Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Buka Kongres ISEI XXII, Presiden Jokowi Paparkan Tiga Tantangan

N
Nanda YuanitaEditor: Nanda Yuanita
|10:00 WIB
Bagikan:
Buka Kongres ISEI XXII, Presiden Jokowi Paparkan Tiga Tantangan
(dok.YouTube/KOMPASTV)

PASUNDAN EKSPRES - Presiden Joko Widodo secara resmi membuka Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXII dan Seminar Nasional 2024 yang berlangsung di Hotel Alila, Surakarta, Kamis, 19 September 2024. 

Dalam sambutannya, Kepala Negara menekankan bahwa ketidakpastian global saat ini telah berdampak luas, termasuk pada negara-negara maju.

“Dunia sekarang ini menghadapi sebuah gejolak ketidakpastian tantangan yang tidak mudah. Semua negara mengalami, termasuk kita. Bahkan negara-negara maju banyak yang masuk ke jurang resesi. Terakhir Inggris sudah masuk ke jurang resesi,” ujar Presiden.

BACA JUGA:Dinas Kesehatan Karawang Ajak Warga Terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Agar Bisa Cegah Cacar Monyet

Presiden menambahkan bahwa 96 negara saat ini telah menjadi pasien Dana Moneter Internasional (IMF). Untuk itu, Presiden menekankan pentingnya fokus pada pengelolaan ekonomi, terutama dalam membuka peluang kerja di tengah tantangan besar yang dihadapi.

Menurut Presiden, terdapat tiga tantangan utama yang harus dihadapi Indonesia dan hampir semua negara di dunia. Tantangan pertama adalah perlambatan ekonomi global dimana data Bank Dunia menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi global hanya mencapai 2,7 persen pada 2023 dan diperkirakan akan turun menjadi 2,6 persen pada 2024.

BACA JUGA:18 Atlet asal Kabupaten Karawang Peraih Medali PON Aceh Terima Bonus Rp1 Miliar

“Tahun depan dari world bank muncul angka 2 naik sedikit 2,7, tapi masih jauh dari yang diharapkan oleh semua negara,” ungkap Presiden.

Tantangan kedua yang dihadapi adalah peningkatan otomatisasi di berbagai sektor. Presiden Jokowi menjelaskan bahwa otomatisasi tidak lagi terbatas pada mekanik, melainkan telah meluas dengan munculnya teknologi kecerdasan buatan (AI) dan otomatisasi analitik.

“2025 pekerjaan yang akan hilang itu ada 85 juta. Sebuah jumlah yang tidak kecil. Kita dituntut untuk membuka lapangan kerja, justru di 2025, 85 juta pekerjaan akan hilang karena tadi adanya peningkatan otomasi di berbagai sektor,” ucap Presiden.

BACA JUGA:Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu Imbau Berkompetisi Sehat dan Sportif di Pilkada

Tantangan ketiga yang disampaikan oleh Presiden adalah tren gig economy atau ekonomi paruh waktu. Presiden Jokowi mengingatkan bahwa tren ini semakin berkembang, di mana perusahaan cenderung lebih memilih pekerja kontrak, freelancer, atau independen untuk mengurangi risiko ketidakpastian global.

“Sehingga sekali lagi kesempatan kerja makin sempit dan makin berkurang,” ucap Presiden.

Di tengah tantangan tersebut, Presiden Jokowi juga mengingatkan tentang bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada tahun 2030-an. Untuk itu, Presiden menegaskan bahwa tantangan terbesar adalah menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya di tengah situasi yang semakin sulit.

BACA JUGA:Pemkab Purwakarta dan Kejari Beri Penerangan Hukum kepada Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia

“Bonus demografi bisa menjadi kekuatan besar, tetapi juga bisa menjadi beban. Inilah tantangan paling besar yang akan melompatkan kita menjadi negara maju atau tidak,” ujar Presiden.

Presiden pun berharap ISEI dapat berperan aktif dalam merumuskan kajian dan strategi yang taktis serta detail. Hal tersebut penting untuk membantu mengarahkan Indonesia menghadapi tantangan global saat ini.

“Bukan rencana makro yang sulit diimplementasikan dalam situasi yang sangat-sangat sulit,” tutur Presiden.

Sumber: presidenri.go.id

Berita Terbaru

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Program Jabar Sakola Resmi Diluncurkan, Bantu Tekan Angka Putus Sekolah

Jawa Barat56 menit lalu
Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Darurat Kekerasan di Sekolah, DPP AGPAII Desak Rekayasa Sosial Berbasis Sekolah Ramah Anak Masuk ke Dalam RUU Sisdiknas

Nasional1 jam lalu
Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Ibu Kota Nusantara, Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027

Nasional8 jam lalu
Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 Kunjungi IKN, Saksikan Transformasi Infrastruktur Jalan dan Jembatan Nusantara

Headline8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Terkait Polemik Rumah Ibadah di Purwakarta, Kanwil KemenHAM Jabar Tegaskan Hak Beribadah Harus Dilindungi

Headline13 jam lalu
inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

inDrive Ajak Mahasiswa Purwakarta Jadi Penggerak Keselamatan Berkendara

Purwakarta13 jam lalu
Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Cara Mudah Report Akun TikTok yang Bermasalah

Lifestyle14 jam lalu
LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

LaLaLa Fest Hadir Lagi di Jakarta Januari 2027, Olivia Dean jadi Headliner

Lifestyle16 jam lalu
JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

JNE Raih Sertifikasi Halal untuk Layanan Logistik dari BPJPH, Perkuat Standar Layanan Terpercaya

Nasional16 jam lalu
Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Poster Baru Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Tampilkan Detail Kehidupan Ale

Lifestyle16 jam lalu