Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Warga Subang Soroti Program Pembibitan Tebu Nasional Kementan

H
Hadi MartadinataEditor: Yusup Suparman
|09:58 WIB
Bagikan:
Warga Subang Soroti Program Pembibitan Tebu Nasional Kementan
SOROTAN PUBLIK: Program pembibitan tebu nasional di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, menuai banyak sorotan publik. Hadi Martadinata/Pasundan Ekspres

PASUNDANEKSPRES.ID - Program pembibitan tebu nasional di Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang, menuai banyak sorotan publik. Ramainya pembahasan di media sosial terkait alih fungsi sebagian lahan nanas menjadi area pembibitan tebu diduga dipicu oleh minimnya sosialisasi dari CV Karya Amelia selaku pelaksana teknis program di lapangan.

Program tersebut merupakan bagian dari skema Kerja Sama Operasional (KSO) antara PT BMN (Berkah Monara Nusantara) sebagai pemegang hak pengelolaan lahan bersama PTPN dan CV Karya Amelia sebagai pihak pelaksana teknis.

Dalam pelaksanaannya, CV Karya Amelia memanfaatkan lahan sekitar 100 hektare untuk kegiatan pembibitan tebu yang nantinya bibitnya akan dibagikan kepada kelompok tani penerima program CPCL (Calon Petani Calon Lokasi).

Meski program ini disebut sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan swasembada gula nasional, masyarakat menilai informasi yang diberikan masih sangat terbatas sehingga memunculkan berbagai pertanyaan dan spekulasi di media sosial.
Aktivis Subang, Ulul Fahmi Fauzy, menilai kurangnya sosialisasi dari CV Karya Amelia menjadi akar persoalan yang membuat masyarakat salah paham terhadap program tersebut. "Kurangnya sosialisasi dari CV Karya Amelia menjadi salah satu penyebab munculnya berbagai tanggapan di media sosial. Menurut saya tidak cukup hanya memasang dua banner di pinggir Jalan Jalancagak-Kasomalang. Program sebesar ini seharusnya disampaikan secara lebih terbuka kepada masyarakat," ujar Ulul kepada Pasundan Ekspres, Selasa (9/6/2026).

Lahan Nanas Berubah jadi Tebu Nasional

Menurutnya, program yang menyangkut perubahan pemanfaatan lahan pertanian seharusnya disampaikan melalui pertemuan langsung dengan warga, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan kelompok tani agar masyarakat memahami tujuan serta manfaatnya. "Kalau masyarakat hanya melihat ada lahan nanas yang berubah jadi tebu nasional tanpa penjelasan yang jelas, wajar kalau muncul berbagai asumsi. Sosialisasi itu penting agar warga tidak merasa ditinggalkan dari informasi," tambahnya.

Pernyataan Ulul juga dibenarkan oleh salah seorang pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang yang enggan disebutkan namanya. Ia mengakui bahwa sosialisasi yang lebih masif dari pihak pelaksana program memang diperlukan untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Sementara itu, Direktur Utama PT BMN (Berkah Monara Nusantara), Indra Irawan, menjelaskan PT BMN mendapat mandat langsung dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia sebagai penyedia lahan guna mendukung program strategis pemerintah dalam menjaga ketahanan dan swasembada pangan nasional. "Lahan Kerja Sama Operasional (KSO) PT BMN seluruhnya seluas 448 hektare. Rinciannya, 113 hektare ditanami teh dan 345 hektare ditanami nanas," ungkap Indra pada Selasa (9/6/2026).

Indra menjelaskan, sebagian lahan tersebut dimanfaatkan untuk mendukung program pembibitan tebu nasional yang diharapkan dapat meningkatkan produksi tebu dan memperkuat sektor pertanian.(hdi/sep)

Berita Terbaru

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Pojokan 329: Kongres Pesugihan

Opini7 jam lalu
Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Lantik 3 Pejabat Baru, Jeje: Tempatkan Aparatur Sesuai Kebutuhan Organisasi

Bandung Barat8 jam lalu
Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Antisipasi Banjir, Dinas Perkim Cek Saluran Air dan Irigasi Perumahan

Purwakarta8 jam lalu
Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Dinas PUPR Subang Targetkan Proyek Jalan Rampung November

Subang8 jam lalu
ADVERTISEMENT
Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Boyke Keturunan Pendiri Purwakarta Rencanakan Gelar Haul Dalem Santri

Purwakarta8 jam lalu
Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Polisi Selidiki Pembegalan Pelajar di Rawamerta Karawang, Ini Perkembangan Terbarunya!

Karawang10 jam lalu
Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Lagi, KPPBC Purwakarta dan Satpol PP Temukan 13.560 Batang Rokok Ilegal di Jalur Subang-Cibogo

Headline10 jam lalu
Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Pabrik Mobil Listrik BYD di Subang Didemo Warga, Soroti Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Headline10 jam lalu
Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Deklarasi Damai Pilkades Subang, Bupati Reynaldy Minta Semua Pihak Jaga Kondusivitas

Headline11 jam lalu
Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Cara Matikan Fitur Unduh Otomatis File di WhatsApp, Bisa Hemat Memori HP

Lifestyle12 jam lalu