Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Viral Surat Edaran KPI Soal Larangan Peliputan Demo, Netizen Ramai Kritik

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|18:57 WIB
Bagikan:
Viral Surat Edaran KPI Soal Larangan Peliputan Demo, Netizen Ramai Kritik
Logo KPI (Tangkapan Layar FB)

PASUNDAN EKSPRES - Jagat media sosial X tengah diramaikan unggahan terkait surat edaran yang disebut berasal dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) DKI Jakarta.

Surat tersebut, yang dikeluarkan pada Jumat (29/8), berisi imbauan resmi kepada seluruh lembaga penyiaran di wilayah Jakarta.

Imbauan ini muncul sebagai respons atas maraknya aksi unjuk rasa menolak rencana pemberian tunjangan rumah bagi anggota DPR RI.

KPID berharap media penyiaran berperan menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.

Isi Surat Edaran KPID Jakarta

Surat edaran yang ditandatangani Ketua KPID DKI Jakarta, Puji Hartovo, SE.MM., menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga ketenangan publik.

Karena itu, lembaga penyiaran diminta untuk berhati-hati dalam menayangkan berita terkait demo.

Ada empat poin utama yang ditekankan KPID, di antaranya larangan menayangkan liputan aksi unjuk rasa yang mengandung unsur kekerasan secara berlebihan.

Media juga diimbau tidak menyiarkan konten bernuansa provokatif, eksploitatif, maupun yang bisa memicu kemarahan publik.

Selain itu, KPID menegaskan pentingnya menjunjung prinsip dasar jurnalistik seperti akurasi, keberimbangan, keadilan, serta larangan untuk menyesatkan, menghasut, atau mencampurkan opini pribadi ke dalam berita.

Harapannya, media dapat menyajikan informasi yang menyejukkan dan mendorong terciptanya suasana damai di masyarakat.

Tak butuh waktu lama, surat edaran itu menuai beragam komentar warganet. Sebagian besar tanggapan justru bernada kritis.

Banyak yang menilai kebijakan ini sebagai bentuk pembatasan kebebasan pers atau bahkan praktik sensor.

Akun X @ya2nk_usman menulis, “It’s plain old censor. Welcome back kementrian penerangan.” Sementara akun @didihadid_ mengkritisi kontradiksi dalam imbauan tersebut.

“Katanya suruh akurat, ya tampilin apa adanya. Polisi aja yang disuruh tidak bertindak sadis, bukan penyiarannya yang dilarang menayangkan,” cuitnya.

Ada pula yang menilai aturan ini sudah tidak relevan di era digital, di mana informasi bisa disebarkan secara real time oleh banyak akun.

“Jurnalis resmi g bs menyiarkan ya gpp. Udah disiarkan puluhan akun live berbagai platform,” tulis akun @fefeniaku.

Berita Terbaru

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Kisah Hana Kuraki, Aktris Dewasa yang Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun

Nasional10 jam lalu
DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

DP2KBP3A Subang Susun Strategi Tekan Kekerasan terhadap Anak

Subang10 jam lalu
Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Panitia Mulai Ajukan Anggaran Penyelenggaraan Pilkades

Subang11 jam lalu
Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Sukseskan Pilkades Dengan Damai, Perangkat Desa Diimbau Jaga Netralitas

Subang11 jam lalu
ADVERTISEMENT
Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Transportasi Menuju Kawasan Industri Subang: Akses Jalan, Tol, dan Pilihan Transportasi

Subang11 jam lalu
Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Fakta Unik di Balik Rencana Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby

Nasional12 jam lalu
Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Pekerjaan yang Dibutuhkan Kawasan Industri Subang dan Patimban, Bukan Cuma Operator Pabrik

Subang13 jam lalu
Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Beras Fortifikasi Palsu Terungkap, 25 Merek dan Selisih Harga Jadi Temuan

Nasional14 jam lalu
Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Cara Mengatasi Mabuk Perjalanan Paling Ampuh dan Mudah

Lifestyle14 jam lalu
Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Zaenal Mutaqin Sebut Ruang Publik Anak Muda Subang Penting, Ini Alasannya

Subang14 jam lalu