Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Mengenal Silsilah Keturunan Raden Aria Wangsa Goparana

P
Putri MelaniaEditor: Heru Ramdani
|13:40 WIB
Bagikan:
Mengenal Silsilah Keturunan Raden Aria Wangsa Goparana
Silsilah Keturunan Raden Aria W. (Sumber Foto: Screenshot via rodovic.org)

PASUNDANEKSPRES.ID - Silsilah keturunan Raden Aria sering dibicarakan ketika masyarakat Subang menelusuri kembali jejak panjang tokoh-tokoh penting yang membentuk identitas daerah ini.

Kebanyakan warga hanya mengenal nama Sunan Sagalaherang sebagai sosok penyebar Islam, padahal di balik itu terdapat alur keturunan yang terkait langsung dengan dinasti Pajajaran, Talaga Manggung, hingga Sumedang Larang.

Kisahnya tidak hanya menyinggung dakwah Islam abad ke-16, tetapi juga mengungkap keterhubungan antara Pajajaran, Talaga Manggung, Sumedang Larang, hingga Cirebon.

Banyak sisi yang kerap terlewat, padahal seluruh rangkaian sejarah itu membentuk karakter Subang hingga kini.

Silsilah Keturunan Raden Aria Wangsa Goparana

Menelusuri silsilah keturunan Raden Aria menghadirkan gambaran utuh mengenai struktur bangsawan Sunda pada masanya.

Rangkaian kisah ini memperlihatkan bagaimana hubungan antar­kerajaan, tokoh penting, serta garis keturunan berpadu membentuk sejarah lokal. Ulasan lengkapnya dapat disimak sebagaimana dirangkum Pasundan Ekspres dari laman Facebook "Bedar Sejarah".

Raden Aria atau Dalem Wangsa Goparana merupakan putra Sunan Wanaperih, raja Talaga Manggung. Sunan Wanaperih adalah putra pertama dari Prabu Pucuk Umun dan Ratu Sunyalarang.

Prabu Pucuk Umun sendiri masih berada dalam garis keturunan Prabu Siliwangi, sementara Ratu Sunyalarang terhubung dengan keluarga Sumedang Larang melalui hubungan saudara sebapak dengan Nyai Ratu Pucuk Umun, ibu dari Prabu Geusan Ulun.

Rantai keturunan tersebut tidak berhenti pada satu garis. Cucu Sunan Wanaperih, yaitu Pangeran Surawijaya atau Sunan Ciburuy, menikah dengan Ratu Raja Kertadiningrat dari Cirebon.

Dari pernikahan itu lahir enam keturunan yang kemudian tersambung ke Panjalu melalui Ratu Tilarnagara.

Alur ini menggambarkan bagaimana kerajaan-kerajaan Sunda saling bertaut bukan hanya lewat politik, tetapi juga lewat keluarga.

Talaga memasuki fase krusial saat kekuasaan Pangeran Secanata berbenturan dengan kebijakan V.O.C.

Pemindahan pemerintahan ke Majalengka memunculkan perlawanan rakyat. Sisa-sisa peristiwa ini masih dapat dilihat melalui pusaka dan senjata di Museum Talaga, memperlihatkan betapa besar pengaruh perubahan kekuasaan pada masa itu.

Perjalanan Raden Aria ke Sagalaherang dan Pengaruhnya

Keputusan Dalem Wangsa Goparana meninggalkan jalur kekuasaan Talaga Manggung menjadi titik penting dalam sejarah Subang.

Ia memilih berfokus pada penyebaran Islam dan melakukan perjalanan ke berbagai wilayah seperti Subang, Purwakarta, Cianjur, Sukabumi, serta Limbangan.

Sagalaherang menjadi tempat yang akhirnya melekat kuat dengan jejaknya.

Cerita rakyat menyebut ia adalah tokoh yang membuka pemukiman Sagalaherang sekaligus pemberi nama wilayah tersebut.

Kehadirannya membuat Sagalaherang tidak sekadar dusun tua, melainkan kawasan yang tumbuh dari bimbingan seorang bangsawan, ulama yang dihormati. Peran itu membuatnya dikenang sebagai Sunan Sagalaherang.

Keturunannya tidak berhenti memberi pengaruh. Salah satu keturunan paling dikenal ialah Jayasasana atau Raden Wira Tanu I, tokoh yang membuka pemukiman Cikundul sekaligus menjadi Bupati Cianjur pertama.

Garis ini memperlihatkan bagaimana keturunan Wangsa Goparana tersebar ke berbagai titik strategis Priangan dan berkontribusi terhadap pembentukan struktur wilayah kabupaten di masa-masa awal.

Warisan Jejak Raden Aria bagi Identitas Subang

Pemahaman silsilah keturunan Raden Aria memberikan perspektif baru tentang asal-usul Subang, terutama Sagalaherang.

Jejak Wangsa Goparana bukan hanya terkait kerajaan, tetapi juga pembentukan masyarakat, pemerintahan lokal, dan penyebaran Islam pada masa ketika perjalanan jauh masih dilakukan lewat jalur hutan dan lembah.

Warisan tersebut memperlihatkan bahwa sejarah Subang tidak berdiri sendiri. Daerah ini dibangun oleh persentuhan dakwah, migrasi bangsawan, dan dinamika politik kerajaan Sunda.

Menyadari rangkaian ini membuat masyarakat Subang masa kini dapat melihat bahwa identitas daerahnya berakar pada sosok-sosok besar dari masa lampau.

Pada akhirnya, pelacakan silsilah keturunan Raden Aria bukan hanya catatan keluarga, tetapi jembatan untuk memahami bagaimana Sagalaherang tumbuh, siapa tokoh awalnya, dan bagaimana warisan itu terus dikenang sebagai bagian dari sejarah Subang.

(pm)

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional9 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang9 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang10 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang10 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang10 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional11 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang12 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional13 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle13 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang13 jam lalu