Kades Jalancagak Bakal Surati Presiden Jika Program MBG Tak Libatkan Warga dan UMKM Setempat

PASUNDANEKSPRES.ID - Kepala Desa Jalancagak, Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, Indra Zainal Alim, menyatakan sikap tegas terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Indra menegaskan akan mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, apabila program tersebut tidak melibatkan warga desa serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pernyataan tersebut disampaikan Indra sebagai bentuk keprihatinan sekaligus peringatan keras agar program strategis nasional tersebut benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat desa, bukan hanya sebatas penyaluran bantuan semata tanpa pemberdayaan ekonomi lokal.
“Untuk yang punya MBG, khususnya di wilayah Jalancagak, seandainya kalian tidak melibatkan warga Desa Jalancagak dan tidak memberi ruang untuk UMKM Desa Jalancagak, ingat saya akan buat surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto,” tegas Indra pada Minggu (8/2/2026).
Menurutnya, Program MBG seharusnya tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok rentan, tetapi juga harus menjadi motor penggerak ekonomi desa. Pelibatan warga lokal dan UMKM dinilai sangat penting agar manfaat program dapat dirasakan secara menyeluruh.
Indra menambahkan, sikap tersebut bukan hanya berlaku untuk Desa Jalancagak semata, melainkan juga untuk desa-desa lain di Kabupaten Subang. Ia menilai, jika pelaksanaan MBG di berbagai wilayah tidak melibatkan masyarakat setempat, maka tujuan besar dari program tersebut berpotensi melenceng dari semangat keadilan sosial dan pemerataan ekonomi.
“Ingat, bukan hanya di wilayah Desa Jalancagak saja, tapi juga desa-desa lainnya di Kabupaten Subang. Kira-kira MBG tidak melibatkan warganya, saya akan buat surat terbuka kepada Presiden Prabowo,” ujarnya.
Lebih lanjut, Indra menjelaskan banyak UMKM desa yang sebenarnya memiliki kemampuan dan kesiapan untuk terlibat, mulai dari penyedia bahan pangan lokal hingga jasa pengolahan makanan.
Jika dikelola dengan baik, program MBG dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, serta memperkuat ketahanan pangan berbasis desa.(hdi/ysp)
