Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Praktis, Pembayaran ZIS BAZNAS Subang Kini Bisa Lewat Digi Bank BJB

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|10:10 WIB
Bagikan:
Praktis, Pembayaran ZIS BAZNAS Subang Kini Bisa Lewat Digi Bank BJB
INOVASI: Pimpinan BAZNAS Subang bersama dengan pimpinan bank bjb Subang foto bersama Launching Pembayaran ZIS BAZNAS Subang pada Digi bank bjb. Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

SUBANG – Transformasi digital kini merambah layanan zakat di Kabupaten Subang. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Subang bersama bank bjb resmi meluncurkan layanan pembayaran Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui aplikasi Digi bank bjb dalam acara Launching Pembayaran ZIS BAZNAS Subang pada Digi bank bjb yang digelar di Aula bank bjb Subang, Selasa (30/6/2026).

Mengusung tema "Sinergi Digital: Kemudahan Menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah Warga Subang Lewat Digi bank bjb", peluncuran layanan ini menjadi tonggak baru dalam upaya modernisasi pengelolaan zakat di Kabupaten Subang. Melalui layanan digital tersebut, masyarakat kini dapat menunaikan zakat, infak, dan sedekah hanya melalui telepon genggam tanpa harus datang langsung ke kantor layanan atau lembaga pengelola zakat.

Pembayaran ZIS BAZNAS Subang Sejalan dengan Perkembangan Teknologi

Langkah ini dinilai sejalan dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat yang semakin akrab dengan layanan keuangan digital. Selain memberikan kemudahan, sistem digital juga diharapkan mampu meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memperluas jangkauan penghimpunan dana sosial keagamaan di Kabupaten Subang.

Ketua BAZNAS Kabupaten Subang, Dr. H. A. Sukandar, M.Ag., mengatakan digitalisasi pembayaran zakat merupakan bagian dari strategi BAZNAS dalam meningkatkan pelayanan sekaligus mengoptimalkan potensi zakat di Kabupaten Subang.

Menurutnya, peluncuran layanan pembayaran ZIS melalui Digi bank bjb bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan ikhtiar untuk mempermudah masyarakat dalam menjalankan kewajiban agama.

"Ini merupakan sebuah tahapan ikhtiar kami. Dengan layanan digital hasil kolaborasi BAZNAS dan bank bjb ini, masyarakat bisa membayar zakat secara lebih mudah, cepat, aman, dan transparan. Mudah-mudahan target penghimpunan zakat sebesar Rp10 miliar pada 2026 dapat tercapai," ujar Sukandar.

Ia menjelaskan, BAZNAS Subang menargetkan penghimpunan zakat sebesar Rp10 miliar sepanjang 2026. Target tersebut dinilai realistis apabila seluruh potensi zakat yang ada di Kabupaten Subang dapat digarap secara maksimal.

Selama ini, kata Sukandar, kontribusi terbesar penghimpunan zakat masih berasal dari zakat profesi Aparatur Sipil Negara (ASN). Namun, potensi zakat di Kabupaten Subang sesungguhnya jauh lebih besar apabila sektor pertanian, perdagangan, UMKM, pendidikan, dan dunia usaha ikut berpartisipasi aktif.

"Selama ini sumber terbesar masih berasal dari zakat profesi ASN. Tetapi kami melihat potensi yang luar biasa di sektor pertanian, perdagangan, UMKM, pendidikan, dan dunia usaha. Semua sektor ini memiliki potensi besar untuk mendukung gerakan zakat di Kabupaten Subang," katanya.

Kabupaten Subang yang dikenal sebagai daerah agraris dan kini berkembang menjadi kawasan industri dinilai memiliki peluang besar dalam meningkatkan penghimpunan zakat. Karena itu, BAZNAS Subang berkomitmen memperluas edukasi dan sosialisasi zakat kepada seluruh lapisan masyarakat.

Pada tahap awal, implementasi layanan digital akan difokuskan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang. Namun ke depan, BAZNAS juga akan menyasar komunitas, asosiasi profesi, lembaga pendidikan, pelaku usaha, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum.

"Ke depan kita akan bergerak lebih luas. Tidak hanya ASN, tetapi juga komunitas, asosiasi, dunia pendidikan, dunia usaha, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Potensi zakat di Subang sangat besar dan harus terus dioptimalkan," ujarnya.

Menurut Sukandar, salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan zakat adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa zakat bukan hanya kewajiban agama, tetapi juga instrumen penting dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial.

"Sekarang masyarakat tidak perlu lagi memikirkan hambatan waktu dan lokasi. Kapan pun dan di mana pun bisa menunaikan zakat, infak, maupun sedekah melalui aplikasi Digi bank bjb," tambahnya.

Pemilihan bank bjb sebagai mitra strategis dalam program ini juga bukan tanpa alasan. Menurut Sukandar, bank bjb selama ini menjadi bagian dari sistem keuangan Pemerintah Kabupaten Subang, termasuk dalam pembayaran gaji ASN sehingga kolaborasi tersebut dinilai lebih efektif dalam mempercepat transformasi digital penghimpunan zakat.

"bank bjb selama ini sudah menjadi bagian dari sistem keuangan pemerintah daerah. Banyak ASN yang telah menggunakan layanan perbankan bank bjb sehingga kolaborasi ini menjadi lebih mudah dan efektif," jelasnya.

bank bjb Dukung Program Sosial dan Keagamaan

Sementara itu, Pimpinan Cabang bank bjb Subang, Topan Nurahman, menegaskan komitmen bank bjb untuk terus mendukung berbagai program sosial dan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, kehadiran fitur pembayaran ZIS melalui Digi bank bjb merupakan bagian dari transformasi layanan perbankan yang mengutamakan kemudahan dan kenyamanan nasabah.

"Di mana pun dan kapan pun, bank bjb akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui layanan digital ini kami berharap masyarakat semakin mudah dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah," ujarnya.

Ia meyakini kemudahan akses melalui aplikasi digital akan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat sekaligus memperkuat budaya berbagi. Selain itu, sistem digital juga mempermudah proses pencatatan dan pelaporan sehingga dana yang terhimpun dapat dikelola secara profesional dan akuntabel.

Dalam kesempatan tersebut, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Subang, H. Dadang Kurnianudin, S.IP., M.Si., yang hadir mewakili Bupati Subang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara BAZNAS dan bank bjb.

Menurutnya, digitalisasi layanan zakat merupakan langkah positif yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transformasi pelayanan publik berbasis teknologi.

"Pemerintah Kabupaten Subang menyambut baik inovasi ini. Kemudahan layanan digital diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Dengan potensi ekonomi yang terus berkembang serta dukungan teknologi digital, BAZNAS Subang optimistis target penghimpunan zakat sebesar Rp10 miliar pada 2026 dapat tercapai.(hdi/ysp)

Berita Terbaru

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

GILA! Persib Bikin Port FC Terdiam, Sempat Tertinggal Malah Comeback 3-1 di Thailand

Olahraga3 jam lalu
Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Lonjak Lima Lipat! Menteri PKP Maruarar Sirait Subang Kucurkan Bantuan 1.372 Rutilahu dan Perumahan

Subang5 jam lalu
Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Pilkades Munjul, Tiga Cakades Dapat Nomor Urut, Afwan 1, Husen 2, Mahdi 3

Subang5 jam lalu
Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Tracing TB, Puskesmas Cibogo Sasar 100 Warga Sadawarna

Subang5 jam lalu
ADVERTISEMENT
Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Gelar Operasi Pasar Murah, Bulog Subang Jaga Statabilitas Pangan

Subang5 jam lalu
PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

PLN Journalist Awards 2026 Kembali Digelar, Usung Tema Energi Mandiri, Indonesia Berdaya

Nasional6 jam lalu
DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

DPR Hormati Putusan MK soal Ijazah Gibran, Dasco: Kami Belum Pelajari Mendalam

Nasional7 jam lalu
Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Cara Kirim Foto Sekali Lihat di WhatsApp, Bisa Jaga Privasi!

Lifestyle8 jam lalu
Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Bupati Purwakarta: Jika Syarat Terpenuhi, Pendirian Gereja di Cikopo Harus Diizinkan

Purwakarta8 jam lalu
Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Kecelakaan Tol Cipularang! Arus Melambat, Truk Trailer Diduga Tak Bisa Berhenti hingga Tabrak 15 Kendaraan

Jawa Barat8 jam lalu