Harga Bahan Pokok di Subang Relatif Stabil, Cabai dan Sayuran Berfluktuasi

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang merilis daftar harga rata-rata bahan pokok hasil pemantauan di pasar baru pada Senin (2/3/2026).
Secara umum, harga sejumlah komoditas terpantau stabil, namun terdapat beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan dan penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Komoditas cabai menjadi salah satu yang mengalami perubahan cukup signifikan. Cabai merah keriting tercatat turun dari Rp30.000 menjadi Rp28.000 per kilogram atau turun sekitar 7 persen. Sebaliknya, cabai merah besar justru mengalami kenaikan dari Rp25.000 menjadi Rp28.000 per kilogram atau naik sekitar 12 persen.
Pergerakan harga juga terjadi pada cabai rawit. Cabai rawit hijau mengalami penurunan harga dari Rp50.000 menjadi Rp40.000 per kilogram atau turun 20 persen. Sementara itu, cabai rawit merah naik dari Rp73.000 menjadi Rp80.000 per kilogram atau meningkat sekitar 10 persen.
Komoditas bawang merah turut mengalami kenaikan harga. Dari sebelumnya Rp35.000 per kilogram, kini naik menjadi Rp38.000 per kilogram atau meningkat sekitar 9 persen. Sedangkan bawang putih super terpantau stabil di harga Rp32.000 per kilogram.
Selain itu, sawi hijau mengalami penurunan harga cukup tajam, dari Rp8.000 menjadi Rp6.000 per kilogram atau turun sekitar 25 persen. Tomat merah super juga turun dari Rp10.000 menjadi Rp8.000 per kilogram atau turun 20 persen.
Sementara itu, sejumlah bahan pokok utama seperti beras premium, medium, dan SPHP terpantau stabil tanpa perubahan harga. Beras premium tetap di harga Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.000 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.000 per kilogram. Stabilitas harga beras ini memberikan rasa aman bagi masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi Ramadhan.
Harga gula pasir dalam negeri juga masih bertahan di angka Rp17.500 per kilogram. Minyak goreng kemasan premium, curah, kemasan sederhana, maupun Minyakita tidak mengalami perubahan harga. Begitu pula dengan tepung terigu, daging sapi, daging ayam, telur, serta beberapa komoditas lainnya yang relatif stabil.
Untuk komoditas protein hewani, daging ayam broiler masih berada di harga Rp42.000 per kilogram, sedangkan daging ayam kampung Rp60.000 per ekor. Telur ayam broiler bertahan di Rp32.000 per kilogram dan telur ayam kampung Rp43.000 per kilogram. Stabilnya harga ini menunjukkan pasokan yang masih mencukupi kebutuhan pasar.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan, Moch Irwan Ahadiat, SE, M.Si., mengungkapkan bahwa fluktuasi harga pada Hari ke-12 Ramadhan masih dalam batas wajar.
Menurutnya, perubahan harga terutama terjadi pada komoditas hortikultura seperti cabai dan sayuran yang sangat dipengaruhi faktor cuaca, distribusi, serta dinamika suplai dan permintaan selama bulan puasa.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan rutin dan berkoordinasi dengan distributor serta pelaku usaha guna menjaga kestabilan harga.
"Pemerintah Kabupaten Subang berkomitmen memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman hingga menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan tenang tanpa kekhawatiran lonjakan harga yang signifikan," pungkasnya kepada Pasundan Ekspres.(znl/ysp)
