Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Minim Transportasi Umum ke SMKN Cijambe Subang

M
Muhammad FaisalEditor: Yusup Suparman
|08:00 WIB
Bagikan:
Minim Transportasi Umum ke SMKN Cijambe Subang
JALAN KAKI: Potret sejumlah siswa SMKN Cijambe berjalan kaki menuju ke sekolahnya. Muhammad Faishal/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Pagi hari terasa sangat segar di daerah Kecamatan Cijambe, nampak sejumlah siswa dengan mengenakan seragam olahraga berjalan menuju ke sekolahnya dengan wajah yang menahan kantuk. Mereka adalah siswa SMKN Cijambe Subang. Sekolah tersebut berada di lingkungan yang bisa dikatakan masih terlihat begitu asri.

Lokasinya yang di kelilingi perbukitan membuat sekolah ini memiliki pemandangan yang tidak bisa di temukan di area perkotaan.

Akan tetapi, dibalik asrinya sekolah itu, tersimpan suatu masalah. Guru SMKN Cijambe, Rizky Muhamad Subagja, S.Pd., M.Tr.IP mengungkapkan jarak antara sekolah tempatnya mengajar dengan akses terdekat untuk menjangkau transportasi umum cukup jauh.

"Kira-kira untuk sampai ke sekolah dengan menggunakan angkot itu, siswa harus berjalan kurang lebih 6 kilometer dari tempat dia turun, belum lagi di daerah sini angkot kan tidak sebanyak itu," ucapnya.

Meskipun demikian, sejumlah siswa biasa menggunakan sepeda motor untuk berangkat ke sekolah, walaupun jumlahnya tidak begitu banyak.

"Sebagian besar anak yang bersekolah di sini itu berasal dari kalangan menengah ke bawah, jadi yang menggunakan motor mungkin tidak sebanyak di wilayah Subang Kota," ucapnya.

Namun, belakangan ini tak begitu nampak sejumlah siswa yang menggunakan motor tersebut. Rupanya hal ini dampak dari kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tentang pelarangan siswa menggunakan sepeda motor ke sekolah.

Rizky bilang, sebenarnya ia mengetahui bahwa beberapa siswa masih menggunakan motor ke sekolah meskipun adanya larangan tersebut, tapi mereka tidak lagi parkir di sekolah.

"Masih ada beberapa siswa yang menggunakan motor, tapi tidak parkir di sekolah, melainkan dititipkan ke berbagai tempat," ucapnya.
Menurutnya, hal ini bentuk dilema dari siswa tentang permasalahan minimnya akses transportasi umum ke sekolah yang seharusnya bisa menjadi alternatif.

"Jangankan angkot, bahkan ojek online pun kadang jarang ada yang nyangkut," ucapnya.

Ia berpendapat bahwa sebenarnya kebijakan tersebut memiliki tujuan yang bagus, hanya saja diperlukan beberapa penyesuaian agar para siswa dapat tetap berangkat ke sekolah dengan nyaman dan aman.

"Bagus sebenarnya kebijakan ini, tapi harus dilakukan juga beberapa pertimbangan, seperti di sekolah ini. Mungkin bisa salah satunya membuka jalur angkot sampai ke sekolah," ucapnya.

Dririnya berharap akses transportasi umum yang layak dan aman bisa menjangkau wilayah sekolahnya tersebut, sehingga baik siswa maupun guru dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan baik.(fsh/ysp)

Berita Terbaru

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Kejari dan Bapas Subang Laksanakan  Eksekusi Pidana Kerja Sosial

Headline3 jam lalu
Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Hujan Disertai Angin Puting Beliung Terjang Padalarang

Bandung Barat4 jam lalu
Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Kejari Purwakarta Turut Sukseskan Ngosrek Bersama Lintas Sektoral di Situ Buleud

Purwakarta5 jam lalu
Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Ikuti Deklarasi Damai, Cakades Diingatkan Jaga Kondusifitas dan Kamtibmas

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

HP Terbaru Akhir Tahun 2026: Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap, dari Rp1 Jutaan

Lifestyle5 jam lalu
Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Desak Pemkab Turun Tangan, FMSB Soroti Tenaga Kerja Lokal dan Perizinan PT CMM

Subang5 jam lalu
Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta Cabut Izin KBIHU Al-Fatah

Purwakarta6 jam lalu
Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Kapolres Purwakarta Wajibkan Pelaku Tawuran Lapor Berkala

Purwakarta6 jam lalu
Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital,  Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Satpol PP Karawang Siapkan Personel Bantuan Pilkades Digital, Antisipasi Gangguan Proses Pemilihan

Karawang6 jam lalu
DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

DPRD Karawang Kecewa Terhadap PT Nipro Indonesia Jaya

Karawang6 jam lalu
Minim Transportasi Umum ke SMKN Cijambe Subang | Pasundan Ekspres