POLSUB Gelar Seleksi Mandiri Konsorsium 2026, 177 Peserta Bersaing Rebut Kursi Program Studi Impian

PASUNDANEKSPRES.ID - Politeknik Negeri Subang (POLSUB) sukses menggelar Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri Tahun Akademik 2026/2027 yang dilaksanakan serentak di berbagai perguruan tinggi vokasi negeri di Indonesia pada Sabtu (6/6/2026).
Pelaksanaan ujian berlangsung lancar dengan pengawasan langsung dari jajaran pimpinan kampus guna memastikan proses seleksi berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai standar yang telah ditetapkan secara nasional.
Seleksi Mandiri Konsorsium merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang diselenggarakan oleh konsorsium politeknik negeri di Indonesia sebagai alternatif bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) maupun Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Sesuai arahan Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia, seluruh perguruan tinggi vokasi negeri diminta mengoordinasikan secara penuh pelaksanaan ujian berbasis komputer yang terintegrasi secara nasional tersebut. Kesepakatan bersama ini menjadi bentuk komitmen politeknik negeri untuk tetap membuka peluang bagi lulusan SMA/SMK dan sederajat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi vokasi.
Di POLSUB, Direktur Oyok Yudiyanto, S.T., M.T. turun langsung memantau jalannya seleksi. Ia melakukan verifikasi, validasi, serta inspeksi ke setiap ruang ujian yang berada di Gedung Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer. Kehadiran pimpinan kampus di lokasi ujian menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prosedur dan memberikan rasa percaya kepada peserta maupun orang tua.
Menurut Oyok, jalur Seleksi Mandiri Konsorsium menjadi kesempatan penting bagi calon mahasiswa yang belum mendapatkan hasil sesuai harapan pada dua jalur seleksi nasional sebelumnya. "Jalur ini memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa yang belum berhasil masuk melalui jalur SNBP maupun SNBT," ujar Oyok.
Selain melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan ujian, pihak kampus juga memastikan kesiapan seluruh fasilitas pendukung. Panitia pelaksana melakukan pengecekan menyeluruh terhadap perangkat komputer, sistem jaringan internet, hingga kesiapan ruang ujian sebelum peserta memasuki lokasi tes.
Seleksi Mandiri Konsorsium di POLSUB Diikuti 117 Orang
Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) POLSUB, Wardah Fauziah, menjelaskan bahwa tahun ini sebanyak 177 calon mahasiswa mengikuti Seleksi Mandiri Konsorsium di POLSUB. Mereka bersaing untuk memperoleh kursi pada program-program studi yang tersedia dan menjadi pilihan utama para peserta.
Untuk menjaga integritas seleksi, panitia bersama pengawas ruang memperketat proses pemeriksaan identitas peserta sebelum ujian dimulai. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap berbagai bentuk kecurangan selama proses seleksi berlangsung.
Wardah menuturkan, pelaksanaan ujian dibagi ke dalam dua sesi dalam satu hari. Berkat persiapan yang matang dan koordinasi yang baik antar panitia, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tanpa hambatan teknis yang berarti.
"Kami menyelenggarakan ujian pada Seleksi Mandiri Konsorsium tahun ini secara lancar dengan dua sesi dalam satu hari tanpa ada kendala teknis yang berarti," kata Wardah.
Ia menambahkan, kelancaran pelaksanaan ujian tidak terlepas dari dukungan seluruh unsur kampus yang terlibat, mulai dari panitia, pengawas ruang, hingga tim teknis yang bertugas memastikan sistem komputer dan jaringan berjalan optimal selama proses seleksi berlangsung.
Keberhasilan penyelenggaraan Seleksi Mandiri Konsorsium 2026 ini sekaligus menunjukkan kesiapan POLSUB dalam menerapkan sistem penerimaan mahasiswa baru berbasis teknologi yang mengedepankan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas. Melalui jalur tersebut, kampus berharap dapat menjaring calon mahasiswa terbaik yang memiliki potensi untuk berkembang di lingkungan pendidikan vokasi dan menjawab kebutuhan dunia industri yang terus berkembang.
Dengan berakhirnya pelaksanaan ujian tanpa kendala berarti, POLSUB kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan akses pendidikan tinggi vokasi yang berkualitas sekaligus menghadirkan proses seleksi yang adil bagi seluruh calon mahasiswa. Sebanyak 177 peserta yang mengikuti seleksi kini menantikan hasil akhir untuk melanjutkan langkah mereka menuju dunia pendidikan vokasi di kampus tersebut.
