Pemcam Pagaden dan Puskesmas Lakukan Fogging di Desa Sukamulya

PASUNDANEKSPRES.ID — Pemerintah Kecamatan Pagaden bersama UPTD Puskesmas Pagaden melakukan gerakan pembasmian nyamuk demam berdarah dengue (DBD) melalui kegiatan fogging di Desa Sukamulya, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Kamis (16/1/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan potensi penyebaran penyakit DBD di wilayah tersebut.
Kegiatan fogging ini merupakan respons terhadap tantangan kesehatan masyarakat, khususnya dalam mencegah penyebaran penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Aparat kecamatan, pemerintah desa, serta tenaga kesehatan terlibat langsung dalam pelaksanaan di lapangan.
Sekretaris Kecamatan Pagaden, Edi Sudrajat, S.Sos., M.Si., mengatakan bahwa fogging dilakukan secara bersama-sama oleh pihak kecamatan dan Puskesmas Pagaden.
Menurut dia, Desa Sukamulya menjadi prioritas karena adanya kasus yang diduga mengarah pada penyakit DBD. “Hal ini perlu dicegah sedini mungkin agar penyebaran nyamuk DBD tidak meluas,” kata Edi di lokasi kegiatan.
Selain fogging, pihaknya juga telah melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) serta membagikan bubuk abate kepada warga. Namun demikian, Edi menyebut masih ditemukan masyarakat yang diduga terjangkit DBD, sehingga upaya pencegahan perlu terus diperkuat.
Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Warga diminta rutin menguras dan menutup tempat penampungan air serta mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, atau yang dikenal dengan gerakan 3M Plus.
Sementara itu, Kepala Desa Sukamulya, Amar, menyampaikan apresiasi kepada Puskesmas Pagaden atas kesigapan melakukan fogging dan pemberian bubuk abate. Menurut dia, penggunaan abate efektif untuk menekan keberadaan jentik nyamuk penyebab DBD.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk terus melakukan 3M Plus, menjaga kebersihan lingkungan, serta membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Amar.(dan/ysp)
