Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Santri di Kabupaten Subang Naik 20 Persen

Z
Zaenal AbidinEditor: Dede
|05:30 WIB
Bagikan:
Santri di Kabupaten Subang Naik 20 Persen
Kepala Seksi PD Pontren Kemenag Subang, Drs. H. Hasanudin, M.M., saat memimpin apel di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang.(Zaenal Abidin/Pasundan ekspres)

PASUNDANEKSPRES.ID-Jumlah santri di Kabupaten Subang meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir. Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) Subang, total santri bertambah dari 10.000 pada 2023 menjadi 12.000 pada 2025, atau naik sekitar 20 persen.

Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kemenag Subang, Drs. H. Hasanudin, M.M, menyebut peningkatan tersebut mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap pendidikan berbasis pesantren.

“Artinya, setiap tahun ada penambahan sekitar 1.000 santri. Ini capaian menggembirakan bagi dunia pendidikan keagamaan di Subang,” ujarnya Kepada Pasundan Ekspres.

Hasanudin menjelaskan, tren kenaikan jumlah santri terjadi tidak hanya di pesantren besar, tetapi juga di lembaga pendidikan diniyah dan pesantren kecil di berbagai kecamatan.

Hal ini menunjukkan semangat masyarakat untuk memperkuat pendidikan agama kian tumbuh.

Menurutnya, kesadaran orang tua terhadap pentingnya pendidikan keagamaan menjadi faktor utama peningkatan jumlah santri.

Selain itu, dukungan pemerintah daerah serta program Kemenag turut memperkuat ekosistem pendidikan pesantren di Subang.

Program tersebut mencakup pendataan dan akreditasi pesantren, bantuan sarana dan prasarana, hingga pelatihan tenaga pendidik.

Langkah itu mendorong peningkatan kualitas serta minat masyarakat terhadap pendidikan pesantren.

“Kami ingin pesantren tidak hanya menjadi tempat belajar agama, tetapi juga tempat membentuk karakter dan keterampilan santri,” tambahnya.

Hasanudin berharap tren positif ini terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang.

“Semoga semakin banyak generasi muda yang memperkuat nilai keagamaan dan kebangsaan melalui pendidikan pesantren,” pungkasnya.(znl/ded)

Berita Terbaru

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

6 Fakta Kasus Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Headline42 menit lalu
Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Jadwal MotoGP Mandalika 2026 Hari Ini, Sabtu 10 Oktober: Kualifikasi hingga Sprint Race, Digelar Siang Ini

Olahraga1 jam lalu
Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Kabut Asap Sumatera Bikin Singapura Diselimuti Polusi, PSI Tembus 160 Jelang F1 GP 2026

Headline1 jam lalu
Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Bupati Subang Targetkan 2.100 Ruang Kelas Rusak Tuntas Diperbaiki

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

6 Promo Tanggal Kembar 10.10 di Subang, Siap-siap Berburu yang Hemat!

Lifestyle1 jam lalu
7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

7 Ide Aktivitas Weekend Hemat, Seru Bersama Keluarga Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle2 jam lalu
Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Rekomendasi Tempat Wisata Ramah Anak di Subang, Ada Berbagai Permainan Seru

Lifestyle3 jam lalu
Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat4 jam lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Headline4 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional12 jam lalu