Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Peningkatan Serangan Rusia di Laut Hitam, Sebabkan Penundaan Bantuan ke Palestina

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:11 WIB
Bagikan:
Peningkatan Serangan Rusia di Laut Hitam, Sebabkan Penundaan Bantuan ke Palestina
Peningkatan Serangan Rusia di Laut Hitam, Sebabkan Penundaan Bantuan ke Palestina (Image From: South Ural State University)

PASUNDAN EKSPRES - Peningkatan serangan Rusia di Laut Hitam, menunda bantuan warga Palestina. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer mengatakan bahwa peningkatan serangan Rusia terhadap pelabuhan-pelabuhan Laut Hitam di Ukraina akan menunda bantuan vital untuk mencapai ke warga Palestina. 

Bahkan akan menghentikan suplai biji-bijian yang begitu penting untuk dikirim ke negara-negara selatan. 

Peningkatan Serangan Rusia di Laut Hitam

"Serangan tanpa pandang bulu Rusia terhadap pelabuhan-pelabuhan di Laut Hitam menggarisbawahi bahwa Putin bersedia mempertaruhkan keamanan pangan global dalam upayanya untuk memaksa Ukraina tunduk," ujar Starmer dalam sebuah pernyataan yang dikutip Reuters, Rabu (23/10). 

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan bahwa serangan Rusia di pelabuhan Laut Hitam Ukraina telah merusak enam kapal sipil dan juga infrastruktur biji-bijian sejak 1 September dan menyebut jika peningkatan serangan ini menjadi kejadian yang menyedihkan. 

BACA JUGA: Tidak Punya Hati! Pasukan Israel Bakar Rumah Sakit Indonesia di Gaza

BACA JUGA: Rumah Sakit di Gaza terus menjadi Sasaran Serangan Israel, Warga Sipil Dipaksa Meninggalkan Kamp Pengungsi

Menurut Intelijen Pertahanan Inggris, setidaknya empat kapal dagang telah dihantam amunisi Rusia di Laut Hitam antara 5-14 Oktober.

Starmer juga mengungkapkan bahwa serangan Rusia diyakini telah menunda keberangkatan kapal dari Ukraina yang membawa minyak nabati untuk Program Pangan Dunia di Palestina.

Selain itu, kapal-kapal yang mengangkut biji-bijian untuk Mesir dan pengiriman Program Pangan Dunia ke Afrika selatan juga tertunda.

Ukraina sendiri adalah salah satu produsen utama gandum dan jagung dunia. Sebelum invasi Rusia pada tahun 2022, Ukraina mengekspor sekitar enam juta ton biji-bijian setiap bulan melalui Laut Hitam.

Meskipun perang masih berlangsung, penjualan biji-bijian tetap menjadi sumber pendapatan penting bagi negara tersebut.

(ipa)

Berita Terbaru

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Daftar HP Samsung Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harga Oktober

Lifestyle7 jam lalu
Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Mantan Kepala SMPN 2 Ngamprah Wajib Kembalikan Rp 159 Juta dalam 60 Hari

Bandung Barat9 jam lalu
Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Dede Hidayat, Cakades Cijambe Nomor 4 Usung Visi Cijambe Bermartabat

Subang9 jam lalu
Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Panitia Pilkades Cibogo Segera Tetapkan DPS

Subang9 jam lalu
ADVERTISEMENT
BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

BAZNAS dan BPBD Subang Bersinergi, Perkuat Penanganan Bencana dan Bantuan Kemanusiaan

Subang9 jam lalu
Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Manfaatkan Waktu Istirahat, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0605/Subang Bermain Bola Bersama Siswa SDN Bukanagara

Subang9 jam lalu
Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Pemkab Karawang Lepas 689 Atlet Kontingen Porprov XV Jawa Barat Tahun 2026

Karawang9 jam lalu
Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Transparansi BUMDes jadi Sorotan, Warga Desa Sawangan Pertanyakan Dukungan Desa kepada PT CMM

Subang9 jam lalu
Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Siapkan BUMD Kembangkan Sumur Migas Haur Gede, Pemkab Karawang Targetkan MoU dengan Pertamina  2027

Karawang9 jam lalu
SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

SMK PGRI Subang Buka Peluang Kerja di Luar Negeri, Buka Pelatihan Bahasa Mulai dari Siswa Kelas X

Subang9 jam lalu