Harga Cabai dan Sayuran Melonjak di Pasar Subang

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang mencatat adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas pangan di akhir Januari awal tahun 2026. Data tersebut berdasarkan laporan resmi yang dirilis pada Rabu (28/1/2026).
Kepala bidang (Kabid) Perdagangan, Moch Irwan Ahadiat, SE, M.Si., mengungkapkan, secara umum harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil.
Namun demikian, kenaikan harga cukup signifikan terjadi pada beberapa komoditas sayuran, khususnya cabai, yang dipengaruhi oleh faktor cuaca serta kendala distribusi.
Komoditas dengan kenaikan harga tertinggi tercatat pada cabai merah keriting yang mengalami lonjakan sebesar 21 persen menjadi Rp34.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau naik 16 persen dengan harga Rp52.000 per kilogram, dan cabai rawit merah meningkat 13 persen menjadi Rp54.000 per kilogram.
Selain itu, bawang merah juga mengalami kenaikan sebesar 17 persen menjadi Rp41.000 per kg, dan harga bawang putih super naik 6 persen menjadi Rp37.000 per kg.
Di sisi lain, harga beras sebagai komoditas utama masyarakat terpantau stabil. Beras premium tetap dijual di harga Rp14.900 per kilogram, sementara beras medium berada di angka Rp13.000 per kilogram.
Stabilitas harga juga terjadi pada sektor daging dan telur. Daging sapi paha belakang masih bertahan di harga Rp130.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp35.000 per kilogram, dan telur ayam broiler dijual seharga Rp29.000 per kilogra.
Harga minyak goreng pun tidak mengalami perubahan. Minyak goreng kemasan premium masih berada di angka Rp22.000 per liter, sementara Minyak Kita dijual dengan harga Rp15.700 per liter.
Untuk komoditas perikanan, harga ikan kembung tercatat stabil di Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, ikan mas dan ikan nila masing-masing dibanderol Rp38.000 per kilogram.(znl/ysp)
