Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

12 Makam Keramat di Bandung Barat: Destinasi Ziarah Spiritual yang Sarat Sejarah dan Nilai Religius

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|16:30 WIB
Bagikan:
12 Makam Keramat di Bandung Barat: Destinasi Ziarah Spiritual yang Sarat Sejarah dan Nilai Religius
Makam keramat di Bandung Barat, pusat ziarah religius dengan nuansa sejarah dan keheningan alam. (Foto: Tribun Jabar)

PASUNDANEKSPRES.ID – Kabupaten Bandung Barat tidak hanya dikenal dengan panorama alamnya yang menawan, tetapi juga menyimpan jejak spiritual mendalam melalui berbagai makam keramat yang tersebar di wilayahnya.

Dikelilingi pegunungan, sawah hijau, dan udara sejuk, tempat-tempat ini menjadi pusat ziarah religius yang memadukan unsur sejarah, budaya, dan spiritualitas Islam di tanah Sunda.

Menjelang tahun 2025, tradisi ziarah ke makam keramat di Bandung Barat semakin digemari, bukan sekadar untuk mencari berkah, tetapi juga sebagai bentuk refleksi diri dan penghormatan terhadap tokoh-tokoh yang berjasa dalam penyebaran Islam dan perjuangan rakyat Sunda di masa lampau.

12 Makam Keramat di Bandung Barat

Berikut adalah 12 makam keramat di Bandung Barat yang paling dikenal dan sering dikunjungi masyarakat.

1. Makam Syekh Maulana Muhammad Syafei (Pangeran Raja Atas Angin)

Terletak di Desa Cijenuk, Kecamatan Cipongkor , makam ini memiliki suasana sunyi dan teduh, dikelilingi pepohonan rindang serta pagar sederhana.

Di sekitar makam utama terdapat pusara istri dan dua putrinya, menambah nuansa kekeluargaan spiritual.

Syekh Maulana Muhammad Syafei merupakan keturunan kesembilan dari Sunan Gunung Jati dan Sultan Ageng Tirtayasa , sekaligus pelopor dakwah Islam di wilayah Jawa Barat.

Dikenal memiliki karomah bisa muncul di beberapa tempat sekaligus, beliau dijuluki Pangeran Raja Atas Angin .

2. Makam Embah Dalem Jagat Sakti

Berada di Kampung Parakansalam, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat , makam ini berada di area TPU dengan pagar besi tua dan suasana mistis.

Tanah serta air di sekitar makam dipercaya memiliki nilai spiritual tinggi dan sering digunakan dalam ritual adat Sunda.

Embah Dalem Jagat Sakti adalah panglima perang Umbul Kahuripan Kaadipatian Ukur pada tahun 1620, terkenal dengan keahlian ilmu hitung, perbintangan, dan kesaktian.

Situs ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya Kabupaten Bandung Barat melalui SK Disbudpar No. 430/KEP.012-DISBUDPAR/2016.

3. Makam Mama Eyang Rende (Kiai Ahmad Zakariyya)

Berlokasi di Kampung Rende, Desa Rende, Kecamatan Cikalongwetan , makam ini bersebelahan dengan rumah kayu sederhana sang wali.

Mama Eyang Rende dulunya adalah penjual aci yang berubah haluan menjadi ulama besar setelah menimba ilmu agama ke berbagai pesantren di Cirebon dan Pekalongan.

Beliau dikenal sebagai Wali Athfal atau wali anak-anak yang memiliki karomah luar biasa dalam mendidik santri. Wafat pada tahun 1939, makamnya kini menjadi destinasi ziarah religius masyarakat sekitar.

4. Makam Prabu Lingga Wesi dan Prabu Lingga Wastu

Situs ini tersembunyi di Dusun Linggawastu, Desa Cinanggerang, Kecamatan Pamulihan , berbatasan dengan Sumedang. Dikelilingi hutan dan pohon besar, suasana di sini sangat sakral.

Kedua tokoh ini dipercaya sebagai pelindung spiritual kerajaan Sunda kuno dan penjaga keseimbangan alam. Banyak peziarah datang untuk bermeditasi dan memanjatkan doa agar diberi ketenangan batin.

5. Makam Eyang Prabu Jaya Keraton

Terletak di pedalaman Gunung Halu, Kecamatan Cililin , makam ini dikenal sebagai tempat leluhur suku Kasepuhan Sunda. Prabu Jaya Keraton diyakini pendiri perkampungan pertama di wilayah Gunung Halu.

Situs ini menjadi titik awal sejarah spiritual masyarakat Sunda, tempat di mana budaya adat dan Islam berpadu. Suasana alami dan sepi membuatnya sering dijadikan tempat meditasi atau tapa brata .

6. Makam Gantung Prabu

Makam ini unik karena terletak di tebing dengan batu nisan yang tampak menggantung, berada di Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat .

Menurut legenda, makam ini berkaitan dengan Prabu Siliwangi atau tokoh kerajaan Sunda lain yang memiliki karomah tinggi.

Makam Gantung melambangkan hubungan antara dunia manusia dan alam gaib, sering diziarahi untuk meminta perlindungan dari bahaya.

7. Makam Keramat Gunung Kuda (KH. Rd. Muhammad Nur Sholeh)

Berlokasi di Desa Margalaksana, Kecamatan Cipeundeuy , makam ini berada di lereng gunung dengan suasana hening dan udara dingin. KH. Rd. Muhammad Nur Sholeh dikenal sebagai ulama penyembuh dan pendiri pesantren kecil di Ciroyom.

Peziarah percaya bahwa angin kencang di sekitar makam adalah tanda keberkahan dan karomah beliau. Tempat ini juga kerap digunakan untuk berdoa memohon kesembuhan dan ketenangan hati.

8. Makam Eyang Raksanagara

Berada di Kampung Rongga, Kecamatan Cililin , makam ini relatif mudah diakses karena terletak di pinggir jalan raya.

Eyang Raksanagara adalah keturunan bangsawan Sunda dan pendiri Kawedanaan Rongga pada abad ke-16.

Ia dikenal sebagai pelindung wilayah dan pembawa kesejahteraan bagi masyarakat. Situs ini menjadi saksi transformasi wilayah Rongga menjadi Cililin yang kita kenal sekarang.

9. Makam Keramat Cihampelas Cililin

Makam ini berada di Jl. Cihampelas arah Maroko , dikelilingi rumah warga dengan bentuk sederhana. Meski kecil, tempat ini memiliki sejarah besar.

Diyakini sebagai petilasan tokoh dari kerajaan Mataram yang menyebarkan Islam ke wilayah barat Bandung pada abad ke-17, makam ini kini menjadi lokasi ziarah masyarakat untuk memohon keselamatan perjalanan.

10. Makam Eyang Dalem Ibrahim Cipatik

Terletak di Kampung Tambakan, Desa Pataruman, Kecamatan Cipatik , makam ini dikelilingi hamparan sawah yang menenangkan.

Eyang Dalem Ibrahim adalah ulama abad ke-18 yang dikenal dengan karomah melumpuhkan tentara Belanda.

Ia juga mendirikan pesantren di Cipatik dan menjadi simbol perjuangan spiritual rakyat melawan penjajahan.

11. Situs Pajaratan Gununghalu

Situs ini merupakan makam tertua di kawasan Kecamatan Gununghalu , dengan batu nisan alami hasil erosi alam.

Tokohnya diyakini sebagai penjaga gunung sekaligus penyebar ajaran spiritual pra-Islam yang bertransisi menuju Islam abad ke-15.

Tempat ini merepresentasikan keharmonisan antara manusia dan alam dalam tradisi Sunda kuno.

12. Makam Eyang Mangun Gedug (Eyang Haji Prabu Rarang Jiwa)

Terletak di Gunung Gedugan, Kecamatan Soreang/Cililin , makam ini berada di puncak gunung dengan kabut yang kerap menyelimuti pagi hari.

Eyang Mangun Gedug adalah tokoh spiritual abad ke-17 yang dikenal dengan nama lain Eyang Sakuta atau Rama Rarang Jiwa .

Beliau diyakini melindungi gunung dari erosi dan bencana alam, menjadi simbol keteguhan iman dan kesucian jiwa.

Warisan Spiritual Bandung Barat yang Tak Lekang Waktu

Berziarah ke makam keramat di Bandung Barat bukan sekadar perjalanan religi, tetapi juga napak tilas sejarah penyebaran Islam dan kebudayaan Sunda.

Setiap situs menyimpan cerita, doa, dan nilai moral yang membentuk identitas spiritual masyarakat.

Bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan spiritual, disarankan datang dengan niat suci, menjaga adab, dan menghormati tradisi setempat.

Sebagian lokasi berada di daerah perbukitan, jadi bawalah air minum dan gunakan alas kaki yang nyaman.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai wisata religi dan sejarah spiritual di Bandung Barat, masyarakat dapat menghubungi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat.

Selamat menapaki jejak para wali, semoga setiap langkah membawa kedamaian dan berkah.

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang11 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional14 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu