Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Anggota DPRD Jabar Andhika Surya Gumilar Dorong SMK Cetak Lulusan Kompeten

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|08:10 WIB
Bagikan:
Anggota DPRD Jabar Andhika Surya Gumilar Dorong SMK Cetak Lulusan Kompeten
DORONGAN: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V, Andhika Surya Gumilar, mengajak SMK untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang kompeten.

PASUNDANEKSPRES.ID - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Komisi V, Andhika Surya Gumilar, mengajak Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jawa Barat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mencetak lulusan yang kompeten agar mampu terserap dunia industri.

Menurut Andhika, keberadaan SMK memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap menghadapi kebutuhan pasar kerja. Namun hingga saat ini, masih tingginya angka pengangguran dari lulusan SMK menjadi perhatian serius karena adanya ketidaksesuaian antara keterampilan yang diajarkan di sekolah dengan kebutuhan industri.

“SMK harus menjadi solusi dalam mencetak tenaga kerja siap pakai. Karena itu kualitas pendidikan dan kompetensi lulusan harus benar-benar diperkuat,” ucap Andhika Surya Gumilar pada Jumat (24/4/2026).

Abdhika menilai kurikulum SMK harus terus disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Menurutnya, kerja sama antara sekolah dan sektor industri perlu diperkuat agar siswa mendapatkan keterampilan yang relevan, sesuai perkembangan teknologi, dan langsung dibutuhkan pasar kerja.

“Kolaborasi dengan industri sangat penting. Jangan sampai lulusan SMK punya ijazah, tapi keterampilannya tidak sesuai kebutuhan lapangan kerja,” katanya.

Selain kurikulum, Andhika juga menyoroti masih minimnya sarana dan prasarana praktik di sejumlah SMK. Ia mendorong pemerintah melakukan revitalisasi Ruang Praktik Siswa (RPS) sesuai standar industri, terutama pada tahun anggaran 2026 hingga 2027.

Menurutnya, fasilitas praktik yang memadai akan membantu siswa memahami dunia kerja secara nyata, bukan hanya teori di ruang kelas.

“Peralatan praktik harus mengikuti perkembangan industri. Kalau alat di sekolah tertinggal, siswa akan kesulitan bersaing setelah lulus,” tegasnya.

Andhika juga mendorong SMK menerapkan metode pembelajaran teaching factory, yaitu sistem belajar berbasis proses produksi nyata. Dengan pola ini, siswa tidak hanya belajar teori, tetapi terlibat langsung dalam simulasi kerja dan proses produksi seperti di perusahaan.

Metode tersebut dinilai mampu meningkatkan keterampilan teknis, disiplin kerja, serta pengalaman lapangan sebelum siswa lulus.

Andhika Surya Gumilar Berharap Siswa Dibekali Sertifikat Keahlian

Selain itu, Andhika menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi bagi lulusan SMK. Ia berharap para siswa dibekali sertifikat keahlian yang diakui industri agar memiliki nilai tambah dan daya saing lebih tinggi saat melamar pekerjaan.

“Sertifikat kompetensi menjadi bukti kemampuan. Ini penting agar lulusan SMK punya kepercayaan diri dan diakui dunia industri,” ujarnya.

Sebagai anggota Komisi V yang membidangi kesejahteraan rakyat, pendidikan, dan ketenagakerjaan, Andhika Surya Gumilarberharap SMK di Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Subang, mampu menjadi pusat lahirnya generasi muda produktif yang siap kerja maupun siap berwirausaha.

Ia juga menilai kawasan industri yang terus berkembang di Jawa Barat harus dimanfaatkan sebagai peluang besar bagi lulusan SMK lokal.

“Jangan sampai industri berkembang pesat, tetapi tenaga kerja lokal tertinggal. Anak-anak kita harus jadi pelaku utama di daerah sendiri,” pungkas Andhika Surya Gumilar.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle22 menit lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline1 jam lalu
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional1 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline1 jam lalu
ADVERTISEMENT
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline2 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle2 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional2 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional3 jam lalu
Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Mahasiswa Gelar Demo 28 Oktober 2026, Ini Daftar 5 Tuntutan Demo Hari Ini!

Nasional3 jam lalu
Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Diskon Tiket Libur Nataru 2026/2027 Segera Berlaku, Cek Jadwal dan Ketentuannya

Nasional4 jam lalu