Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Agar Siswa yang Jauh Tidak Bawa Motor, Angkutan Umum Gratis Bagi Pelajar Solusinya ?

I
Indrawan SetiadiEditor: Indrawan Setiadi
|14:10 WIB
Bagikan:
Agar Siswa yang Jauh Tidak Bawa Motor, Angkutan Umum Gratis Bagi Pelajar Solusinya ?
Angkutan umum gratis pelajar (Ilustrasi Gemini)

PASUNDANEKSPRES.ID - Menanggapi kebijakan larangan siswa membawa motor ke sekolah, juga mendapati perhatian dari beberapa pegiat pendidikan.

Mereka menawarkan solusi, jika memang kebijakan ini tidak bisa diterima atau tidak dipatuhi oleh beberapa siswa, bahkan dianggap dilema.

Misalnya disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMK PGRI Subang, Nuryaman, yang mendukung penuh kebijakan Gubernur Jawa Barat tersebut.

Ia menilai kebijakan itu sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa yang tertib dan bertanggung jawab di jalan raya.

Meski demikian, Nuryaman berharap penerapan larangan membawa kendaraan pribadi dilakukan secara bertahap.

Ia juga menekankan pentingnya solusi transportasi alternatif bagi siswa, terutama bagi mereka yang rumahnya jauh dari sekolah.

Menurutnya, kerja sama antara sekolah, pemerintah daerah, dan orang tua sangat dibutuhkan agar kebijakan ini berjalan efektif tanpa menimbulkan kesulitan bagi siswa.

Ia bahkan mengusulkan agar pemerintah daerah dapat menyediakan angkutan umum gratis bagi pelajar.

Jika siswa tetap diperbolehkan membawa kendaraan pribadi, SMK PGRI Subang telah menyiapkan sejumlah aturan ketat.

Siswa wajib memiliki surat izin mengemudi (SIM) dan kelengkapan kendaraan, serta dilarang berkendara ugal-ugalan di jalan maupun di area sekolah.

Selain itu, kendaraan hanya boleh diparkir di area khusus yang diawasi petugas sekolah.

Siswa juga diwajibkan datang tepat waktu dan tidak diperkenankan meninggalkan sekolah sebelum jam pelajaran berakhir. Sekolah pun secara rutin menggelar sosialisasi keselamatan berkendara bekerja sama dengan kepolisian.

Nuryaman menilai kebijakan larangan membawa kendaraan pribadi berdampak positif terhadap kedisiplinan dan keselamatan siswa.

Ia menyebut, siswa kini lebih terbiasa berangkat tepat waktu menggunakan transportasi umum atau bersama teman-temannya.

Sementara itu, Kepala SMA Muhammadiyah Subang, Suhaerudin mengatakan, hanya sebagian kecil siswa yang membawa sepeda motor, sementara lainnya lebih memilih berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan angkutan umum.

Heru menjelaskan, siswa di SMA Muhammadiyah diperbolehkan membawa sepeda motor ke sekolah dengan syarat memiliki SIM dan kendaraan dalam kondisi standar.

Di sisi lain, selaku sebagai pengamat pendidikan Ulul Fahmi Fauzy S.Hum menilai, perlu adanya pendekatan yang lebih humanis dalam penerapan kebijakan ini.

Menurutnya, ketimbang hanya menindak, pemerintah perlu menyiapkan solusi alternatif seperti transportasi bis sekolah gratis, atau subsidi ongkos bagi siswa.

“Larangan itu baik, tapi harus realistis juga. Banyak siswa di Subang yang rumahnya jauh dari sekolah dan tidak ada angkutan umum. Kalau hanya dilarang tanpa solusi, mereka pasti akan tetap memaksakan,” kata Ulul.

Berita Terbaru

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Kumpulkan Seluruh Pejabat Administrator Pusat dan Daerah, Sekjen ATR/BPN: Pelayanan Harus Tetap Optimal

Nasional16 menit lalu
RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

RDP Bersama Komisi II DPR RI, Kementerian ATR/BPN Paparkan Rencana Pelaksanaan Anggaran Tahun 2027

Nasional19 menit lalu
Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Wisnu Ramdhan Sapuetra Siswa MAN 1 Subang Raih Juara 3 Taekwondo

Subang28 menit lalu
10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

10 Ribu Pohon Nanas Hangus, Kebun 200 Bata di Kasomalang Subang Terbakar

Subang30 menit lalu
ADVERTISEMENT
Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Rumah Warga Cikaum Roboh, BAZNAS Kabupaten Subang Bergerak Salurkan Bantuan Rutilahu

Subang33 menit lalu
Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Tanam Jagung 1 Hektare di Subang, Kapolres Subang: Jangan Berhenti Seremonial

Subang37 menit lalu
DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG

DPRD Purwakarta Dukung DPMPTSP Tempuh Jalur Hukum Soal Dugaan Pemalsuan SLHS SPPG

Purwakarta39 menit lalu
Program Subang Leucir Ditargetkan Selesai pada 2027, DPRD Soroti Kebutuhan Anggaran

Program Subang Leucir Ditargetkan Selesai pada 2027, DPRD Soroti Kebutuhan Anggaran

Subang41 menit lalu
Debit Dua Sumber Mata Air PDAM Purwakarta Turun 60 Persen

Debit Dua Sumber Mata Air PDAM Purwakarta Turun 60 Persen

Purwakarta44 menit lalu
Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Sambang Warga, Kapolsek Plered Imbau Jaga Kamtibmas

Purwakarta55 menit lalu