TNI Buka Jalan Baru di Cupunagara Subang Sepanjang 1,5 Kilometer, Peroleh Dukungan dari Dinas PUPR

SUBANG-Pembangunan akses jalan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Desa Cupunagara Subang Kecamatan Cisalak, mendapat dukungan anggaran dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Subang.
Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Kabupaten Subang, Ruskanto, S.T., M.T., mengatakan anggaran pembangunan tersebut telah melalui proses pengusulan pada tahun sebelumnya dan kemudian diakomodasi dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Dinas PUPR.
Menurutnya, usulan pembangunan juga berkaitan dengan kebutuhan yang diajukan pemerintah desa untuk mendukung pembukaan akses jalan di wilayah tersebut.
“Pengusulan dilakukan pada tahun sebelumnya, kemudian diakomodasi dan dimasukkan ke dalam DPA PUPR. Pengajuan dari desa juga menjadi bagian dari proses tersebut,” kata Ruskanto saat diwawancara pada Sabtu (31/10/2026).
Pekerjaan jalan mencakup pembukaan akses sepanjang sekitar 1,5 kilometer. Jalur yang sebelumnya memiliki lebar terbatas akan dibuka dengan lebar sekitar empat meter, sementara bagian yang mendapatkan perkerasan direncanakan selebar tiga meter.
Selain pembukaan dan perkerasan jalan, pekerjaan tersebut juga mencakup pembangunan dua jembatan dan sembilan gorong-gorong.
Untuk tahap perkerasan, jalan menggunakan lapis pondasi agregat kelas B. Dengan konstruksi tersebut, jalan diharapkan dapat menunjang mobilitas warga, termasuk akses kendaraan menuju wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
Namun, Ruskanto menjelaskan bahwa perkerasan agregat berbeda dengan lapisan aspal. Pekerjaan yang direncanakan dalam program tersebut belum mencakup pengaspalan karena membutuhkan anggaran tambahan.
“Pengerasannya menggunakan lapis pondasi agregat kelas B. Jadi, belum sampai tahap pengaspalan,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa status jalan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam rencana peningkatan kualitas infrastruktur ke depan. Jalan tersebut merupakan jalan desa, sehingga peluang pembiayaan lanjutan perlu disesuaikan dengan kewenangan dan mekanisme penganggaran yang berlaku.
Peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran. Dengan akses yang lebih terbuka, masyarakat di Desa Cupunagara diharapkan memperoleh kemudahan mobilitas serta dukungan bagi aktivitas ekonomi sehari-hari.
Melalui program TMMD ke-130, pembukaan akses jalan tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan wilayah. Meski demikian, keberlanjutan peningkatan kualitas jalan tetap membutuhkan perencanaan dan dukungan anggaran lanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.(hdi/ysp)
