Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kronologi Insiden Mesin Pesawat Haji Terbakar di Makassar Dijelaskan oleh Direktur Utama Garuda

H
Hilman Fajri AmirullohEditor: Hilman Fajri Amirulloh
|12:06 WIB
Bagikan:
Kronologi Insiden Mesin Pesawat Haji Terbakar di Makassar Dijelaskan oleh Direktur Utama Garuda
Kronologi Insiden Mesin Pesawat Haji Terbakar di Makassar Dijelaskan oleh Direktur Utama Garuda/foto via Screenshot YouTube (Warta Kota Production)

PASUNDAN EKSPRES - Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, telah menguraikan kronologi kejadian terkait insiden mesin pesawat yang terbakar dalam penerbangan Haji GA-1105 rute Makasar-Madinah. 

Penerbangan ini merupakan bagian dari Kloter 5 yang berasal dari embarkasi Makassar. Keputusan untuk melakukan Return to Base (RTB) diambil oleh Pilot in Command (PIC) sesaat setelah pesawat lepas landas.

"Keputusan RTB tersebut diambil oleh Pilot in Command (PIC) segera setelah pesawat lepas landas dengan mempertimbangkan kondisi kendala engine pesawat yang memerlukan pemeriksaaan lebih lanjut, setelah diketahui adanya percikan api pada salah satu engine," ujarnya dalam keterangan resmi, Seperti yang dikutip dari CNBC Indonesia pada Kamis 16 Mei 2024.

Hal ini dilakukan sebagai respons cepat untuk mengurangi risiko yang muncul akibat kondisi engine pesawat yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, setelah adanya laporan mengenai percikan api pada salah satu mesin pesawat.

Setelah mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, pada pukul 17.15 waktu setempat, seluruh penumpang dievakuasi dengan kondisi yang aman dan baik.

"Perlu kami sampaikan bahwa penerbangan tersebut telah mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pada pukul 17.15 LT. Lebih lanjut, seluruh penumpang pesawat tiba di bandara dalam keadaan selamat dan baik," sebutnya. 

Garuda Indonesia kemudian mengatur penerbangan ulang GA-1105 pada pukul 22:02 waktu setempat dari Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, setelah melakukan prosedur RTB akibat kendala mesin.

Para penumpang dari Jemaah Kloter 5 Embarkasi Makassar tersebut kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan pesawat Boeing 747-400 (ER-TRV) dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, pada hari yang sama pukul 03.40 waktu setempat.

Mesin pesawat yang mengalami masalah, yang dioperasikan dengan armada Boeing 747-400 (ER-BOS), akan dihentikan operasionalnya sementara waktu untuk menjalani inspeksi menyeluruh bersama pihak terkait hingga pesawat tersebut dinyatakan siap untuk terbang kembali.

Sebagai langkah mitigasi, Garuda Indonesia telah menyediakan alokasi pesawat cadangan untuk memastikan keberangkatan calon jemaah haji berikutnya dari Embarkasi Makassar tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sebelum kejadian tersebut, GA-1105 berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 15:30 waktu setempat dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah, pada pukul 21.10 waktu setempat. 

Penerbangan tersebut membawa sedikitnya 450 penumpang, yang terdiri dari rombongan calon jamaah haji dari embarkasi Makassar, serta 18 awak pesawat.

Irfan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh seluruh Jemaah Haji yang terdampak oleh insiden tersebut, serta kepada Kementerian Agama RI selaku penyelenggara haji.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada seluruh Jemaah Haji pada penerbangan tersebut dan juga Kementerian Agama RI selaku penyelenggara haji," Ujar Irfan.

(hil/hil)

Berita Terbaru

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Bupati Purwakarta Tegas Soal Gereja di Cikopo: Jika Syarat Terpenuhi, Harus Diizinkan!

Purwakarta46 menit lalu
Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta Heboh! Ratusan Massa Gelar Aksi, Rencana Gereja di Cikopo Jadi Perhatian

Purwakarta56 menit lalu
Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Viral Rumah Dinas TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judol, KSAD: Tindak Tegas

Nasional2 jam lalu
Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat2 jam lalu
ADVERTISEMENT
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat3 jam lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang3 jam lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional3 jam lalu
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga3 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional3 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga4 jam lalu