Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Kelaparan Melanda Gaza Utara, Hanya Tersisa Roti untuk Bertahan Hidup

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|23:09 WIB
Bagikan:
Kelaparan Melanda Gaza Utara, Hanya Tersisa Roti untuk Bertahan Hidup
Kelaparan Melanda Gaza Utara, Hanya Tersisa Roti untuk Bertahan Hidup (Image From: ABC News))

PASUNDAN EKSPRES - Kelaparan melanda Gaza Utara, Di wilayah utara Jalur Gaza, di mana warga Palestina menghadapi krisis kelaparan yang paling parah, penduduk setempat mengungkapkan bahwa kekurangan suplai sayuran, buah-buahan, dan daging telah membuat mereka hanya mampu bertahan hidup dengan mengonsumsi roti sebagai makanan pokok.

Menurut penduduk setempat, harga bahan makanan yang dijual di pasar lokal telah melambung tinggi.

Kelaparan Melanda Gaza Utara 

Sebagai contoh, satu kilogram paprika hijau, yang sebelum perang harganya hanya sekitar satu dolar, kini dijual dengan harga 320 shekel atau hampir $90.

Selain itu, para pedagang juga mematok harga $70 hanya untuk satu kilogram bawang.

"Kami kelaparan, dunia telah melupakan kami," kata Um Mohammed, seorang ibu dari enam anak di Kota Gaza dikutip dari Reuters, Sabtu (15/6). 

Meskipun tinggal di sana lebih dari delapan bulan selama bombardir Israel, ia bersama keluarganya telah beberapa kali harus meninggalkan rumah mereka dan mencari perlindungan di tempat pengungsian yang telah disiapkan di sekolah-sekolah milik PBB.

Ia mengungkapkan bahwa mereka hanya memiliki tepung dan roti. Mereka tidak memiliki apa pun selain itu untuk dimakan. 

Menurut pejabat Palestina dan pekerja bantuan internasional, pada akhir Mei, militer Israel telah mencabut larangan penjualan bahan makanan segar ke Jalur Gaza dari Israel dan wilayah Tepi Barat yang diduduki Israel.

BACA JUGA: Gelombang Panas di Yunani menyebabkan Sekolah dan Wisata Ditutup Sementara

BACA JUGA: Denmark Menarik 3 Merek Mi Instan Pedas asal Korea Selatan, Diduga mengandung Bahan Kimia

Namun, melalui unggahan di media sosial, warga Gaza menuduh para pedagang yang tidak bertanggung jawab telah memanfaatkan situasi untuk mengeksploitasi kebutuhan masyarakat.

Mereka mengaku membeli barang-barang dengan harga normal di Israel dan wilayah Tepi Barat yang diduduki, lalu menjualnya kembali di Jalur Gaza dengan harga yang sangat tinggi.

Aliran bantuan kemanusiaan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di wilayah Palestina yang hancur akibat serangan militer telah mengalami tekanan yang sangat berat sejak operasi militer Israel di Rafah di selatan Jalur Gaza.

Rafah merupakan pintu gerbang utama masuknya bantuan ke daerah kantong Gaza tersebut dari Mesir.

Tindakan militer Israel di wilayah ini telah menghambat dan menekan arus pasokan bantuan kemanusiaan yang sebelumnya masuk ke Jalur Gaza.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran global, dan memberikan tekanan kepada Israel untuk segera meredakan krisis kemanusiaan yang terjadi.

Sementara itu, lembaga-lembaga kemanusiaan telah memperingatkan akan ancaman kelaparan yang mungkin terjadi akibat terhambatnya pasokan bantuan tersebut.

(ipa)

Berita Terbaru

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Mantan Pejabat Bea Cukai Menangis di Sidang, Ungkap Diminta Pasang Badan agar Kasus Tidak Melebar

Headline10 jam lalu
Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Kuliner dan Wisata Dekat Pelabuhan Patimban, Subang yang Menarik untuk Dikunjungi

Lifestyle11 jam lalu
Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Wisata Sehari di Sekitar Patimban Subang, Ini Pilihan Tempat yang Bisa Dikunjungi

Subang12 jam lalu
Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Polda Jabar Ungkap Perdagangan Data Pribadi, Dijual Lewat Telegram hingga Jasa Lacak Identitas

Nasional13 jam lalu
ADVERTISEMENT
Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Terungkap Pertemuan Ketum Partai Bahas RUU Pemilu, Ini yang Dibicarakan

Nasional14 jam lalu
Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Daftar Tempat Liburan Dekat Kawasan Industri Subang, Yuk Healing!

Lifestyle15 jam lalu
Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Pengukuran Terjadwal Hadirkan Layanan Pertanahan yang Lebih Jelas bagi Masyarakat

Nasional16 jam lalu
Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang

Headline17 jam lalu
Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Bupati Subang Pasang Target BUMD: Tak Boleh Cuma Habiskan Modal, Harus Setor PAD

Headline18 jam lalu
3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

3 Tempat Wisata Akhir Pekan untuk Pekerja di Subang, Cocok Buat Healing Setelah Sibuk Kerja

Lifestyle19 jam lalu