Penguatan Benih Ikan di Subang Belum Masuk Anggaran 2026, Dinas Perikanan Ajukan di Anggaran Perubahan

SUBANG – Program penguatan benih ikan di Subang untuk pembudidaya di Kabupaten Subang belum dapat direalisasikan pada anggaran murni tahun 2026. Dinas Perikanan Kabupaten Subang memastikan program tersebut akan kembali diusulkan melalui pembahasan anggaran perubahan.
Kepala Bidang Perikanan Air Tawar Dinas Perikanan Kabupaten Subang, Andriana, mengatakan program penguatan benih belum masuk dalam alokasi anggaran murni 2026 sehingga pihaknya masih menunggu proses pengajuan pada perubahan anggaran.
"Belum teranggarkan di anggaran murni. Nanti kita lihat di anggaran perubahan. Tinggal menunggu proses dan bagaimana kebijakan dari Pak Bupati nantinya," ujarnya saat dikonfirmasi Pasundan Ekspres, pada Selasa (7/7/2026).
Menurut Andriana, penguatan benih menjadi salah satu program prioritas yang akan diusulkan karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan usaha pembudidaya ikan di Kabupaten Subang.
Pada pembahasan anggaran perubahan, pihaknya akan mengusulkan bantuan benih untuk sejumlah komoditas unggulan yang banyak dikembangkan masyarakat, seperti ikan nila, ikan mas, lele, serta ikan hias.
"Nanti kalau di perubahan anggaran prioritas kami mengusulkan penguatan benih sesuai tematik, yaitu untuk ikan nila, ikan mas, dan lele. Selain itu ada juga usulan untuk ikan hias," katanya.
Ia menjelaskan, pemilihan komoditas tersebut berdasarkan kondisi di lapangan, di mana mayoritas masyarakat Subang mengembangkan budidaya ikan nila, ikan mas, dan lele.
"Prioritas kami memang lele, ikan mas, dan nila karena melihat mayoritas masyarakat membudidayakan komoditas tersebut," jelasnya.
Menurutnya, dukungan benih menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas budidaya ikan. Dengan ketersediaan benih yang lebih baik, diharapkan pembudidaya mampu meningkatkan hasil produksi dan memperkuat sektor perikanan air tawar di Kabupaten Subang.
Dinas Perikanan berharap usulan tersebut mendapat dukungan dalam pembahasan anggaran perubahan sehingga program penguatan benih dapat segera direalisasikan.
"Kami akan melihat seperti apa arahan pimpinan, termasuk kebijakan Pak Bupati. Mudah-mudahan usulan ini bisa mendapat dukungan sehingga program penguatan benih dan pemberdayaan pembudidaya dapat direalisasikan," pungkasnya.(hdi/ysp)
