Diskomfotik Bandung Barat Bakal Tambah Titik Akses Internet

PASUNDANEKSPRES.ID - Pemerintah Kabupaten Barat terus menunjukkan komitmen dalam memberikan kemudahan akses internet gratis bagi masyarakat di ruang-ruang publik. Layanan ini sebagai bagian dari transformasi digital daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Aplikasi Informatika Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat Timmy Sampurna, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus menambah titik-titik akses internet demi mendukung kebutuhan masyarakat akan informasi dan komunikasi digital.
Tahun 2025, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskomfotik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memfasilitasi 288 titik wifi publik dan 88 titik internet kewilayahan. Saat ini masyarakat Bandung Barat sudah dapat menikmati layanan wifi gratis di beberapa titik strategis seperti di Alun-alun, Mesjid dan Terminal.
Dia menambahkan, langkah ini bukan sekadar soal infrastruktur digital, tetapi langkah nyata pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap informasi, memperkuat komunikasi publik, serta mendukung aktivitas ekonomi, dan layanan pemerintahan yang kini banyak bergantung pada konektivitas internet. "Untuk akses internet di tahun 2025, kita memfasilitasi 288 titik wifi publik di seluruh wilayah Kabupten Bandung Barat yang tersebar di fasilitas publik seperti mesjid, alun-alun, dan terminal. Kemudian 88 titik internet kewilayahan yang tersebar di kecamatan, desa, dan puskesmas," ucap timmy kepada Pasundan Ekspres, beberapa waktu lalu.
Kemudian di tahun ini, Diskomfotik KBB berencana melakukan penambahan 100 titik internet kewilayahan yang akan di fokuskan di UPTD, Kecamatan, RSUD dan desa-desa. Lokasi tersebut dipilih karena menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan layanan publik.
Timmy berharap dengan adanya kemudahan akses internet yang menyeluruh dapat mempermudah proses Layanan di kewilayaahan yang saat ini sudah secara digital. "Kami berharap dengan adanya penambahana akses internet di kewilayahan dapat mempermudah pelayanana di kewilayahan yang saat ini sudah secara digital," pungkasnya.(ijr/sep)
