Puting Beliung di Subang Terjang Ratusan Rumah, Ini Cara Aman untuk Menghadapinya!

PASUNDANEKSPRES.ID - Angin puting beliung menyapu wilayah Kabupaten Subang pada Senin (17/11) sore hari.
Hujan lebat yang datang bersamaan dengan angin kencang menghantam permukiman warga di Kecamatan Cikaum, menyebabkan kerusakan cukup luas di tiga desa, yaitu Gandasari, Tanjungsari Barat, dan Tanjungsari Timur.
Puting Beliung di Subang Terjang Ratusan Rumah
Dilansir dari Republik, Selasa (18/11), total kerusakan mencapai ratusan rumah dengan tingkat kerusakan yang berbeda-beda. Berikut rinciannya:
- Desa Gandasari: 25 rumah rusak sedang hingga berat.
- Desa Tanjungsari Barat: 58 rumah rusak mulai dari ringan hingga berat.
- Desa Tanjungsari Timur: 27 rumah terdampak angin kencang.
Tak hanya rumah, angin puting beliung juga merobohkan pohon-pohon besar, menumbangkan papan reklame, serta merusak beberapa lampu penerangan jalan. Aktivitas warga sempat terhenti karena cuaca ekstrem yang datang begitu mendadak.
Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menyampaikan bahwa tim gabungan dari kepolisian, pemerintah kecamatan, BPBD, dan perangkat desa langsung turun ke lokasi begitu laporan diterima.
Beruntung, tidak ada korban jiwa. Namun, beberapa warga terpaksa mengungsi sementara karena rumah mereka tidak lagi aman untuk ditempati.
Puting beliung sendiri merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sulit diprediksi. Angin jenis ini bisa muncul tiba-tiba saat awan cumulonimbus terbentuk dan pertemuan udara menciptakan pusaran kuat.
Bencana ini berbahaya karena:
- Proses terbentuknya sangat cepat
- Anginnya mampu merobohkan bangunan dalam waktu singkat
- Material yang beterbangan dapat memicu cedera serius
- Hampir tidak ada tanda-tanda jelas yang bisa dilihat masyarakat sebelumnya
Karena itu, kewaspadaan dan pemahaman langkah antisipasi sangat penting.
Cara Aman Menghadapi Bencana Puting Beliung
Dilansir dari laman Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan warga saat angin puting beliung terjadi. Di antaranya:
- Amankan barang di luar rumah. Pindahkan barang-barang seperti jemuran, pot tanaman, atau kursi ke dalam rumah agar tidak terbang tersapu angin.
- Jika sedang berada di luar, segera cari tempat berlindung. Menutup pintu dapat mencegah tekanan angin merusak bagian dalam rumah.
- Memutus aliran listrik dapat mencegah korsleting atau percikan api yang berbahaya saat kondisi sedang tidak stabil.
- Jika angin bertiup sangat kuat dan kamu tidak punya tempat berlindung, kamu bisa jongkok, bungkukkan badan, dan dekap lutut dengan kedua tangan. Langkah ini bisa membantu mengurangi risiko terkena benda terbang. Hindari posisi telentang atau tengkurap, terutama jika hujan disertai petir.
- Saat berada di luar ruangan, hindari area yang memiliki pohon besar, tiang listrik, atau papan reklame yang rawan tumbang.
(ipa)
