Dua Hari Hujan Mereda, Kali Cipunagara di Pamanukan Subang di Level Aman

PASUNDANEKSPRES.ID — Setelah dua hari hujan mereda, kondisi Kali Cipunagara di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, dilaporkan telah surut dengan tinggi muka air (TMA) berada di angka 4,40 MDPL. Meski demikian, limpasan air dari Kali Kalensema dan Kali Cigadung masih menggenangi permukiman warga di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, Minggu (1/2/2026).
Genangan air masih terjadi di dua kampung, yakni Kampung Kedung Gede dan Kampung Dukun, dengan ketinggian air mencapai betis hingga lutut orang dewasa. Air terlihat mengalir cukup deras dari dapur rumah warga menuju rumah dan jalan atau gang lingkungan kampung.
Seiring surutnya Kali Cipunagara, sebagian warga yang sebelumnya mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Namun, warga Desa Mulyasari yang berasal dari Dusun Dukun dan Kedung Gede masih bertahan di bawah jembatan Fly Over Pamanukan.
Pemerintah Kecamatan Pamanukan bersama tim gabungan tanggap darurat banjir telah mengimbau warga agar dipindahkan ke lokasi yang lebih aman menggunakan kendaraan evakuasi BPBD menuju SMK Damar. Meski demikian, masih terdapat warga yang memilih bertahan di bawah jembatan Fly Over.
“Kami sudah imbau agar pindah ke tempat yang lebih aman di GOR SMK Damar, cuma masih aja ada yang bandel tidak mau pindah,” kata Camat Pamanukan, Bambang Edi Purwanto.
Bambang Edi Purwanto juga menyampaikan, sejak pagi sekitar pukul 07.00 WIB, pihaknya telah memantau ketinggian muka air Kali Cipunagara yang berada di level 4,40 MDPL dengan status aman. “Sekira jam 07.00 pagi ketinggian Kali Cipunagara 4,40 MDPL status aman,” tuturnya.
Sementara itu, layanan kesehatan di lokasi pengungsian dipastikan tersedia. Tim Medis dari Puskesmas Pamanukan mendirikan Posko Layanan Kesehatan Darurat Banjir dan melakukan siaga selama 24 jam.
“Ya kita siaga 24 jam dan dirikan posko kesehatan di titik pengungsian,” kata Kepala Puskesmas Pamanukan, dr. Bachtiar.
Kepala Desa Mulyasari, Hasanudin Masawi, menegaskan bahwa meskipun TMA Kali Cipunagara telah surut dan berstatus aman, limpasan dari Kali Kalensema dan Kali Cigadung masih menggenangi permukiman warga di dua kampung tersebut.
“Kalau Kali Cipunagara sudah aman, tapi Kalensema dan Cigadung airnya masih melimpas ke permukiman di dua kampung,” ujarnya.
Adapun pasokan makanan bagi warga terdampak terus disalurkan oleh Tim Dapur Umum BPBD bersama Tagana, dibantu ibu-ibu PKK Kecamatan Pamanukan dan desa setempat. Makanan didistribusikan langsung ke titik-titik pengungsian.(dan/ysp)
