Pasundan Ekspres
Today

© 2026 Pasundan Ekspres Media

Cek Implementasi Program, Universitas Subang Monev Kegiatan KKNM Kampus Berdampak di Desa Cidadap dan Mekarwangi

Y
Yusup SuparmanEditor: Yusup Suparman
|20:38 WIB
Bagikan:
Cek Implementasi Program, Universitas Subang Monev Kegiatan KKNM Kampus Berdampak di Desa Cidadap dan Mekarwangi
Universitas Subang melaksanakan kegiatan Monev KKNM Kampus Berdampak di dua desa lokasi program, yakni Desa Cidadap dan Desa Mekarwangi pada Jumat (22/8/2025).

SUBANG-Universitas Subang melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa (KKNM) Kampus Berdampak di dua desa lokasi program, yakni Desa Cidadap dan Desa Mekarwangi pada Jumat (22/8/2025).

Dengan mengusung tema “Sinergi Universitas Subang dan Masyarakat dalam Membangun Desa Masagi melalui Program Kampus Mendukung Gerakan Subang Ngabret (Ngawangun Bareng Rakyat),” kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memastikan keberhasilan pelaksanaan program KKNM yang sedang berlangsung.

Kegiatan Monev dilakukan untuk melihat langsung sejauh mana mahasiswa mampu mengimplementasikan program kerja yang dirancang bersama masyarakat, sekaligus mengevaluasi dampak yang ditimbulkan. 

Lebih dari sekadar rutinitas akademik, Monev ini juga menjadi sarana refleksi agar kehadiran mahasiswa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Di Desa Cidadap maupun Desa Mekarwangi, mahasiswa Universitas Subang menjalankan berbagai program yang berfokus pada pengembangan potensi lokal, penguatan literasi masyarakat, peningkatan keterampilan, serta penguatan kapasitas kelembagaan desa. 

Semua ini diarahkan untuk mendukung konsep Desa Masagi—sebuah gagasan pembangunan desa yang harmonis, berimbang, dan berdaya dari sisi intelektual, emosional, spiritual, maupun keterampilan hidup.

Sebagai salah satu anggota tim Monev, Ine Anggraini, S.Sos., M.Si. menegaskan, bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada isi kegiatan, tetapi juga pada kualitas komunikasi antara mahasiswa dengan masyarakat.

"Komunikasi adalah kunci. Mahasiswa harus mampu membangun ruang dialog yang setara, di mana masyarakat merasa didengar dan dilibatkan. Dengan komunikasi partisipatif, setiap ide yang dibawa mahasiswa dapat bertransformasi menjadi gagasan bersama. Hal ini akan melahirkan rasa memiliki, sehingga program yang dijalankan tidak berhenti saat KKN selesai, tetapi berlanjut karena didukung oleh masyarakat,” ujar Ine Anggraini didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Titin Kartini SE MM.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa komunikasi yang efektif tidak hanya soal menyampaikan pesan, tetapi juga bagaimana mahasiswa mampu mendengarkan, memahami, dan menyesuaikan pendekatan dengan budaya lokal. Menurutnya, disinilah letak sinergi antara universitas dan masyarakat desa: menghadirkan ilmu pengetahuan tanpa menghilangkan kearifan lokal.

Kegiatan Monev KKNM di Desa Cidadap dan Mekarwangi juga menunjukkan bahwa program kampus dapat menjadi energi tambahan dalam mendukung gerakan Subang Ngabret yang digagas pemerintah daerah. Mahasiswa hadir bukan untuk menggantikan peran masyarakat, tetapi untuk berjalan bersama dalam semangat Ngawangun Bareng Rakyat.

Dengan adanya Monev ini, Universitas Subang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program kampus yang relevan, berdampak, dan berkelanjutan. 

Harapannya, sinergi antara kampus dan masyarakat desa dapat melahirkan Desa Masagi yang kuat, mandiri, dan adaptif menghadapi tantangan masa depan.(rls)

Berita Terbaru

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Warga Jabar Tak Punya BPJS hingga KTP Tetap Bisa Berobat, Pemprov Siapkan Pembiayaan

Jawa Barat8 menit lalu
Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Viral Dugaan Keracunan di Resto 88 Seoul Bandung, Korban Alami Diare hingga Demam

Jawa Barat32 menit lalu
Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Kemarau Subang Belum Usai, Ancaman Karhutla dan Kekeringan Mengintai

Subang39 menit lalu
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Penyebab dan Perkiraannya

Nasional47 menit lalu
ADVERTISEMENT
Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina Setelah 21 Tahun Berkarier

Olahraga1 jam lalu
Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Dakwaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Didakwa Peras Rp55 Miliar dan TPPU

Nasional1 jam lalu
Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Prediksi Susunan Pemain Persib vs Port FC di ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026

Olahraga1 jam lalu
Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Bupati Purwakarta Soroti Papan Informasi Proyek yang Tak Terlihat Publik

Headline1 jam lalu
Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Suhar Nomor Urut 2, Bawa Visi Ciater Maju dan Masyarakat Sejahtera

Subang1 jam lalu
Warga Keluhkan Knalpot Brong, Kapolsek Pamanukan Buka Ruang Dialog Saat Subuh

Warga Keluhkan Knalpot Brong, Kapolsek Pamanukan Buka Ruang Dialog Saat Subuh

Subang1 jam lalu