Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Jumlah Desa di Bandung Barat Menurut Data BPS

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|20:00 WIB
Bagikan:
Jumlah Desa di Bandung Barat Menurut Data BPS
Simak jumlah desa di Bandung Barat menurut data BPS.

PASUNDAN EKSPRES - Jumlah desa di Bandung Barat menjadi salah satu indikator penting dalam memahami struktur pemerintahan dan pembangunan di wilayah Jawa Barat bagian barat.

Berdasarkan data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung Barat tahun 2024, tercatat bahwa jumlah desa di Kabupaten Bandung Barat mencapai 165 desa yang tersebar di 16 kecamatan.

Angka ini mencerminkan luasnya wilayah serta keberagaman sosial, ekonomi, dan geografis yang ada di setiap daerahnya.

Setiap desa di Kabupaten Bandung Barat memiliki karakteristik tersendiri.

Ada desa yang berfokus pada pertanian dan perkebunan, sementara sebagian lainnya berkembang sebagai kawasan wisata, industri, maupun pemukiman.

Pemerintah daerah menjadikan data jumlah desa di Kabupaten Bandung Barat sebagai dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang merata di seluruh kecamatan.

Sebaran dan Data Jumlah Desa di Bandung Barat

Secara administratif, Kabupaten Bandung Barat terbagi menjadi 16 kecamatan, dan masing-masing memiliki jumlah desa yang berbeda.

Salah satu wilayah yang paling dikenal adalah Kecamatan Lembang, dengan 16 desa yang sebagian besar menjadi kawasan wisata dan pertanian.

Lembang dikenal karena potensi alamnya yang menarik serta perkembangan sektor pariwisatanya yang pesat.

Sementara itu, Kecamatan Batujajar memiliki 7 desa, dengan karakter wilayah yang lebih padat dan dekat dengan kawasan industri serta permukiman.

Di Kecamatan Cisarua, terdapat 8 desa yang berada di wilayah pegunungan dan dikenal dengan udara sejuk serta pemandangan alam yang indah.

Berbeda lagi dengan Kecamatan Cikalong Wetan yang memiliki 13 desa, sebagian besar berfokus pada aktivitas pertanian dan hasil bumi.

Jika dijumlahkan dari seluruh kecamatan, total jumlah desa di Bandung Barat mencapai 165 desa, menunjukkan pemerataan administratif yang luas di antara kecamatan-kecamatan tersebut.

Peran Data BPS dalam Pembangunan Desa di Kabupaten Bandung Barat

Informasi tentang jumlah desa di Kabupaten Bandung Barat yang dirilis oleh BPS Kabupaten Bandung Barat 2024 tidak hanya bersifat statistik semata.

Data tersebut menjadi dasar penting dalam berbagai aspek perencanaan pembangunan daerah, seperti penyaluran dana desa, penguatan layanan publik, serta pengembangan ekonomi lokal.

Setiap angka yang tercatat menggambarkan kondisi nyata di lapangan.

Dengan total 165 desa yang tersebar di 16 kecamatan, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terus berupaya menjaga keseimbangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Fokusnya tidak hanya pada infrastruktur fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat, akses pendidikan, serta kesejahteraan ekonomi di tiap desa.

Berdasarkan data BPS Kabupaten Bandung Barat tahun 2024, dapat disimpulkan bahwa jumlah desa di Bandung Barat mencapai 165 desa di 16 kecamatan.

Setiap kecamatan memiliki karakteristik dan potensi yang berbeda, menjadikan wilayah ini sebagai salah satu kabupaten dengan dinamika sosial-ekonomi yang kompleks di Jawa Barat.

Dengan pemanfaatan data yang akurat dan pembagian wilayah yang jelas, pemerintah daerah Bandung Barat diharapkan mampu menjaga pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh desa.

Keberadaan 165 desa tersebut bukan hanya angka administratif, tetapi juga representasi kehidupan masyarakat yang menjadi tulang punggung pembangunan daerah.

Berita Terbaru

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional25 menit lalu
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline28 menit lalu
Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional30 menit lalu
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Nasional40 menit lalu
ADVERTISEMENT
Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Headline44 menit lalu
Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Lifestyle47 menit lalu
Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Lifestyle1 jam lalu
Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Cara Mengembalikan Akun TikTok yang Hilang, Jangan Panik Dulu!

Lifestyle2 jam lalu
Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja di Pabrik Subang September 2026, Jangan Lewatkan Bagian Ini

Cara Membuat CV untuk Melamar Kerja di Pabrik Subang September 2026, Jangan Lewatkan Bagian Ini

Lifestyle2 jam lalu
Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasib Menteri Nusron Setelah Anak Buah Diciduk KPK, Begini Perkembangannya!

Nasional2 jam lalu