100 Hari Kerja, Pengumpulan Zakat di Baznas Subang Tembus Rp35,6 Miliar

PASUNDANEKSPRES.ID -Baznas Subang mencatat pengumpulan zakat fitrah mencapai Rp35,6 miliar dalam 100 hari kinerja periode kepengurusan 2025–2030, yang dipaparkan di Aula Pemda Subang, Kamis (23/4/2026).
Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, mengatakan capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.
“Capaian ini menjadi amanah besar bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan distribusi yang tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam laporan tersebut, total pengumpulan zakat fitrah tercatat sebesar Rp35.607.025.990. Sementara infak Ramadan hingga 22 April 2026 mencapai Rp1.512.514.646.
BAZNAS juga mencatat jumlah muzakki yang menunaikan zakat mencapai 962.353 orang, dengan total mustahik atau penerima manfaat sebanyak 288.592 orang di Kabupaten Subang.
Selama 100 hari pertama, berbagai program sosial telah digulirkan. Pada program Subang Bener, pendistribusian mencapai Rp106.950.000 melalui 64 kegiatan. Program Subang Bageur menyalurkan bantuan bencana Rp83.000.000, bantuan sosial Rp1.013.900.000, ibnu sabil Rp4.650.000, serta bantuan lainnya Rp8.000.000.
Di bidang kesehatan melalui Subang Cageur, BAZNAS menyalurkan 31 bantuan dengan total Rp42.190.000. Sementara di sektor pendidikan lewat Subang Pinter, bantuan diberikan kepada pelajar hingga mahasiswa, termasuk bantuan sarjana Rp10.600.000 untuk 13 orang dan magister Rp3.000.000 untuk tiga orang.
Selain itu, BAZNAS Subang menyiapkan program lanjutan seperti pelatihan bahasa Mandarin bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja, pelatihan baca tulis Al-Qur’an bagi tenaga pendidik, sosialisasi pengelolaan zakat secara daring, serta pelatihan juru sembelih halal bersama Dinas Peternakan.
Dengan mengusung tema pembangunan masyarakat yang adil dan sejahtera, BAZNAS menegaskan komitmennya menjadikan zakat sebagai instrumen pengentasan kemiskinan.
“Zakat bukan hanya ibadah, tetapi solusi sosial untuk membangun masyarakat yang lebih sejahtera dan berkeadilan,” jelasnya.
Apresiasi Wakil Bupati Subang
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Subang Agus Masykur menyampaikan apresiasi atas kinerja BAZNAS Kabupaten Subang yang dinilai telah menunjukkan progres positif dalam waktu relatif singkat.
Ia menegaskan, keberadaan BAZNAS menjadi sangat penting, terutama dalam menjawab keterbatasan kemampuan anggaran pemerintah dalam mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat.
“BAZNAS hadir menjadi solusi di tengah keterbatasan APBN dan APBD. Banyak kebutuhan masyarakat yang tidak bisa terjangkau oleh pemerintah, di situlah peran zakat menjadi sangat penting,” ujarnya.
Agus Masykur juga menyoroti potensi besar zakat di Kabupaten Subang yang saat ini masih didominasi oleh zakat profesi dari Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia mendorong agar ke depan keterlibatan sektor swasta dapat lebih dioptimalkan.
“Saat ini zakat profesi masih didominasi ASN. Ke depan, kami berharap perusahaan-perusahaan di Subang dapat menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS, sehingga manfaatnya bisa lebih luas dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pengelolaan zakat yang baik akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, sehingga kepercayaan publik terhadap BAZNAS harus terus diperkuat.
“Zakat yang dikelola dengan baik akan kembali kepada masyarakat. Karena itu, kepercayaan menjadi kunci utama,” tegasnya.
BAZNAS Subang dan Pemerintah Daerah Harus Selaras
Wabup juga menekankan pentingnya keselarasan antara BAZNAS Subang dan Pemerintah Daerah dalam membangun Subang melalui pendekatan sosial dan keagamaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam mendorong pembangunan daerah yang adil, sejahtera, dan religius.
“Baznas Subang dan Pemerintah Daerah memiliki visi yang sama. Kita harus bekerja sama dengan seluruh stakeholder untuk membangun Subang,” tambahnya.
Menutup sambutannya, Kang Akur menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran BAZNAS Subang selama 100 hari pertama serta mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Baznas Subang yang telah bekerja selama 100 hari ini. Mari kita perkuat sinergi agar manfaat zakat semakin luas dirasakan masyarakat,” pungkasnya.
Usai sambutan Wakil Bupati Subang, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada Unit Pengumpul Zakat (UPZ) tingkat kecamatan.
Adapun penerima penghargaan UPZ Kecamatan sebagai berikut. Kategori Aspek Penghimpunan Terbaik: 1. Kecamatan Jalancagak, 2. Kecamatan Pagaden Barat, 3. Kecamatan Ciater. Kategori Peningkatan Penghimpunan Terbanyak: 1. Kecamatan Kalijati, 2. Kecamatan Purwadadi, 3. Kecamatan Sagalaherang. Kategori Setoran Terbesar: 1. Kecamatan Subang
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi UPZ dalam meningkatkan pengumpulan zakat serta memperluas manfaatnya bagi masyarakat. Selanjutnya, kegiatan ditutup dengan peluncuran Buku Fiqih Zakat Kontemporer.(hdi/ysp)
