Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Rumah Sakit di Gaza terus menjadi Sasaran Serangan Israel, Warga Sipil Dipaksa Meninggalkan Kamp Pengungsi

P
Paramitha AuliaEditor: Paramitha Aulia
|10:31 WIB
Bagikan:
Rumah Sakit di Gaza terus menjadi Sasaran Serangan Israel, Warga Sipil Dipaksa Meninggalkan Kamp Pengungsi
Rumah Sakit di Gaza terus menjadi Sasaran Serangan Israel, Warga Sipil Dipaksa Meninggalkan Kamp Pengungsi (Image From: Euro-Med Human Rights Monitor)

PASUNDAN EKSPRES - Rumah sakit terus menjadi sasaran serangan Israel. Militer Israel terus mengepung rumah sakit dan tempat penampungan pengungsi di Jalur Gaza Utara ketika mereka meningkatkan operasi.

Menurut penduduk dan petugas medis, hal tersebut tentunya akan menghalangi bantuan penting untuk sampai kepada warga sipil.

Rumah Sakit di Gaza terus menjadi Sasaran Serangan Israel

Pasukan Israel mengumpulkan para pria dan meminta wanita untuk meninggalkan kamp pengungsi Jabalia. Sementara itu, sebuah serangan udara Israel di Jabalia menewaskan lima orang dan melukai beberapa orang lainnya. 

UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina, melaporkan bahwa otoritas Israel menghalangi misi kemanusiaan yang ingin membawa pasokan penting, seperti obat-obatan dan makanan, ke daerah-daerah di utara Jalur Gaza.

BACA JUGA: Blinken Datangi Israel, Ingin Hidupkan Kembali Rencana Gencatan Senjata di Gaza

BACA JUGA: Korea Utara Meledakkan Jalan dan Rel di Perbatasan, Balas Dendam Korsel?

Petugas medis di Rumah Sakit Indonesia juga memberitahu Reuters bahwa pasukan Israel menyerbu sebuah sekolah, menahan siswa-siswa, dan kemudian membakar sekolah tersebut. Kebakaran itu merusak generator rumah sakit dan menyebabkan pemadaman listrik.

Para pejabat kesehatan mengatakan bahwa mereka menolak perintah dari tentara Israel untuk mengevakuasi tiga rumah sakit di daerah tersebut atau meninggalkan pasien tanpa pengawasan.

Pada hari Senin, Hussam Abu Safiya, direktur Rumah Sakit Kamal Adwan, mengungkapkan bahwa setidaknya dua pasien yang terluka parah di unit perawatan intensif telah meninggal akibat kurangnya pasokan medis.

Para tentara tetap berada di luar rumah sakit tetapi tidak masuk ke dalamnya. Di rumah sakit kedua, Kamal Adwan, petugas medis melaporkan adanya tembakan hebat dari Israel dekat rumah sakit pada malam hari. 

Para pejabat kesehatan Palestina melaporkan bahwa setidaknya 18 orang tewas di Jabalia dan delapan lainnya tewas di berbagai lokasi di Gaza akibat serangan Israel.

Militer Israel mengatakan bahwa mereka telah menghancurkan infrastruktur dan terowongan, serta menewaskan para pejuang di wilayah Jabalia.

(ipa)

Berita Terbaru

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Ribuan Lowongan Kerja Buka Di Bursa Kerja Online Subang, Gubernur KDM Ajak Pencari Kerja Daftar Lewat Aplikasi Nyari Gawe!

Subang6 menit lalu
Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Retribusi Parkir Subang Baru 33 Persen dari Target Rp1,5 Miliar, Ini Kendalanya

Subang10 menit lalu
Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Bulan Imunisasi Kejar Subang Fokus Lengkapi Dosis Anak, DPT-HB-Hib Jadi Prioritas

Subang35 menit lalu
Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Karhutla Meluas di Kalimantan Tengah, Orang Utan Berbobot 56 Kg Alami Luka di Tangan dan Kaki

Nasional35 menit lalu
ADVERTISEMENT
Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Baru Pengambilan Nomor Urut Sudah Ricuh, DPRD Subang Ingatkan Pengawasan Pilkades di Subang Diperkuat

Headline45 menit lalu
Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Digitalisasi Pariwisata di Purwakarta, Permudah Transaksi bagi Wisatawan

Purwakarta1 jam lalu
Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Bapperida Dukung Riset BRIN, Hidrolisat Ikan ASIKA Siap Diuji untuk Penanganan Stunting di Subang

Headline1 jam lalu
BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

BPJS Ketenagakerjaan Data Perajin Genteng dan Pengayuh Becak Listrik di Purwakarta

Purwakarta1 jam lalu
Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Biaya Haji Turun, Kepala Kemenhaj Purwakarta: Alhamdulillah Ini Kabar Baik, Ringankan Calon Jemaah

Purwakarta1 jam lalu
Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Cara Daftar BSU 2026 Rp900 Ribu, Pekerja Wajib Tahu Syarat dan Link Resminya!

Nasional1 jam lalu