Hari Jadi Purwakarta ke-195, Pemkab Siapkan Festival Budaya hingga Aksi Sosial

PASUNDANEKSPRES.ID – Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyiapkan rangkaian kegiatan budaya, sosial, ekonomi, dan pelayanan publik dalam peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-195 dan Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-58 yang akan berlangsung pada 15-20 Juni 2026. Perayaan tahun ini mengusung tema "Ngurus Lembur Nata Kota, Purwakarta Semakin Istimewa" sebagai ajakan untuk memperkuat kebersamaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Puncak peringatan akan digelar pada 18 Juni 2026 di Alun-alun Pasanggrahan Padjadjaran dan dihadiri unsur pemerintah daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, serta pelajar. Selain upacara puncak, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai kegiatan keagamaan, festival budaya, aksi sosial, hingga penghargaan bagi pihak-pihak yang dinilai berkontribusi terhadap kemajuan Purwakarta.
Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengatakan peringatan hari jadi tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum evaluasi pembangunan sekaligus penguatan kebersamaan masyarakat.
"Kami susun acara agar manfaatnya langsung dirasakan warga, mulai dari budaya, ekonomi, hingga pelayanan publik," ujarnya.
Hari Jadi Purwakarta Tak Lupa Ziarah ke Makam Leluhur
Rangkaian kegiatan diawali dengan agenda keagamaan berupa Mitembeyan, doa bersama, dan ziarah ke makam leluhur sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Purwakarta. Selanjutnya masyarakat akan disuguhi festival budaya yang menampilkan berbagai kesenian tradisional, pameran produk UMKM, serta pertunjukan Air Mancur Sri Baduga di kawasan Situ Buleud.
Pemerintah daerah juga memasukkan sejumlah kegiatan sosial dalam perayaan tahun ini, di antaranya Gerakan Ngosrek Bareng, donor darah, dan pemberian santunan kepada warga kurang mampu. Selain itu, akan diberikan penghargaan kepada daerah dan pelaku usaha yang dinilai berprestasi serta berkontribusi dalam pembangunan Purwakarta.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein berharap bertambahnya usia Purwakarta menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Semoga semangat gotong royong terus terjaga, sehingga Purwakarta makin maju, ekonominya tumbuh, dan kesejahteraan warga meningkat," katanya.
Pemerintah Kabupaten Purwakarta juga mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kebersihan lingkungan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.(mas/ysp)
