Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Tari Rangkuk Alu Dipilih sebagai Google Doodle Hari Ini, Mengapa Alasannya?

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|11:23 WIB
Bagikan:
Tari Rangkuk Alu Dipilih sebagai Google Doodle Hari Ini, Mengapa Alasannya?
Tari Rangkuk Alu Dipilih sebagai Google Doodle Hari Ini/foto via Screenshot pencarian Google

PASUNDAN EKSPRES - Hari ini, Senin (29/4/2024), Google, perusahaan mesin pencari online terkemuka, menampilkan Tari Rangkuk Alu sebagai Google Doodle. 

Tari ini merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia yang berasal dari Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Google menggambarkan Tari Rangkuk Alu dalam bentuk animasi, memperlihatkan seorang penari yang melompat-lompat untuk menghindari dua buah bambu yang bergerak.

BACA JUGA:Cara Akses WhatsApp di Android dan iPhone Tanpa Password, Yuk Simak Penjelasannya!

Alasan Tari Rangkuk Alu Jadi Google Doodle

Keputusan Google untuk memilih Tari Rangkuk Alu sebagai Google Doodle hari ini terkait dengan peringatan Hari Tari Sedunia yang jatuh pada tanggal 29 April setiap tahunnya. 

Google tidak menjelaskan secara rinci alasan pemilihan Tari Rangkuk Alu, namun perusahaan tersebut menyatakan bahwa doodle tersebut merayakan kesenian tersebut. 

Google menjelaskan bahwa Tari Rangkuk Alu sering dilakukan pada Bulan Purnama setelah panen sebagai cara bagi masyarakat untuk terhubung dengan budaya mereka. 

Animasi yang ditampilkan oleh Google menggambarkan gerakan melompati bambu yang bergerak, merepresentasikan kesenian tersebut.

Asal-Usul Rangkuk Alu

Tari Rangkuk Alu awalnya adalah permainan tradisional masyarakat Manggarai Flores, NTT. 

Seperti yang dikutip dari situs resmi Pemerintah Manggarai Barat pada senin 29 April 2024, permainan ini melibatkan pengaturan dan ayunan bambu yang menyerupai upaya untuk menjepit kaki pemain lainnya, yang dilakukan oleh beberapa orang pemain. 

Saat melompati bambu tersebut, para pemain menampilkan gerakan yang mirip dengan tarian. Gerakan ini kemudian dipadukan dengan irama musik dan lagu daerah untuk membentuk seni tarian yang khas.

Tarian ini sering ditampilkan setelah panen raya dan pada Bulan Purnama, menjadi ajang berkumpul bagi para remaja dan meramaikan acara tersebut.

Biasanya, tari ini dimainkan oleh lima orang, di mana empat orang bertindak sebagai pemegang dan penggerak bambu, sementara dua orang lainnya melompati celah-celah bambu untuk menghindari jepitan.

Cara Memainkan Rangkuk Alu

Proses menari Tari Rangkuk Alu memerlukan ketelitian, ketangkasan, dan gerakan kaki yang tepat. 

Untuk menari tarian ini, diperlukan minimal lima orang yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu mereka yang menggerakkan bambu dan yang melompati bambu. 

Salah satu dari pemain secara bergantian melompati bambu dengan memasukkan kaki ke dalam celah bambu dan melompat sesuai dengan irama lagu daerah yang dinyanyikan oleh semua pemain.

BACA JUGA:Peringatan Penting! Hindari Memasang Aplikasi Android Ini, Berpotensi Membobol Rekening

Alat yang dibutuhkan untuk permainan ini adalah empat buah bambu dengan panjang sekitar dua meter.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Kejutan Besar! AFC Umumkan Ranking Poin Liga Indonesia Masuk 5 Besar Asia

Olahraga20 menit lalu
209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

209 Menu dari 7 Merek Minuman Berlabel Nutri Level Kemenkes, Ini Daftarnya

Nasional38 menit lalu
Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Prakiraan Cuaca Subang Hari Ini, 27 Oktober 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Subang58 menit lalu
Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Eks Gubernur Bank Sentral Hongaria Ditangkap, Diduga Selewengkan Dana Rp14,7 Triliun

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Dana Karhutla Sumatera Selatan Tembus Rp200 Miliar, Bagaimana Transparansi dan Perlindungan Warga?

Nasional1 jam lalu
Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Angin Puting Beliung Terjang Padalarang KBB, Sejumlah Rumah Rusak hingga Pohon Tumbang

Jawa Barat1 jam lalu
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Ini Kata PN Jakpus

Nasional1 jam lalu
Festival Literasi Subang 2026 Tak Hanya Hadirkan Buku, Disarpus Dorong UMKM dan Pelayanan Publik

Festival Literasi Subang 2026 Tak Hanya Hadirkan Buku, Disarpus Dorong UMKM dan Pelayanan Publik

Subang1 jam lalu
Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak Mobil Sport McLaren Rp137 Juta, Segini Harganya di Indonesia!

Mekanik di Tangerang Kaget Ditagih Pajak Mobil Sport McLaren Rp137 Juta, Segini Harganya di Indonesia!

Nasional1 jam lalu
Pelaku Penyerangan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

Pelaku Penyerangan Bobotoh di Bogor Ditangkap, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

Nasional1 jam lalu