Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Disnakeswan Subang Imbau Peternak Unggas Waspada Cuaca Ekstrem

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|07:44 WIB
Bagikan:
Disnakeswan Subang Imbau Peternak Unggas Waspada Cuaca Ekstrem
PEMERIKSAAN: Pegawai Disnakeswan Subang saat melakukan pemeriksaan hewan unggas. Cindy Desita/Pasundan Ekspres

SUBANG-Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Kabupaten Subang mengingatkan para peternak unggas agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem berpotensi menurunkan produktivitas sekaligus memicu penyakit pada ternak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakeswan Subang, drh. Erlinawati Pasaribu menyampaikan, populasi unggas di Subang saat ini relatif stabil, baik pada skala peternakan besar maupun kecil.

“Subang masih menjadi salah satu daerah dengan kontribusi signifikan dalam penyediaan pangan hewani. Peternakan besar dikelola dengan sistem modern, sedangkan peternak rakyat banyak memelihara ayam kampung, itik, hingga ayam ras dengan sistem semi-intensif,” terangnya saat diwawancara Pasundan Ekspres.

Namun, jelas Erlina, kondisi cuaca yang tidak menentu belakangan ini membawa risiko serius. Suhu panas ekstrem, menurut Erlinawati, dapat memicu heat stress sehingga konsumsi pakan menurun, pertumbuhan melambat, dan produksi telur berkurang.

Sementara hujan deras dan kelembapan tinggi sering kali memicu penyakit pernapasan seperti Newcastle Disease (ND), Avian Influenza (AI), hingga Chronic Respiratory Disease (CRD).

“Perubahan suhu drastis menurunkan imunitas unggas sehingga mereka rentan terserang penyakit menular. Karena itu, kami mengimbau peternak untuk benar-benar menjaga manajemen kandang,” jelasnya.

Dia mengatakan, Disnakeswan Subang terus melakukan monitoring lapangan melalui dokter hewan dan paramedik veteriner di UPTD Puskeswan.

Selain pemeriksaan kesehatan unggas, petugas juga memberikan edukasi langsung terkait perbaikan ventilasi kandang, penggunaan tirai atau paranet, serta upaya menjaga litter tetap kering.

“Kami sarankan peternak menyediakan air minum segar dalam jumlah cukup, menambah vitamin atau elektrolit, serta memastikan vaksinasi dilakukan tepat waktu. Pakan tambahan maupun probiotik juga penting untuk menjaga ketahanan tubuh unggas,” kata Erlinawati.
Selain itu, pihaknya secara rutin menyelenggarakan penyuluhan, bimbingan teknis, dan pelatihan mengenai biosekuriti serta mitigasi dampak perubahan iklim.

Disnakeswan juga memperkuat kerja sama dengan pemerintah desa, kecamatan, kelompok peternak, hingga perusahaan swasta untuk mendukung deteksi dini penyakit dan pendampingan usaha ternak.

Erlinawati menekankan pentingnya deteksi dini kasus kematian unggas. Peternak dapat segera melapor melalui kantor desa, kecamatan, atau langsung ke petugas Disnakeswan maupun Puskeswan terdekat.

“Semakin cepat laporan diterima, semakin cepat penanganan dilakukan agar tidak terjadi penyebaran penyakit luas,” tegasnya.
Menutup keterangannya, Erlinawati menyampaikan pesan khusus bagi peternak Subang.

“Kami menghimbau agar peternak selalu menjaga kebersihan kandang, memperhatikan ventilasi, melakukan vaksinasi tepat waktu, serta memberikan vitamin tambahan. Jangan tunda untuk melapor bila ada kasus kematian unggas. Dengan sinergi antara peternak dan pemerintah, kita bisa menjaga ketahanan unggas sekaligus menekan potensi kerugian,” pungkasnya.(cdp/ysp)

Berita Terbaru

Jadwal Persib Bandung vs Persijap Lengkap dengan Prediksi Susunan Pemain

Jadwal Persib Bandung vs Persijap Lengkap dengan Prediksi Susunan Pemain

Olahraga25 menit lalu
Cara Mengatasi Telapak Kaki Kering dan Pecah-pecah, Jangan Tunggu Makin Parah!

Cara Mengatasi Telapak Kaki Kering dan Pecah-pecah, Jangan Tunggu Makin Parah!

Lifestyle33 menit lalu
Bukan Cuma Modal Pengalaman, Ini Tips Lolos Interview Kerja di Pabrik Subang

Bukan Cuma Modal Pengalaman, Ini Tips Lolos Interview Kerja di Pabrik Subang

Jawa Barat1 jam lalu
PPG Bagi Guru Tertentu 2026 Tahap 3: Cek SIMPKB Sekarang

PPG Bagi Guru Tertentu 2026 Tahap 3: Cek SIMPKB Sekarang

Nasional2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Link Pengumuman Hasil Seleksi Maganghub Batch 2 Angkatan II, Ini Cara Ceknya

Link Pengumuman Hasil Seleksi Maganghub Batch 2 Angkatan II, Ini Cara Ceknya

Nasional2 jam lalu
DPRD Purwakarta Soroti Dugaan Pemalsuan SLHS, Dinas Kesehatan Diminta Memperketat Proses Penerbitan Dokumen,

DPRD Purwakarta Soroti Dugaan Pemalsuan SLHS, Dinas Kesehatan Diminta Memperketat Proses Penerbitan Dokumen,

Headline3 jam lalu
Tips Lolos Interview Kerja Pabrik Subang, Dijamin Berhasil!

Tips Lolos Interview Kerja Pabrik Subang, Dijamin Berhasil!

Lifestyle3 jam lalu
Bupati Minta 165 Desa Jaga Kondusivitas Dalam Momentum Pilkades Serentak di Subang

Bupati Minta 165 Desa Jaga Kondusivitas Dalam Momentum Pilkades Serentak di Subang

Subang3 jam lalu
Anggota DPRD Zennieta Frara Dorong Program Pemberdayaan Perempuan

Anggota DPRD Zennieta Frara Dorong Program Pemberdayaan Perempuan

Subang3 jam lalu
Diskanak Pastikan Nihil Kasus Rabies di Purwakarta

Diskanak Pastikan Nihil Kasus Rabies di Purwakarta

Purwakarta3 jam lalu