Subang Wedding Festival 2025 Siap Digelar, Hadirkan 25 Vendor dan Hiburan Gratis Selama Tiga Hari

PASUNDANEKSPRES.ID — Pameran pernikahan terbesar di Kabupaten Subang kembali hadir.
Subang Wedding Festival 2025 akan berlangsung pada 5–7 Desember 2025 di Gedung Serbaguna Alfour, dan dibuka gratis untuk seluruh pengunjung.
Acara ini menjadi bagian dari rangkaian Subang Exploration Fair 2025 serta digadang sebagai ruang temu terbesar antara calon pengantin dan pelaku industri pernikahan di wilayah Subang dan sekitarnya.
Setelah sukses pada penyelenggaraan perdana tahun 2022, event ini kembali digelar dengan skala yang lebih besar.
Sebanyak 25 vendor pernikahan akan berpartisipasi, mencakup kategori dekorasi, wedding organizer, MUA, catering, dokumentasi foto dan video, hiburan, hingga penyedia layanan pendukung pernikahan lainnya.
Hiburan Nonstop dan Program Edukasi
Selama tiga hari, pengunjung dapat menikmati beragam pertunjukan seni dan musik pernikahan mulai pukul 15.30 hingga 22.00 WIB, menampilkan:
-
4 grup kesenian tradisional
-
11 penampil musik, termasuk band wedding, organ tunggal, dan DJ
-
11 MC profesional
Selain itu, event ini turut menghadirkan talkshow eksklusif bersama sejumlah vendor ternama yang membahas tren pernikahan 2026, tips menyiapkan pesta yang berkesan, serta kiat memilih layanan sesuai anggaran.
Sebuah fashion show MUA juga akan digelar untuk menampilkan tren riasan dan busana pengantin terbaru.
Subang Wedding Festival 2025 dapat dikunjungi tanpa tiket masuk. Pengunjung juga berkesempatan mendapatkan beragam hadiah melalui sesi quiz dan doorprize yang diadakan setiap hari.
Jadwal pameran:
-
5 Desember: 13.00–22.00 WIB
-
6–7 Desember: 10.00–22.00 WIB
Penampilan panggung:
-
5–7 Desember: 15.30–22.00 WIB
Kepala Dinas Disparpora Subang, Dra. Nenden Setiawati, M.Si, menyampaikan bahwa acara ini menunjukkan pertumbuhan sektor ekonomi kreatif di Subang.
“Event ini menjadi ruang bagi pelaku industri pernikahan untuk berkolaborasi dan meningkatkan kualitas layanan. Pemerintah Kabupaten Subang mendukung penuh kegiatan yang mendorong potensi ekraf lokal,” ujarnya.
Kabid Pemasaran Pariwisata Disparpora, Irwan Burhanudin, S.Pd., M.M., menambahkan bahwa pameran ini tidak hanya menjadi ruang pamer karya, tetapi juga sarana edukasi.
“Kami mengapresiasi penyelenggara yang memberi wadah bagi talenta lokal untuk menampilkan kualitas terbaiknya,” katanya.
Founder Subang Creative Hub, Adrianto Akbar, menekankan tujuan utama penyelenggaraan acara. “Kami ingin memudahkan calon pengantin 2026 menemukan vendor terbaik. Semua dapat diakses gratis, lengkap dengan hiburan dan talkshow,” jelasnya.
Ketua Pelaksana SWF 2025, Albi, mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan pameran yang relevan dengan tren 2026.
“Kami mengundang masyarakat, terutama pasangan muda, untuk datang dan merasakan langsung keseruannya,” ujarnya.
