Kunjungi As-Syifa, Dandim 0605/Subang Tegaskan Dukungan Pembinaan Karakter

PASUNDANEKSPRES.ID - Komitmen memperkuat pendidikan karakter dan wawasan kebangsaan ditegaskan Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Asep Saepudin, melalui kunjungan silaturahmi ke Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah pada Rabu (25/2/2026).
Kunjungan ini menjadi penanda sinergi nyata antara TNI dan lembaga pendidikan dalam membentuk generasi muda Subang yang berakhlak, disiplin, dan berkarakter kuat.
Sekretaris Yayasan As-Syifa Al-Khoeriyyah, H. Budi Mulia, menyambut kunjungan tersebut dengan penuh rasa syukur. Dia menyampaikan silaturahmi ini merupakan sebuah kehormatan besar bagi keluarga besar As-Syifa.
“Sebenarnya kami yang berencana bersilaturahmi ke Kodim, namun ternyata Bapak Dandim yang justru lebih dahulu menyambangi kami. Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan dan rahmat dari Allah SWT,” ungkapnya.
Dalam pertemuan yang berlangsung secara formal namun penuh kehangatan itu, pihak yayasan memperkenalkan perjalanan dan kiprah As-Syifa yang telah mengabdi di bidang pendidikan selama 23 tahun.
Selain itu, turut diperkenalkan sosok Ketua Dewan Pembina Yayasan, dr. Suleiman Omar S. Qush, yang menjadi salah satu figur penting dalam pengembangan konsep pendidikan berbasis akhlak dan keislaman di As-Syifa.
Sementara itu, Letkol Czi Asep Saepudin menegaskan kesiapan Kodim 0605/Subang untuk terus bersinergi dengan lembaga pendidikan, khususnya dalam penguatan karakter dan wawasan kebangsaan bagi generasi muda.
Menurutnya, pendidikan karakter menjadi fondasi penting dalam menghadapi tantangan zaman, terutama di era digital yang penuh pengaruh negatif.
“Kodim siap berkontribusi dalam pembinaan kedisiplinan, nasionalisme, serta penguatan karakter peserta didik. Kami memiliki program bina karakter anak yang sangat relevan dan bisa disinergikan dengan nilai-nilai pendidikan yang diterapkan di As-Syifa,” ujar Dandim.
Kesan positif Dandim semakin terlihat saat ia mengikuti rangkaian school tour di lingkungan As-Syifa Boarding School. Berdasarkan pengalaman tugasnya di berbagai daerah, Letkol Asep mengaku prihatin melihat fenomena remaja yang mudah terpengaruh oleh paham dan perilaku negatif.
Oleh karena itu, ia menilai keberadaan As-Syifa menjadi solusi strategis dalam membentuk generasi bangsa yang saleh, berakhlak, dan bermental kuat.
“Dengan adanya As-Syifa, saya melihat harapan besar bagi Indonesia, khususnya Subang, dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan moral,” tuturnya.
Penilaian positif tersebut bahkan mendorong Dandim secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk menyekolahkan putranya di As-Syifa. Ia menilai lingkungan pendidikan yang religius, disiplin, serta adanya program tahfidz Al-Qur’an menjadi nilai tambah yang sangat penting bagi masa depan anak.
Kunjungan semakin bermakna saat Dandim menyapa langsung para santri di Kampus 4 Jalancagak. Di hadapan para santriwati, ia memberikan motivasi dan penguatan mental, mengajak mereka untuk menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan tidak mudah terpengaruh tren negatif. Interaksi hangat melalui sesi tanya jawab singkat pun berlangsung cair dan penuh antusiasme.
Melihat lingkungan sekolah yang asri serta sambutan hangat dari para santri, Dandim meyakini As-Syifa telah berhasil menciptakan ekosistem pendidikan yang nyaman dan berkualitas.(hdi/ysp)
