG- Tren inflasi di Kabupaten Subang mengalami kenaikan sejak Maret 2025. 

Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik Subang, Pada April 2025 terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) Kabupaten Subang sebesar 1,25 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 110,05. 

Angka tersebut meningkat dibandingkan pada bulan lalu di angka 0,52 persen. Bahkan, kenaikan tersebut menjadi yang tertinggi sementara pada tahun 2025. Tren kenaikan inflasi ini dirasakan sejak bulan Maret 2025. 

Inflasi y-on-y tersebut terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,36 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar  2,35 persen; kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,56 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,31 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,92 persen; kelompok transportasi sebesar 0,28 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 1,87 persen; kelompok pendidikan sebesar 0,06 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,4 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,98 persen. 

Sedangkan kelompok yang mengalami deflasi y-on-y, yaitu: kelompok informasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,9 persen. 

Diketahui, tingkat inflasi month-to month (m-to-m) dan tingkat inflasi year-to-date (y-to-d) Kabupaten Subang bulan April 2025 masing-masing 0,74 persen dan 0,9 persen. 

Menurut Guru Besar Ilmu Manajemen, dosen Program Studi Doktor Manajemen Berkelanjutan Sekolah Pascasarjana Institut Perbanas, Steph Subanidja menjelaskan, secara umum, inflasi di tingkat sekitar 1-2 persen bisa dianggap stabil dan terkendali.

Inflasi yang tidak terlalu tinggi menunjukkan bahwa perekonomian tidak mengalami lonjakan harga yang drastis, yang dapat menimbulkan ketidakpastian. 

Maka dengan demikian, meskipun pada April 2025 terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) Kabupaten Subang sebesar 1,25 persen, merujuk pernyataan diatas bahwa angka tersebut masih dalan kategori stabil. 

Meskipun demikian, Pemkab Subang terus melakukan upaya untuk menekan laju inflasi di Subang, salah satunya menjalin kolaborasi antar daerah. 

Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Subang, H. Hidayat, memimpin koordinasi penyaluran komoditas pengendali inflasi dari Kabupaten Subang ke Kota Palembang yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati II, Kantor Bupati Subang, pada Kamis (15/05/2025). 

Dia memaparkan potensi Kabupaten Subang secara umum, mulai dari kondisi geografis, kekuatan sektor pertanian dan peternakan, hingga data demografi yang berkaitan dengan produktivitas masyarakat. 

Ia menyampaikan bahwa Kabupaten Subang memiliki kekuatan yang dapat dioptimalkan untuk kerja sama antar daerah. 

“Kami harapkan antardaerah saling menguatkan, sehingga petani kita lebih semangat dan tidak harus selalu bergantung pada pasar lain,” ungkap H. Hidayat. 

Ia juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi berkelanjutan, terutama dalam hal distribusi komoditas pangan strategis. 

Menurutnya, sinergi antardaerah dapat memperkuat ketahanan pangan dan menjaga stabilitas harga di pasar. 

Sementara itu, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Palembang, Isnaini Madani, berharap kunjungan kerja tersebut bisa membuka ruang diskusi yang lebih luas terkait strategi pengendalian inflasi dan distribusi komoditas.(fsh) 

Berita Terbaru

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Apa Saja Dokumen untuk Melamar Kerja di Pabrik? Ini Syaratnya

Lifestyle54 menit lalu
Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional11 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang11 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang12 jam lalu
ADVERTISEMENT
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang12 jam lalu
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang12 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional13 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang14 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional15 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle15 jam lalu