Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Harga Cabai dan Sayuran Melonjak di Pasar Subang

Z
Zaenal AbidinEditor: Yusup Suparman
|08:05 WIB
Bagikan:
Harga Cabai dan Sayuran Melonjak di Pasar Subang
JUAL BELI: Situasi di salah satu lapak pedagang sayur di Pasar Baru Subang.

PASUNDANEKSPRES.ID - Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Subang mencatat adanya fluktuasi harga pada sejumlah komoditas pangan di akhir Januari awal tahun 2026. Data tersebut berdasarkan laporan resmi yang dirilis pada Rabu (28/1/2026).

Kepala bidang (Kabid) Perdagangan, Moch Irwan Ahadiat, SE, M.Si., mengungkapkan, secara umum harga kebutuhan pokok masih dalam kondisi stabil.

Namun demikian, kenaikan harga cukup signifikan terjadi pada beberapa komoditas sayuran, khususnya cabai, yang dipengaruhi oleh faktor cuaca serta kendala distribusi.

Komoditas dengan kenaikan harga tertinggi tercatat pada cabai merah keriting yang mengalami lonjakan sebesar 21 persen menjadi Rp34.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau naik 16 persen dengan harga Rp52.000 per kilogram, dan cabai rawit merah meningkat 13 persen menjadi Rp54.000 per kilogram.

Selain itu, bawang merah juga mengalami kenaikan sebesar 17 persen menjadi Rp41.000 per kg, dan harga bawang putih super naik 6 persen menjadi Rp37.000 per kg.

Di sisi lain, harga beras sebagai komoditas utama masyarakat terpantau stabil. Beras premium tetap dijual di harga Rp14.900 per kilogram, sementara beras medium berada di angka Rp13.000 per kilogram.

Stabilitas harga juga terjadi pada sektor daging dan telur. Daging sapi paha belakang masih bertahan di harga Rp130.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp35.000 per kilogram, dan telur ayam broiler dijual seharga Rp29.000 per kilogra.

Harga minyak goreng pun tidak mengalami perubahan. Minyak goreng kemasan premium masih berada di angka Rp22.000 per liter, sementara Minyak Kita dijual dengan harga Rp15.700 per liter.

Untuk komoditas perikanan, harga ikan kembung tercatat stabil di Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, ikan mas dan ikan nila masing-masing dibanderol Rp38.000 per kilogram.(znl/ysp)

Berita Terbaru

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Indonesia Diproyeksikan Masuk Pot 3 Kualifikasi Piala Dunia 2030, Ini Dasarnya

Nasional16 menit lalu
Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Jurusan Kuliah untuk Kerja di Industri Otomotif Subang, Ini Daftar Pilihannya

Subang1 jam lalu
Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Sun Life Syariah dan BMM Dorong UMKM Perempuan di Bandung Naik Kelas

Nasional1 jam lalu
PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

PERINTIS 10 Hari Jawab Kebutuhan Masyarakat akan Layanan Pertanahan yang Pasti dan Cepat

Nasional1 jam lalu
ADVERTISEMENT
PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

PGRI Subang Gelar ToT Senam Bugar Jawa Barat Istimewa

Headline1 jam lalu
Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan

Nasional1 jam lalu
BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

BNI Perkuat Peran sebagai Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Nasional2 jam lalu
Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Infak ASN RSUD Ciereng Terkumpul Rp5,2 Juta, BAZNAS Subang Fokuskan untuk Kesehatan

Headline2 jam lalu
Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Beras Fortifikasi Abal-abal Ditemukan di Pasaran, Apa Artinya?

Lifestyle2 jam lalu
Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Pilihan Jurusan yang Cocok untuk Industri Manufaktur, Bukan Cuma Teknik!

Lifestyle3 jam lalu