Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Ini Tanggapan Google Terkait Nomor WhatsApp Palsu Kantor Imigrasi di Google Maps

F
Fahrizal Abdul MEditor: Fahrizal Abdul M
|16:00 WIB
Bagikan:
Ini Tanggapan Google Terkait Nomor WhatsApp Palsu Kantor Imigrasi di Google Maps
Google menanggapi persoalan nomor Whatsapp palsu kantor migrasi di Google Maps. (ilustrasi Freepik)

PasundanEkspres - Google akhirnya merespons isu mengenai nomor WhatsApp palsu yang tercantum di profil kantor imigrasi pada Google Maps. Perusahaan teknologi terkemuka ini menyatakan bahwa mereka menghadapi kendala teknis yang menyebabkan perubahan informasi pada beberapa profil bisnis.

"Kami menyadari adanya masalah terkait informasi pada Profil Bisnis. Kebijakan kami dengan jelas mengharuskan bahwa setiap usulan perubahan dari pengguna harus berdasarkan informasi yang akurat, dan tim kami bekerja sepanjang waktu untuk menangani aktivitas yang melanggar kebijakan tersebut," kata pihak Google Indonesia dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun X.com.

"Kami mengalami masalah teknis yang berdampak pada perubahan informasi di beberapa profil bisnis, dan kami telah menerapkan langkah-langkah perbaikan untuk mencegah terulangnya perubahan informasi yang tidak akurat. Kami juga sedang dalam proses memulihkan informasi yang benar," lanjut pernyataan tersebut.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Imigrasi memperingatkan masyarakat mengenai keberadaan nomor WhatsApp palsu yang tercantum di Google Maps pada profil kantor imigrasi. Nomor kontak palsu tersebut digunakan untuk melakukan penipuan.

"Waspada Penipuan! Nomor Kontak Palsu Marak di Laman Google Maps Kantor Imigrasi. Masyarakat diimbau untuk berhati-hati dengan nomor kontak WhatsApp palsu 081230030440 yang disisipkan dalam informasi alamat pada laman Google Maps sejumlah Kantor Imigrasi," demikian pernyataan dari Ditjen Imigrasi.

Direktorat Jenderal Imigrasi menjelaskan bahwa nomor mencurigakan tersebut ditemukan setelah dilakukan penelusuran menggunakan aplikasi GetContact. Ditegaskan bahwa nomor tersebut tidak valid, sehingga diduga kuat sebagai upaya penipuan.

"Fitur Google My Business yang memungkinkan pengguna untuk mengedit informasi bisnis diduga telah disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," tulis akun Ditjen Imigrasi.

Sekretaris Ditjen Imigrasi, Sandi Andaryadi, mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan ulang jika ingin menghubungi kantor imigrasi. Ia mengimbau agar warga tidak mudah percaya dengan informasi yang tidak diverifikasi.

"Selalu lakukan pengecekan ulang, jangan mudah percaya. Hubungi kontak resmi dan media sosial Direktorat Jenderal maupun kantor Imigrasi," ucap Sandi.

Ditjen Imigrasi juga mengingatkan warga untuk selalu mengakses informasi resmi mengenai layanan imigrasi dan biaya PNBP melalui kanal-kanal resmi Ditjen Imigrasi.

"Direktorat Jenderal Imigrasi segera menyurati Google untuk menghapus nomor tersebut. Ditjen Imigrasi juga akan meminta operator seluler untuk memblokir nomor tersebut," demikian pernyataan Ditjen Imigrasi.

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini4 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat5 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta5 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta6 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang7 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline7 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline7 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline8 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle9 jam lalu