Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

F
Fahrizal Abdul MEditor: Dobi Maulana
|18:00 WIB
Bagikan:
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya
Ruang Bersama Indonesia merupakan program kolaboratif pemerintah yang mengintegrasikan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak dan kegiatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

PASUNDANEKSPRES.ID - Ruang Bersama Indonesia (RBI) merupakan program pemerintah yang dirancang untuk membangun lingkungan desa dan kelurahan yang lebih aman, inklusif, dan mendukung pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak. 

Program ini berada di bawah Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) dan dikembangkan sebagai kelanjutan dari program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA). 

Berbeda dari pendekatan sebelumnya yang lebih berfokus pada program kementerian, RBI dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pemerintah desa atau kelurahan, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga masyarakat hingga relawan. 

Lantas, apa sebenarnya Program Ruang Bersama Indonesia? 

Apa Itu Ruang Bersama Indonesia? 

Ruang Bersama Indonesia adalah sebuah model pemberdayaan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan yang mengintegrasikan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak dan keluarga. 

Program ini tidak sekadar berarti membangun sebuah gedung atau tempat berkumpul. 

Konsep RBI lebih luas karena menjadikan ruang fisik, kegiatan masyarakat, layanan publik dan kolaborasi antar-pihak sebagai bagian dari satu ekosistem. 

KemenPPPA menjelaskan RBI sebagai ruang kolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan perempuan mengembangkan potensinya dan anak-anak tumbuh dengan baik. 

Karena itu, sebuah RBI dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia di desa atau kelurahan, selama dapat mendukung tujuan program. 

RBI Merupakan Kelanjutan Program DRPPA 

RBI bukan program yang muncul tanpa pendahulu. Program ini merupakan pengembangan dari Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) yang sebelumnya telah dikembangkan pemerintah. Menurut KemenPPPA, perbedaan utamanya terletak pada pendekatan kolaborasi. 

Jika DRPPA lebih banyak menjadi fokus kementerian, RBI dirancang untuk memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga serta partisipasi masyarakat. 

Dengan pendekatan tersebut, perlindungan perempuan dan anak tidak hanya menjadi tugas pemerintah pusat. 

Pemerintah daerah, desa, masyarakat dan berbagai lembaga diharapkan ikut mengambil peran. 

Apa Tujuan Program Ruang Bersama Indonesia? 

Secara umum, RBI bertujuan menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan, anak dan keluarga. 

Beberapa tujuan yang ditekankan dalam program ini meliputi: 

  • Mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak. 
  • Meningkatkan perlindungan anak. 
  • Memberdayakan perempuan secara ekonomi. 
  • Meningkatkan kualitas pendidikan anak. 
  • Mendorong kesetaraan gender. 
  • Membangun lingkungan desa yang aman dan inklusif. 
  • Memperkuat partisipasi masyarakat. 
  • Meningkatkan kualitas keluarga. 

KemenPPPA juga menggambarkan tujuan RBI sebagai upaya mewujudkan desa yang lebih ideal, termasuk melalui pemberdayaan ekonomi perempuan, perlindungan anak dan peningkatan kualitas kehidupan masyarakat. 

Apa Saja Kegiatan di Ruang Bersama Indonesia? 

RBI tidak memiliki satu bentuk kegiatan yang harus sama persis di setiap daerah. Kegiatan dapat menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat. 

Contohnya dapat berupa: 

1. Kegiatan untuk Anak 

RBI dapat digunakan untuk menyediakan ruang aktivitas anak di luar sekolah. 

Salah satu gagasan yang diperkenalkan pemerintah adalah menghidupkan kembali permainan tradisional, cerita sejarah dan nilai-nilai kearifan lokal. 

Tujuannya antara lain memberikan alternatif kegiatan bagi anak selain penggunaan gawai. 

Kegiatan dapat berupa: 

  • Permainan tradisional. 
  • Kegiatan membaca. 
  • Edukasi. 
  • Forum anak. 
  • Kegiatan seni dan budaya. 
  • Aktivitas olahraga. 
  • Pembelajaran nonformal. 

2. Pemberdayaan Perempuan 

Aspek lain yang menjadi fokus RBI adalah pemberdayaan perempuan. 

Kegiatan dapat diarahkan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi perempuan. 

Misalnya: 

  • Pelatihan keterampilan. 
  • Pengembangan UMKM. 
  • Pelatihan kewirausahaan. 
  • Pengolahan produk lokal. 
  • Pemasaran produk. 
  • Literasi keuangan. 

Dengan demikian, RBI tidak hanya berfungsi sebagai ruang perlindungan, tetapi juga sebagai tempat perempuan meningkatkan kapasitas ekonomi. 

3. Perlindungan Perempuan dan Anak 

RBI juga berkaitan dengan pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Konsepnya adalah menciptakan lingkungan yang lebih mampu mengenali masalah dan menghubungkan masyarakat dengan layanan yang tersedia. 

Karena itu, koordinasi dengan pemerintah daerah, layanan kesehatan, lembaga perlindungan perempuan dan anak serta masyarakat menjadi penting. 

4. Kegiatan Keluarga 

RBI juga dapat menjadi tempat kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan kualitas keluarga. 

Misalnya kegiatan edukasi parenting, kesehatan keluarga, pengasuhan anak dan kegiatan sosial masyarakat. 

Salah satu implementasi RBI di tingkat desa pada 2026, misalnya, mengintegrasikan kegiatan seperti posyandu, pemberdayaan perempuan, forum anak dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak. 

Apakah RBI Harus Memiliki Gedung Baru? 

Tidak selalu. Ini salah satu hal yang penting dipahami. 

Istilah “ruang bersama” tidak berarti pemerintah harus selalu membangun gedung baru dari nol. RBI dapat dikembangkan melalui pemanfaatan fasilitas dan potensi yang sudah ada di desa atau kelurahan. 

Dalam implementasinya, berbagai kegiatan dapat menggunakan ruang publik atau fasilitas masyarakat yang sesuai. 

Bahkan terdapat contoh pembangunan fasilitas RBI yang dilakukan melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat dan sektor swasta melalui program CSR. 

Artinya, pendekatan RBI lebih menekankan fungsi ruang dan ekosistem kegiatannya, bukan sekadar bangunan fisik. 

Siapa yang Terlibat dalam Program RBI? 

RBI dirancang sebagai program kolaboratif. 

Pihak yang dapat terlibat antara lain: 

  • Pemerintah pusat. 
  • Pemerintah provinsi. 
  • Pemerintah kabupaten/kota. 
  • Pemerintah desa atau kelurahan. 
  • Organisasi masyarakat. 
  • Dunia usaha. 
  • Perguruan tinggi. 
  • Relawan. 
  • Masyarakat setempat. 

Petunjuk teknis RBI 2026 juga menjadikan pemerintah daerah, pemerintah desa/kelurahan, dunia usaha, perguruan tinggi, lembaga masyarakat dan relawan sebagai pihak yang dapat berperan dalam implementasi program. 

Model ini penting karena masalah perempuan dan anak tidak dapat diselesaikan hanya melalui satu sektor. 

Misalnya, perlindungan anak membutuhkan keterlibatan keluarga, sekolah, layanan kesehatan, pemerintah dan masyarakat sekaligus. 

Di Mana Saja RBI Sudah Dikembangkan? 

Pada tahap awal, pemerintah menetapkan sejumlah lokasi sebagai proyek percontohan. 

Pada 2025, tujuh lokasi yang disebut sebagai titik proyek percontohan RBI adalah: 

  • Kampung Jimpitan, Kota Tangerang. 
  • Desa Ayula Selatan, Kabupaten Bone Bolango. 
  • Desa Mendalo Darat, Kabupaten Muaro Jambi. 
  • Kampung Cempluk, Kabupaten Malang. 
  • Kelurahan Oesapa Barat, Kota Kupang. 
  • Desa Pulau Sewangi, Kabupaten Barito Kuala. 
  • Kelurahan Marunda, Jakarta Utara. 

Lokasi tersebut digunakan untuk mengembangkan dan menguji model RBI sebelum diperluas ke daerah lain. 

Kenapa Program RBI Kembali Dibahas pada 2026? 

Ada perkembangan penting pada September 2026. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan bahwa Ruang Bersama Indonesia akan didorong menjadi program wajib pemerintah daerah dan dimasukkan dalam penganggaran APBD 2027. 

Pemerintah ingin program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi bagian dari pembangunan di tingkat daerah. 

Jika kebijakan tersebut diterapkan secara luas, maka RBI berpotensi menjadi salah satu program yang semakin terlihat di desa dan kelurahan pada 2027. 

Namun, keberhasilannya akan sangat bergantung pada bagaimana pemerintah daerah menerjemahkan konsep tersebut menjadi program yang benar-benar berjalan di masyarakat. 

Apa Bedanya RBI dengan Ruang Publik Biasa? 

Sekilas keduanya memang terlihat mirip. Sama-sama menggunakan ruang yang dapat diakses masyarakat. 

Namun, RBI memiliki tujuan yang lebih spesifik. Ruang publik biasa dapat digunakan untuk berbagai aktivitas masyarakat. 

Sementara RBI diarahkan untuk membangun ekosistem yang secara khusus memperkuat: 

  • pemberdayaan perempuan + perlindungan anak + kualitas keluarga + partisipasi masyarakat. 
  • Dengan demikian, ukuran keberhasilannya bukan hanya apakah tempat tersebut ramai digunakan. 

Yang lebih penting adalah apakah ruang tersebut menghasilkan kegiatan dan layanan yang memberikan manfaat bagi perempuan, anak dan keluarga. 

RBI Bukan Sekadar Tempat Bermain Anak 

Karena banyak aktivitas RBI berkaitan dengan anak, program ini terkadang dapat dipahami hanya sebagai pembangunan ruang bermain. Padahal cakupannya jauh lebih luas. 

Anak memang menjadi salah satu kelompok sasaran utama, tetapi perempuan juga menjadi bagian penting dalam program. Di sisi lain, keluarga dan masyarakat menjadi ekosistem pendukungnya. 

Karena itu, kegiatan anak dapat berjalan berdampingan dengan: 

  • Pelatihan perempuan. 
  • Edukasi keluarga. 
  • Kegiatan kesehatan. 
  • Pengembangan ekonomi. 
  • Pencegahan kekerasan. 
  • Kegiatan sosial. 
  • Pelestarian budaya lokal. 

Konsep tersebut membuat RBI lebih dekat dengan pusat aktivitas sosial masyarakat daripada sekadar taman atau playground. 

Apa Manfaat RBI bagi Masyarakat? 

Jika dijalankan dengan baik, RBI dapat memberikan manfaat pada beberapa tingkat. 

Bagi anak 

Anak mendapatkan ruang yang aman untuk belajar, bermain, bersosialisasi dan mengembangkan kreativitas. 

Bagi perempuan 

Perempuan memperoleh ruang untuk belajar, membangun keterampilan dan mengembangkan aktivitas ekonomi. 

Bagi keluarga 

Keluarga mendapatkan akses terhadap berbagai kegiatan edukasi dan dukungan sosial. 

Bagi desa atau kelurahan 

Pemerintah lokal memiliki kerangka untuk mengintegrasikan berbagai program yang berkaitan dengan perempuan, anak dan keluarga. 

Bagi masyarakat 

Masyarakat didorong untuk ikut terlibat dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif dan responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan. 

Jadi, Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? 

Ruang Bersama Indonesia adalah program kolaboratif pemerintah untuk membangun lingkungan desa dan kelurahan yang lebih aman, inklusif dan mendukung perempuan, anak serta keluarga. 

Program ini merupakan pengembangan dari DRPPA dengan pendekatan yang lebih menekankan kolaborasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat. 

RBI tidak hanya berbicara mengenai pembangunan sebuah tempat. Konsep utamanya adalah menghubungkan ruang, layanan, kegiatan, masyarakat dan pemerintah agar pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak dapat berjalan secara terpadu. 

Dan setelah pemerintah mendorong RBI masuk ke APBD 2027, program ini berpotensi menjadi semakin penting dalam pembangunan di tingkat desa dan kelurahan. 

Pada akhirnya, keberhasilan RBI tidak akan ditentukan oleh seberapa banyak gedung yang dibangun. 

Yang lebih menentukan adalah apakah ruang tersebut benar-benar hidup, digunakan masyarakat, memberikan perlindungan kepada anak, memberdayakan perempuan dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih aman. 

Berita Terbaru

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 202: Raviandi Turun di Dua Nomor

Daftar Skuad Panjat Tebing Indonesia di Asian Games 202: Raviandi Turun di Dua Nomor

Olahraga3 menit lalu
Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Apa Itu Program Ruang Bersama Indonesia? Ini Tujuan dan Cara Kerjanya

Nasional18 menit lalu
Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Cara Membuat WhatsApp Community, Gabungkan Grup Lebih Praktis

Lifestyle38 menit lalu
Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Kejari Subang Tetapkan Kades Parigimulya sebagai Tersangka Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi PT KITS

Subang43 menit lalu
ADVERTISEMENT
Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Cara Menikmati Hidup Tanpa Pacaran, Dijamin Bahagia!

Lifestyle51 menit lalu
Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Posisi Kerja yang Paling Banyak Dibutuhkan Pabrik Subang 2026, Operator Bukan Satu-satunya

Subang1 jam lalu
Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Arti Istilah Tone Deaf di Media Sosial, Mengapa Dikaitkan dengan Sikap Peka?

Lifestyle1 jam lalu
Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Cek Link Live Streaming Persib vs Seoul FC Hari Ini, Bobotoh Merapat!

Olahraga2 jam lalu
Rekomendasi Tanaman Indoor Terbaik untuk Mempercantik Rumah

Rekomendasi Tanaman Indoor Terbaik untuk Mempercantik Rumah

Lifestyle2 jam lalu
Kawasan Industri Subang Jadi Incaran Pencari Kerja, Ini Tips Melamarnya

Kawasan Industri Subang Jadi Incaran Pencari Kerja, Ini Tips Melamarnya

Lifestyle3 jam lalu