Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

KPU Subang Ikuti Keputusan Pemerintah Soal Wacana Pemilihan Kepala Daerah

C
Cindy Desita Putri Editor: Yusup Suparman
|08:52 WIB
Bagikan:
KPU Subang Ikuti Keputusan Pemerintah Soal Wacana Pemilihan Kepala Daerah
Ketua KPU Kabupaten Subang, Abdul Muhyi

PASUNDANEKSPRES.ID - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang, Abdul Muhyi memberikan pendapatnya soal wacana kepala daerah dipilih oleh anggota DPRD.

Abdul Muhyi menegaskan l, posisi KPU sebagai lembaga pelaksana undang-undang yang siap menjalankan setiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

Abdul Muhyi menekankan, KPU di tingkat kabupaten/kota memiliki fungsi sebagai implementator regulasi, bukan pembuat kebijakan.

Oleh karena itu, KPU tidak berada pada kapasitas untuk menyatakan sikap sepakat atau tidak sepakat terhadap wacana tersebut.

“Kami di KPU, khususnya KPU Kabupaten Subang, adalah lembaga pelaksana undang-undang. Ketika nanti berdasarkan undang-undang atau aturan yang berlaku ada perubahan, bagi kami tidak ada masalah. Kami akan melaksanakan apa yang menjadi amanat undang-undang,” ujarnya saat diwawancara Pasundan Ekspres, belum lama ini.

Ia menegaskan, apa pun keputusan yang diambil oleh pemerintah dan pembentuk undang-undang, KPU akan tetap menjalankan tugas secara profesional dan konstitusional.

Menurutnya, setiap kebijakan yang lahir diyakini telah melalui kajian yang mendalam dari berbagai aspek.

“Kami meyakini setiap langkah yang diambil pemerintah tentu berdasarkan kajian yang sangat komprehensif, baik dari aspek sosial, politik, ekonomi, maupun aspek lainnya. Perubahan apa pun pada akhirnya dimaksudkan untuk kebaikan bersama,” kata Abdul Muhyi.

Lebih jauh, Abdul Muhyi menilai pemilu dan Pilkada memiliki peran fundamental dalam kehidupan demokrasi. Pemilu bukan semata-mata prosedur memilih pemimpin, melainkan fondasi penting dalam membangun kesadaran politik dan demokrasi masyarakat.

“Kalau bicara pemilu dan Pilkada, itu merupakan fondasi bagaimana membangun kesadaran publik bahwa negara ini adalah negara demokrasi. Demokrasi adalah proses yang melibatkan seluruh unsur, baik pemerintah maupun rakyat, dalam membangun Indonesia,” jelasnya.

Ia berharap, apa pun format penyelenggaraan Pilkada ke depan, nilai-nilai demokrasi tetap menjadi pijakan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta mampu memperkuat partisipasi dan kepercayaan publik terhadap sistem pemerintahan. (cdp/ysp)

Berita Terbaru

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline14 menit lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline41 menit lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle1 jam lalu
Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Wamen Ossy Ajak Kolaborasi para Arsitek untuk Wujudkan Visi Kota 2045

Headline3 jam lalu
ADVERTISEMENT
Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Dalam Dua Tahun Terakhir, Kementerian ATR/BPN Jangkau 16 Masyarakat Hukum Adat dan Daftarkan 68 Bidang Tanah Ulayat

Nasional3 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Kapolres: Beda Pilihan, Persaudaraan Harus Tetap Terjaga

Headline3 jam lalu
Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Wabup Subang Agus Masykur Dorong Pemuda Jadi Pelopor Perubahan dan Manfaatkan Peluang Pembangunan

Headline3 jam lalu
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Laut Bercerita, Angkat Perjuangan Aktivis Mahasiswa

Lifestyle3 jam lalu
600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

600 Truk Disiapkan, Peluncuran Program Gentengisasi di Majalengka Libatkan 34 UMKM

Nasional4 jam lalu
Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Kasus ISPA Akibat Karhutla Capai 333 Ribu, 75 Ribu di Antaranya Balita

Nasional4 jam lalu