BAZNAS Subang Salurkan Santunan Puluhan Juta Rupiah untuk Keluarga Korban Musibah Sisingaan

PASUNDANEKSPRES.ID - BAZNAS Subang menyalurkan bantuan santunan senilai puluhan juta rupiah kepada keluarga korban musibah yang menimpa kru kesenian Sisingaan Alan Group Dewa Tarompet saat mengikuti arak-arakan khitanan di Kabupaten Bekasi.
Santunan tersebut diberikan kepada keluarga korban yang berasal dari Kampung Babakan Sinyar, Desa Wanakerta dan Desa Kamarung, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang. Bantuan itu diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga yang tengah berduka sekaligus mendukung proses pemulihan korban yang masih menjalani perawatan.
Diketahui, musibah tragis tersebut terjadi saat rombongan kesenian Sisingaan Alan Group Dewa Tarompet tampil dalam pawai khitanan di Kampung Cibeureum, RT 03/RW 03, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, pada Rabu (10/6/2026).
Dalam peristiwa tersebut, enam orang menjadi korban setelah tersengat aliran listrik. Tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani proses pengobatan akibat luka bakar serta dampak sengatan listrik.
BAZNAS Subang Lakukan Takziah ke Rumah Duka
Sebelumnya, sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga korban, Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi atau yang akrab disapa Kang Rey, bersama jajaran BAZNAS Subang melakukan takziah ke rumah duka pada Senin (9/6/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk empati dan perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Subang kepada keluarga korban yang kehilangan anggota keluarganya dalam musibah tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kang Rey menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas meninggalnya para seniman asal Subang yang sedang menjalankan kegiatan seni budaya.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, saya menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang telah berpulang. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Kang Rey.
Selain menyampaikan belasungkawa, Bupati Subang juga menyerahkan santunan yang bersumber dari donasi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui BAZNAS Kabupaten Subang. Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga tiga korban meninggal dunia serta untuk membantu biaya pengobatan korban yang masih menjalani pemulihan.
Menurut Kang Rey, pemerintah daerah akan terus memberikan perhatian terhadap kondisi para korban yang masih menjalani perawatan. Ia mengimbau agar para korban yang mengalami keluhan kesehatan pasca-insiden segera mendapatkan penanganan medis yang memadai.
“Apabila terdapat keluhan terkait perkembangan kondisi kesehatan akibat luka bakar maupun sengatan listrik, agar segera dikonsultasikan ke RSUD Subang sehingga dapat memperoleh penanganan yang maksimal dan pulih kembali,” pesannya.
Musibah yang menimpa kru kesenian Sisingaan Alan Group Dewa Tarompet tersebut menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban, rekan-rekan seniman, serta masyarakat Subang. Para korban dikenal sebagai bagian dari kelompok seni yang aktif melestarikan budaya tradisional Sunda melalui pertunjukan sisingaan di berbagai daerah.
Penyaluran santunan dari BAZNAS Kabupaten Subang menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah, ASN, dan masyarakat terhadap para korban dan keluarganya. Diharapkan bantuan tersebut dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan sekaligus memberikan semangat bagi korban yang masih menjalani proses penyembuhan.(hdi/ysp)
