Pemkab Subang Mulai Realisasi Seragam Gratis saat Tahun Ajaran Baru, Anggaran Minimal Rp7 Miliar

SUBANG-Pemerintah Kabupaten Subang akan segera merealisasikan program seragam gratis bagi siswa baru tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Program yang merupakan salah satu janji politik Bupati Subang, Reynlady Putra Andita ini diperkirakan akan menelan anggaran sebesar Rp7 hingga Rp15 miliar.
“Total anggaran ini untuk janji politik, dan sebesar Rp7 miliar di antaranya harus terealisasi,” ujar Bupati Reynlady saat memberikan keterangan kepada awak media pada beberapa waktu lalu.
Reynaldy mengatakan, seragam gratis yang disiapkan meliputi seragam nasional putih merah untuk SD, putih biru untuk SMP, serta seragam pramuka.
Sementara seragam batik dan olahraga tidak termasuk karena tiap sekolah memiliki model yang berbeda-beda. Untuk tahap awal, program ini difokuskan bagi siswa sekolah negeri terlebih dahulu.
Namun, Reynaldy membuka kemungkinan bahwa ke depannya siswa dari sekolah swasta juga dapat menerima bantuan yang sama.
“Tahun ini kita menggunakan anggaran sisa dari perubahan, jadi kita maksimalkan dulu dana yang ada agar program ini bisa berjalan,” terangnya
Dia menyebut, pendistribusian seragam dilakukan berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, yang mencatat jumlah murid baru kelas satu SD dan SMP.
Saat ini, pemerintah tengah mematangkan konsep penyaluran bantuan tersebut.
“Nanti sistemnya akan kita kaji, apakah seragam disiapkan langsung oleh pemerintah atau ada mekanisme lain,” jelasnya.
Dengan dimulainya program ini, Reynaldy berharap beban biaya pendidikan bagi para orang tua dapat berkurang dan akses pendidikan menjadi lebih merata bagi seluruh anak di Subang.
“Kami berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan mengembangkan program ini agar lebih tepat sasaran,” tutupnya.
Kepala Disdikbud Subang, Nunung Suryani mengungkapkan, program seragam gratis akan mulai berjalan tahun ini. "Program seragam gratis ini akan dilakukan mulai tahun ajaran 2025/2026," ucapnya.
Dia mengatakan, program ini merupakan salah satu program dari Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita dan Wabup Subang Agus Masykur.
Dia mengatakan, pihak yang menerima program ini adalah siswa baru SD dan SMP di Kabupaten Subang.
"Nantinya seragam akan diberikan pada tahun ini kepada siswa yang baru masuk, yaitu kelas 1 SD dan kelas 1 SMP setelah diterima di SD atau SMP," ucapnya.
Nunung menyebutkan, beberapa seragam yang nantinya akan diberikan pada program tersebut.
Mendapat Respon Positif
Kebijakan ini langsung disambut hangat oleh para pendidik di Subang. Kepala SDN Sukahayu, Resti mendukung program tersebut. Menurutnya, program ini sangat membantu para orang tua murid, terutama yang berasal dari kalangan ekonomi menengah ke bawah.
“Kami sangat bersyukur dan mendukung penuh program ini. Tidak semua orang tua siswa mampu membeli seragam baru, apalagi bagi yang punya anak lebih dari satu. Dengan adanya bantuan ini, beban mereka jelas berkurang,” ujar Resti pada Kamis (8/5/2025).
Hal senada disampaikan Saripudin Bahari, seorang guru di wilayah Subang Selatan. Ia menilai seragam baru akan memberikan semangat dan motivasi bagi para siswa untuk memulai tahun ajaran dengan penuh percaya diri.
“Seragam baru bukan hanya soal pakaian. Ini menyangkut psikologis anak. Mereka merasa setara, tidak minder, dan lebih semangat datang ke sekolah,” ujarnya.
Kepala SDN Karang Bagja, Tatat Rahmawati, menilai program ini sebagai bukti nyata perhatian pemerintah daerah terhadap dunia pendidikan. Ia berharap program ini bisa dilanjutkan secara berkelanjutan.
“Program ini luar biasa. Kami berharap seragam gratis ini bisa terus diberikan setiap tahun, dan bahkan diperluas untuk jenjang lainnya atau untuk siswa dari keluarga kurang mampu di kelas lainnya,” ungkap Tatat.
Tak hanya dari pihak sekolah, orang tua siswa pun menyambut antusias program ini. Rina Marlina, ibu dari calon siswa kelas 1 SD di Kecamatan Subang SDN Wanareja, merasa sangat terbantu.
“Biasanya kalau masuk tahun ajaran baru, saya harus siapin uang buat beli seragam, sepatu, dan perlengkapan lain. Dengan adanya seragam gratis ini, alhamdulillah, saya bisa pakai uangnya buat kebutuhan lain,” katanya.(cdp/hdi/ysp)
